Cerita

Menakar Peluang Timnas U-23 Indonesia di Fase Grup Asian Games 2018

Hasil undian penyisihan grup Asian Games 2018 telah dirilis hari ini. Timnas U-23 Indonesia tergabung di Grup A bersama Hong Kong, Laos, dan Cina Taipei. Dengan tiga lawan tersebut, bagaimana peluang timnas U-23 Indonesia untuk lolos ke fase gugur?

Jika dilihat dari pot undian, Hong Kong adalah lawan terkuat Garuda Muda di turnamen ini. Berstatus peringkat 11 di Asian Games 2014 dengan hanya sekali kalah, Hong Kong menjadi tim yang paling berpotensi menyulitkan Indonesia.

Rekam jejak Hong Kong memperlihatkan hal itu. Prestasi mereka terus membaik sejak Asian Games 2002. Di Korea Selatan tahun itu dan di Qatar empat tahun berikutnya, Hong Kong selalu tersisih di fase grup. Namun di edisi Cina 2010 dan Korea Selatan 2014, Hong Kong selalu sukses lolos ke fase gugur.

Hebatnya lagi, kiprah Hong Kong di dua edisi Asian Games terakhir hanya dihiasi satu kekalahan, itupun di fase gugur. Artinya, Hong Kong sama sekali tidak tersentuh kekalahan di penyisihan grup Asian Games 2010 dan 2014. Padahal, di grupnya Hong Kong tergabung dengan tim-tim Asia Tengah yang secara postur lebih unggul.

Uni Emirat Arab (imbang 1-1), Uzbekistan (menang 1-0), dan Bangladesh (menang 4-0), menjadi lawan Hong Kong di penyisihan grup Asian Games 2010. Sementara itu di Asian Games 2014, Hong Kong imbang 1-1 dengan Uzbekistan, kemudian menang 2-1 lawan Afghanistan dan Bangladesh.

Dari segi materi pemain, Hong Kong kemungkinan akan banyak membawa penggawa muda dari klub besar di liga domestik. Di laga uji coba terakhir, Pegasus FC (peringkat 3 musim 2017/2018) menyumbang lima pemain, sedangkan Kitchee SC (juara Liga Hong Kong 2017/2018) menyumbang empat pemain.

Untuk pemain over-aged, kemungkinan Hong Kong membawa tiga pemain senior dengan usia di atas 30 tahun. Mereka adalah Fernando Recio (bek, 35 tahun), Lam Ka Wai (gelandang, 33 tahun), dan Jordi Tarrés (penyerang, 37 tahun).

Keuntungan bagi Timnas U-23 Indonesia adalah, ketiga pemain over-aged tersebut sudah berada di usia senja. Dengan pemain kita yang terkenal dengan kecepatannya, bisa menjadi modal berharga untuk menandingi pengalaman bermain mereka.

Prediksi kami Indonesia akan imbang melawan Hong Kong. Mungkin juga bisa menang, tapi dengan skor tipis plus catatan skuat asuhan Luis Milla harus lebih klinis lagi di depan gawang lawan.

Bagaimana dengan Laos dan Cina Taipei?

Dua lawan Timnas U-23 Indonesia lainnya di Grup A adalah Laos dan Cina Taipei. Di atas kertas, kedua kesebelasan tersebut bukan lawan yang sebanding untuk Garuda Muda, dan seharusnya timnas bisa meraih total 6 poin dari keduanya.

Laos yang berstatus penghuni Pot 3, selalu menjadi mangsa empuk bagi Indonesia. Pun rekor mereka di Asian Games juga sangat buruk. Dalam lima edisi terakhir, inilah kali kedua mereka berpartisipasi. Plus di Korea Selatan empat tahun lalu, Laos meraih hasil sangat buruk. Kandas di penyisihan grup, tanpa sekalipun mencetak gol dan kemasukan sembilan bola.

Sebagai sesama negara Asia Tenggara, timnas Indonesia tentunya sudah hapal dengan gaya bermain Laos. Walaupun untuk Laos juga berlaku hal serupa, tapi dengan materi pemain yang lebih baik, Indonesia punya kesempatan besar mengalahkan Laos. Prediksi kami, Garuda Muda bisa menaklukkan Laos dengan margin minimal dua gol.

Kemudian untuk Cina Taipei, negara yang juga dikenal dengan nama Taiwan itu adalah utusan dari Pot 4 di Grup A. Mereka pernah menjuarai Asian Games di tahun 1954 dan 1958, tapi setelah itu prestasinya turun drastis. Cina Taipei sempat tidak bisa ikut Asian Games pada 1970 sampai 2014 karena tidak memiliki timnas junior yang memadai, dan tahun ini adalah partisipasi pertama mereka di Asian Games sejak masa-masa kelam tersebut.

Soal pengalaman bertanding, Cina Taipei jelas lebih buruk dibanding Indonesia. Tapi semangat anak-anak muda Cinta Taipei untuk memberikan yang terbaik bagi negara di partisipasi pertama selama hampir setengah abad, bisa cukup menyulitkan Garuda Muda jika tidak pandai memanfaatkan peluang.

Prediksi kami, kemenangan Indonesia atas Cina Taipei akan bergantung pada hasil babak pertama. Jika di 45 menit pertama dapat unggul dengan margin minimal dua gol, Febri Hariyadi dan kolega bisa mengakhiri laga dengan selisih tiga gol atau lebih.

Prediksi kelolosan

Walaupun berstatus tuan rumah, tapi untuk menjadi juara grup akan berat bagi Timnas U-23 Indonesia. Selain keberadaan Hong Kong, skuat Luis Milla juga masih bermasalah di penyelesaian akhir, Lolos dari fase grup masih sangat memungkinkan bagi Garuda Muda, demi menggapai target 4 besar alias semifinal.