Kolom Nasional

Bhayangkara FC: Awas Kejutan dari Sang Kuda Hitam!

Tim ini sempat ingin membuat citra Kepolisian Republik Indonesia menjadi ciri utama skuat kala mencoret sembilan pemainnya keluar dari daftar pemain untuk musim kompetisi Go-Jek Traveloka Liga 1 musim depan. Sebagai gantinya, beberapa pemain yang berstatus sebagai polisi pun direkrut di antaranya adalah Muchlis Hadi Ning, Alsan Sanda, Dinan Javier hingga I Made Wirahadi.

Namun, rencana ini agaknya tidak lagi menjadi target utama tim yang di musim kompetisi nanti akan bermain di Stadion Patriot, Bekasi. Dengan target mengulang capaian bagus kala menduduki peringkat 7 klasemen akhir Torabika Soccer Championship (TSC) 2016, tim asuhan Simon McMenemy ini mulai realistis dan merombak skuatnya agar semakin kompetitif. Manajemen menyadari bahwa tidak mungkin sebagian besar skuat berisi anggota kepolisian mengingat tim-tim peserta lain memperkuat timnya dengan amunisi yang baik, sebagai contoh Persib Bandung dan Madura United yang telah sukses mendatangkan marquee player.

Berikut akan kami sampaikan beberapa poin penting kenapa Anda patut memasukkan tim ini sebagai calon kejutan yang akan memberi warna berbeda bagi Liga 1 nanti. Mari disimak beberapa catatan dari kami kenapa Bhayangkara FC (BFC) bisa menjadi kuda hitam kompetisi Liga 1 nanti sebagai berikut:

Kejutan di TSC A 2016

Karena musim lalu kita tengah menikmati sanksi dari FIFA, catatan bagi BFC tentu hanya bisa kita ikuti dari capaiannya kala berkompetisi di turnamen TSC 2016 dan Piala Presiden 2017 lalu. Walau tak mampu juara, tim yang masih sangat belia ini mencatat beberapa catatan positif yang berpotensi membuat tim ini menjadi salah satu poros kekuatan berbahaya yang mengancam eksistensi tim-tim klasik yang menguasai papan atas.

Di klasemen akhir TSC lalu, BFC mampu finis di posisi 7, seperti sudah saya sebutkan di atas, tapi tidak hanya itu, karena capaian tersebut mereka imbangi dengan beberapa catatan penting. Salah satunya, rekor kebobolan paling sedikit nomor tiga bersama Semen Padang (34 kali) setelah Arema FC dan juara TSC, Persipura Jayapura.

Catatan lainnya, mereka sukses mencatatkan jumlah kemenangan (15 kali) yang sama dengan beberapa tim papan atas seperti Persib Bandung dan Sriwijaya FC. Selain itu, di ajang Piala Presiden lalu pun mereka mampu lolos hingga perempatfinal kendati akhirnya harus kandas dari salah satu tim mapan dari Sumatera, Semen Padang.

Previous
Page 1 / 3