Madura United kembali memetik angka penuh di kandangnya, Stadion Gelora Ratu Pamelingan Pamekasan, dengan skor 3-0. Gol-gol Madura United tercipta di 10 menit terakhir usai bek Sriwijaya FC, Mahamadou N’Diaye, mendapat kartu merah.
Berikut adalah nilai para pemain Madura United di pertandingan sore ini:
Satria Tama: 6
Bermain tenang di bawah mistar Madura United, mengkoordinir para bek dengan sangat baik, sehingga meminimalisir ancaman yang diterima timnya.
Fachruddin Aryanto: 7
Kokoh di lini belakang Madura United. Fachruddin membuat Beto Goncalves tak berkutik, dan para gelandang tim tamu kesulitan menembus kotak penalti tuan rumah akibat keberadaannya. Ia juga melakukan beberapa cover dengan sangat baik.
Foto: Satupedia
Fabiano Beltrame: 7,5
Salah satu pahlawan Madura United. Sundulannya membuka kran gol tuan rumah, memanfaatkan tendangan bebas yang dikirim Zah Rahan di sisi kiri. Ia juga lugas dalam bertahan, membuat kerja Satria Tama lebih mudah di bawah mistar gawang.
Foto: Fourfourtwo
Andik Rendika Rama: 6,5
Menghuni pos bek kiri, Andik Rendika Rama bermain disiplin menjaga areanya, dan efektif saat menyerang. Satu tendangan bebasnya disundul Greg tapi hanya membentur mistar Sriwijaya FC.
Foto: Juara.net
Nuriddin Davronov: 5,5
Tidak memberikan kontribusi masif di laga ini, bahkan keberadaan pemain Tajikistan ini sedikit menghambat progresi serangan Madura United. Ia digantikan OK John saat memasuki babak kedua, tepatnya di menit ke-46.
Foto: FoxsportsAsia
Raphael Maitimo: 7
Tidak ada gol yang dibuatnya, tapi Maitimo hampir selalu berada di posisi yang tepat untuk membantu serangan maupun pertahanan Madura United. Tak heran jika dirinya terus tampil sebagai starter di tiga laga perdana.
Zah Rahan: 8,5
Sempat terkunci hampir sepanjang pertandingan, Zah Rahan langsung terbebas setelah Mahamadou N’Diaye mendapat kartu merah akibat melanggarnya di menit ke-81. Setelahnya, ia langsung mengukir 1 gol dan 2 asis untuk Fabiano Beltrame dan bayu Gatra.
Greg Nwokolo: 7,5
Satu peluang emasnya di babak pertama menghantam mistar gawang Madura United, dan di babak kedua ia semakin menggila. Memang tidak ada gol yang dicetaknya, tapi Greg selalu memberi ancaman yang konstan ke gawang Sriwijaya FC.
Engelberd Sani: 7
Dipasang sejak menit pertama, Sani menjadi salah satu opsi serangan Madura United lewat kecepatannya. Ia berkali-kali membuat Alfin Tuasalamony kewalahan, dan menjalin link-up yang sangat baik dengan Greg.
Foto: Goal.com
Alberto de Paula: 5,5
Masih belum beranjak dari performa buruknya. Tidak ada peluang emas yang diciptakan Beto, dan kurang memberi kontribusi besar di lini serang Madura United. Ia digantikan Bayu Gatra di menit ke-65.
Foto: Madura United
Rifad Marasabessy: -
Hanya 7 menit bertahan di lapangan karena mendapat cedera. Ia kemudian digantikan Alfath Faathier.
Foto: Juara.net
Pengganti
Alfath Faathier: 6,5
Masuk di menit ke-7 menggantikan Rifad Marasabessy, Alfath bermain lugas dalam bertahan, dan cukup berbahaya saat menyerang. Kebangkitan usai bermain buruk di laga kontra PS Tira pekan lalu.
OK John: 6
Satu cela OK John di pertandingan ini adalah kartu kuning akibat melanggar Adam Alis dengan dua kaki. Selebihnya, ia bermain lebih baik dari Nuriddin Davronov yang digantikannya, membuat lini tengah Madura United lebih “galak”. seperti kata Rendra Soedjono.
Foto: Superball
Bayu Gatra: 7,5
Kembali menjadi super-sub. Masuk menggantikan Beto de Paula di menit ke-65, Bayu Gatra langsung meningkatkan daya ledak di lini depan Madura United. Golnya di masa injury time memastikan Madura United berpesta di Pamekasan, tiga gol tanpa balas.
Author: Aditya Jaya Iswara (@joyoisworo)
Milanisti paruh waktu yang berharap Andriy Shevchenko kembali muda dan membawa AC Milan juara Liga Champions Eropa lagi