
-
Investasi asing belum menjamin prestasi
Granada harusnya belajar pada Valencia dan Malaga. Klub berlogo kelelawar itu hanya berkuat di papan bawah selama dikuasai investor asing dari Singapura. Valencia mengikuti jejak Malaga, klub-klub yang hanya menikmati Liga Champions di tahun pertama kepemilikan asing. Namun, pada akhirnya mereka kesulitan sendiri menghadapi masalah internal manajemen.
Granada sendiri awalnya cukup optimis dengan kedatangan investor Cina yang mengambil alih kepemilikan. Namun, mengubah nasib klub medioker iu tak semudah membalikkan telapak tangan. Bahkan dengan Tony Adams di kursi pelatih, Granada tetap terdegradasi.
Satu investasi asing lain pada Espanyol belum kelihatan hasilnya. Meski pada musim 2016/2017 ini tampil baik dengan menembus 10 besar, belum ada tanda-tanda Espanyol akan tampil di kompetisi antarklub Eropa.