Berita Eropa

Jersey Ketiga Parma Habis Terjual Hanya Dalam 24 Jam

Kembalinya Parma ke Serie A tentu menjadi cerita yang menggugah bagi penggemar sepak bola Italia. Sempat berjaya di medio 1990-an, Parma kemudian bangkrut di tahun 2015 lalu dan terdampar di Serie D.

Tapi hebatnya, mereka berhasil bangkit dengan cepat dan kini kembali ke kasta tertinggi Liga Italia atau Serie A, meski harus mengawali musim dengan pengurangan lima poin akibat pengaturan skor.

Meskipun begitu, animo supporter Parma dalam merayakan kesuksesan klub favorit mereka terbukti tak padam meski ada kontroversi. Salah satu buktinya adalah jersey ketiga mereka yang terjual habis… hanya dalam waktu 24 jam setelah peluncuran!

Melihat jerseynya, rasanya bukan sekadar animo saja yang membuat seragam ketiga Parma ini habis terjual kurang dalam sehari. Desain dari jersey yang diproduksi oleh Errea, produsen perlengkapan olahraga asal Italia ini, memang betul-betul ciamik.

Berwarna hitam yang sangat elegan, disertai corak biru-kuning khas Parma yang membentuk salib di dada yang sesuai dengan lambang klub. Hernan Crespo, Fabio Cannavaro, Tino Asprilla, dan legenda Crociati lainnya tentu akan bangga mengenakan seragam ini.

Selain memiliki seragam yang super keren, Parma juga terus memperkuat skuatnya demi bertahan di Serie A musim ini. Dua pemain Napoli, kiper Luigi Sepe, serta pemain sayap Amato Ciciretti yang musim lalu tampil mengesankan bersama Benevento hingga dibandingkan dengan Lionel Messi, dipinjam untuk menambah opsi bagi pelatih kepala, Roberto D’Aversa.

Misi Parma untuk bertahan di Serie A musim ini mungkin memang berat, terlebih poin mereka harus dikurangi di awal musim. Namun, setidaknya Parma berhasil merayakan promosi ke Serie A dengan seragam yang indah.