

Perkiraan Formasi
Musim ini skuat Arema banyak diwarnai oleh pemain muda. Selain Hanif Sjahbandi, Singo Edan juga mendatangkan Dalmiansyah Matutu (20 tahun) yang merupakan lulusan ASIFA (Aji Santoso International Football Academy), dan Andrianto (21 tahun) untuk mengantisipasi absennya Nasir saat memenuhi panggilan timnas U-22. Nasir sendiri juga merupakan rekrutan anyar Arema yang berposisi penyerang sayap.
Arema juga mendatangkan Bagas Adi Nugroho, stopper masa depan timnas Indonesia, serta Arthur Cunha dari Mitra Kukar untuk menggantikan Hamka Hamzah yang mudik ke PSM Makassar. Kepergian Juan Revi dan Raphael Maitimo pun sepertinya bukan kehilangan besar bagi Arema karena berhasil mendaratkan Adam Alis dari Barito Putera dan memulangkan kembali Ahmad Bustomi.
Setelah kedatangan lima pemain muda potensial, skuat Arema kian lengkap dengan kehadiran Jad Noureddine (eks Pusamania Borneo FC) di lini tengah. Kemungkinan besar Jad akan berduet dengan Hanif sebagai poros lini tengah. Jad bertugas untuk memutus alur serangan lawan, dan Hanif sebagai pembagi bola.
Selebihnya, nama-nama lama seperti Kurnia Meiga, Benny Wahyudi, Johan Alfarizie, Dendi Santoso, Esteban Vizcarra, dan Cristian “El Loco” Gonzales membuat skuat Arema kian lengkap dengan perpaduan pemain muda dan pemain senior yang seimbang. Formasi 4-2-3-1 dengan opsi 4-3-3 atau 4-4-2 nampaknya cocok digunakan Aji Santoso sesuai dengan materi pemainnya saat ini
Prediksi: Tiga besar klasemen Liga 1 2017/2018.
Author: Aditya Jaya Iswara (@joyoisworo)
Milanisti paruh waktu yang berharap Andriy Shevchenko kembali muda dan membawa AC Milan juara Liga Champions Eropa lagi.