
Player to watch: Septian David Maulana
Jika Anda berpikir bahwa gaya bermain playmaker yang bermain melebar seperti Mesut Ozil tidak mungkin ditemukan di Indonesia, wajar saja, karena tahapan bermain seorang Ozil memang luar biasa kompleks dan membutuhkan imajinasi dan tingkat kreativitas yang luar biasa.
Rasanya tidak mungkin ditemukan di negara yang gaya bermain sepak bolanya saja sangat direct seperti Indonesia. Dan memang kebanyakan pelatih di Indonesia agak kesulitan memaksimalkan posisi tersebut. Karena itu posisi gelandang serang kreatif lebih sering diberikan kepada pemain asing.
Namun perkiraan Anda bisa jadi salah. Mitra Kukar sejak lama memiliki pemain dengan kreativitas hebat, seorang perancang serangan yang jitu dengan nama Septian David Maulana. Ia sudah tampil mengesankan sejak bermain untuk tim Garuda Jaya. Ia langsung mencetak gol di debut pertandingan penuhnya untuk Mitra Kukar pada QNB League yang berusia dua pekan saja itu.
Namanya semakin melambung ketika menjadi kunci kesuksesan Mitra menjuarai Piala Jenderal Sudirman 2016. Hengkangnya playmaker Rodrigo dos Santos di pekan-pekan awal Torabika Soccer Championship (TSC) 2016, membukan jalan Septian David untuk bermain reguler bagi tim asal Tenggarong tersebut.
Selama kompetisi pengganti liga reguler tersebut, Septian David bermain sebanyak 28 pertandingan dan berhasil menyarangkan lima gol serta empat asis. Sebuah catatan mengesankan bagi pemain yang baru berusia 20 tahun.
Nilai spesial Septian David sebagai perancang serangan yang melebar adalah memungkinkannya aliran serangan Mitra Kukar menjadi lebih cair dan bisa bermain dalam tempo yang cepat. Pergerakan David yang melebar memungkinkan para para pemain sayap seperti Zulham dan Hendra Bayauw untuk bisa merangsek masuk ke pertahanan lawan. David pun bisa saja berkreasi di sektor sayap. Peran serupa yang di sepak bola Indonesia hanya pernah dilakukan oleh para legiun asing yaitu Ronald Fagundez, Esteban Vizcarra, dan Makan Konate.
Patut dinantikan di Go-Jek Traveloka Liga 1 nanti, ledakan apalagi yang akan dibuat oleh pemuda kelahiran Semarang ini.
Author: Aun Rahman (@aunrrahman)
Penikmat sepak bola dalam negeri yang (masih) percaya Indonesia mampu tampil di Piala Dunia