Nasional Bola

Pra-Musim di Indonesia yang Akhirnya Memakan Korban

Hari ini, sejumlah (atau semua) suporter Madura United bersuka cita mendengar ‘kabar baik’ yang diumumkan di akun Instagram resmi tim kesayangannya ini. Ya, apa yang diinginkan oleh sejumlah (atau semua) suporter Madura akhirnya terkabul. Pelatih yang sekarang sudah jadi mantan, Gomes de Oliveira, resmi dipecat dari klub berjuluk Laskar Sapeh Kerab ini.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, suporter MU berbondong-bondong meminta pelatih asal Brasil tersebut mundur dari jabatannya. Kesabaran para suporter sepertinya sudah memuncak dan akhirnya meledak ketika tim kesayangnya tersebut kalah dari Sriwijaya FC di ajang turnamen pra-musim, Piala Gubernur Kaltim.

Sebelumnya, pasukan Gomes juga kalah di pertandingan pertama mereka di ajang pra-musim tersebut. Bedanya kala itu, mereka kalah lewat adu penalti. Bagi yang belum tahu, ajang pra-musim Piala Gubernur Kaltim ini tidak mengenal sistem kalah. Jika seri, pertandingan langsung dilanjutkan ke babak adu penalti. Madura sebenarnya unggul lebih dahulu, namun Persebaya Surabaya sukses menyamakan kedudukan dan mempertahankan skor hingga akhir laga.

Tekanan dan tuntutan pun nyaring terdengar, yang pastinya sampai ke telinga Gomes. Dia pun awalnya tidak ambil pusing terhadap tuntutan tersebut. Menurutnya, para suporter memang menuntut timnya untuk selalu menang, bahkan di ajang pra-musim. Gomes pun merasa timnya bermain baik di dua laga yang berakhir kekalahan tersebut.

Desakan juga jelas menghampiri pihak Madura United. Jika memang Gomes tidak mau mundur, pihak Madura-lah yang harus mengambil tindakan untuk memecat pelatihnya. Presiden klub, Achsanul Qosasi, sudah menerima desakan dan tuntutan tersebut. keputusan akan segera dibuat setelah dirinya menghubungi beberapa pihak untuk mendapakan saran tentang masalah ini.

Dan keputusan tersebut keluar sudah. Gomes, beserta beberap staf lain yaitu Qiqa dan Danilo Fernando resmi berpisah dengan Madura United. Ajang pra-musim Piala Gubernur Kaltim sudah memakan satu korban. Bukan pemain, suporter, ataupun stadion, tetapi seorang pelatih yang sedang berusaha mempersiapkan para pemainnya untuk menghadapi liga yang tak kunjung mulai.

Mator sakalangkong, Gomes de Oliveira!

Author: Budy Darmawan (@budydiew)
Penyuka sepak bola