Berita Eropa

Dikalahkan Argentina, Periode Negatif Italia Masih Berlanjut

Italia gagal meraih kemenangan dalam laga internasional pertama mereka sejak tersingkir secara tragis dari kualifikasi Piala Dunia 2018. Menghadapi Argentina di Etihad Stadium, Manchester pada Jumat (23/3), Gli Azzurri harus tumbang dengan skor 2-0 lewat gol yang dicetak oleh Ever Banega dan Manuel Lanzini di babak kedua.

Pada laga ini, caretaker Italia, Luigi Di Biagio memasang komposisi starter terbaik yang ia punya dengan formasi 4-3-3 yang begitu ofensif. Tujuannya tentu untuk meraih kemenangan, agar era baru timnas Italia ini bisa dimulai dengan hasil positif.

Sementara Albiceleste, yang sedang mencari komposisi terbaik untuk dibawa ke Rusia pada musim panas mendatang, melakukan berbagai macam rotasi, salah satunya dengan tidak memainkan Lionel Messi dan Sergio Romero. Meski begitu, keputusan Jorge Sampaoli ini tidaklah buruk. Para pemain Argentina nyatanya tetap mampu meladeni permainan Italia.

Bahkan Lucas Biglia dkk. berhasil menguasai jalannya babak pertama dengan penguasaan bola hingga 62%. Tak hanya itu, mereka juga berhasil memaksa pertahanan Italia dan sang kapten, Gianluigi Buffon, bekerja keras.

Tercatat ada empat penyelamatan yang dilakukan kiper berusia 40 tahun tersebut untuk menjaga gawangnya tetap bersih, masing masing dari Angel Di Maria, Nicolas Otamendi, Nicolas Tagliafico, dan rekan setimnya di Juventus, Gonzalo Higuain. Sementara Italia, sayangnya gagal menciptakan satupun tembakan gawang di babak pertama. Skor imbang tanpa gol pun menutup babak pertama.

Memasuki babak kedua, Italia mulai bangkit. Mereka beberapa kali mampu mengancam gawang Willy Caballero. Tiga menit memasuki babak kedua, Ciro Immobile yang berhasil memotong passing Leandro Paredes berhasil memberikan umpan matang pada Lorenzo Insigne yang berdiri bebas. Sayangnya sepakan winger Napoli tersebut justru melebar di samping gawang Caballero. Setelahnya, ada tiga peluang berbahaya yang seharusnya bisa menjadi gol bagi Italia, termasuk saat Immobile tinggal berhadapan dengan Caballero di menit 60, namun tidak satupun yang membuahkan hasil.

Justru Argentina yang akhirnya berhasil membuka keunggulan. Pertahanan Gli Azzurri yang sejak awal laga memang meninggalkan banyak celah akhirnya bobol juga di menit 75. Berawal dari Jorginho yang kehilangan penguasaan bola, aksi umpan satu dua antara Banega dan Giovani Lo Celso berhasil diselesaikan nama pertama dengan sepakan mendatar yang berhasil menjebol gawang Buffon yang sudah mati langkah.

Tertinggal satu gol, Italia berusaha membalas. Namun justru Argentina yang berhasil menambah keunggulan. Terlalu asyik menyerang, Italia akhirnya harus kebobolan lewat sebuah serangan balik di meit 85. Dalam situasi tiga melawan dua, Higuain dengan tenang memberikan umpan kepada Lanzini, yang kemudian melepaskan tendangan cantik yang menjebol gawang Buffon untuk kedua kalinya. Meski Italia tetap berusaha mencari gol, namun skor 2-0 ini bertahan hingga laga usai.

Bagi Argentina, kemenangan ini memberikan rasa percaya diri tambahan kepada para pemainnya jelang Piala Dunia, mengingat tanpa Messi pun mereka masih mampu menghajar Italia. Sementara bagi Italia, kekalahan ini membuat mereka gagal keluar dari periode negatif. Bahkan penampilan Gli Azzurri masih belum bisa meyakinkan para tifosinya bahwa masa depan mereka akan lebih baik. Mulai dari pertahanan yang begitu menganga, penyelesaian akhir yang buruk, hingga mental bertanding pun masih harus diperbaiki lagi.

Author : Adhi Indra Prasetya (@aindraprasetya)
Penggemar Juventus yang merasa dirinya adalah Filippo Inzaghi saat bermain bola