Turun Minum Serba-Serbi

Mereka yang Mengoleksi Menit Bermain Terbanyak di Eropa Sejauh Ini

Senantiasa sehat dan bisa merumput saban pekan untuk klub yang mengontrak mereka adalah keinginan pesepak bola profesional mana pun. Karena dengan begitu, mereka bisa terus unjuk kemampuan sekaligus menambah pengalaman.

Sayangnya, sebagai manusia yang punya aktivitas berat karena harus berlatih secara rutin dan memacu seluruh energi kala merumput, cedera menjadi sesuatu yang lazim diderita para pesepak bola.

Kendati demikian, ada pula beberapa pemain yang kebugarannya begitu ciamik sehingga tenaga mereka bisa terus dimaksimalkan oleh klub yang ia bela. Dalam artian, pemain-pemain ini memiliki kondisi fisik yang paripurna dan terus menjadi andalan para pelatihnya.

Berikut ini, Football Tribe Indonesia coba merangkum sebelas pemain yang punya menit bermain terbanyak di Eropa (berdasarkan data Transfermarkt di delapan liga terbaik Benua Biru sesuai koefisien UEFA) sebagai bukti bahwa mereka terus diandalkan oleh klubnya sebab memiliki kebugaran yang luar biasa.

Kiper

Rui Patricio

Penjaga gawang tim nasional Portugal yang merumput bagi Sporting Lisbon ini sudah bermain selama 3.330 menit. Pemain berusia 29 tahun ini mencatatkannya dari 37 pertandingan yang dilakoni pada seluruh ajang bersama Os Leoes. Mengingat musim ini masih panjang, jumlah tersebut pasti akan terus bertambah.

Bek kanan

Cesar Azpilicueta

Oleh pelatih Chelsea, Antonio Conte, figur Azpilicueta dijadikan pilar andalan di sektor belakang. Kemampuannya dalam menggalang pertahanan sekaligus menginisiasi serangan berperan cukup besar atas performa yang telah ditorehkan The Blues hingga detik ini. Sejauh ini, Azpilicueta bermain di 36 partai dan menghabiskan 3.255 menit di atas lapangan hijau.

Bek tengah

Kamil Glik

Walau sudah berumur 30 tahun, Glik masih sanggup menunjukkan kekuatan dan daya tahan fisiknya. Hal itu pula yang membuat nakhoda AS Monaco, Leonardo Jardim, senantiasa memasangnya sebagai salah satu benteng di lini belakang Les Monegasques. Sampai hari ini, Glik telah dimainkan Jardim pada 36 pertandingan di seluruh kompetisi dan mengepulkan 3.240 menit bermain.

Bek tengah

Nicolas Otamendi

Pertahanan kuat Manchester City asuhan Pep Guardiola musim ini dapat terbentuk, salah satunya diakibatkan presensi Otamendi. Pria berpaspor Argentina ini menjadi pemain yang paling sering diturunkan Guardiola sejauh ini. Dari 35 pertandingan yang sudah ia lakoni, Otamendi turun selama 3.122 menit.

Bek kiri

Jan Vertonghen

3.121 menit adalah jumlah waktu yang dihabiskan oleh bek berkebangsaan Belgia ini guna membela Tottenham Hotspur di empat kompetisi berbeda musim ini. Hal itu menjadi bukti nyata jikalau Mauricio Pochettino di bangku pelatih The Lilywhites amat memercayainya sebagai sosok pilar di sektor belakang. Jika tidak diganggu cedera, jumlah itu pasti akan terus meningkat.

Gelandang tengah

Kevin De Bruyne

Satu lagi pemain Manchester City hadir di daftar ini. Di usianya yang matang, 26 tahun, De Bruyne menunjukkan kepada seluruh khalayak bahwa dirinya adalah pemain andalan sekaligus kesayangan Pep Guardiola di lini tengah. Waktu bermain selama 3.128 menit yang telah ia habiskan sampai hari ini, dicatatkan De Bruyne dari 38 partai di seluruh kompetisi.

Gelandang tengah

Eric Dier

Berusia 24 tahun, pemain Tottenham Hotspur yang sempat mengenyam pendidikan di Sporting Lisbon merupakan andalan Mauricio Pochettino di sektor tengah The Lilywhites dalam menjalani kampanye di sejumlah ajang. Kondisi kebugaran Dier yang mumpuni membuatnya sudah bermain di 36 pertandingan dan mengoleksi 3.019 menit aksi di atas rumput hijau.

Gelandang tengah

Franck Kessie

Krusial, barangkali itu adalah kata yang paling cocok untuk menggambarkan sosok Kessie di lini tengah AC Milan musim ini. Sampai saat ini, pemain berpaspor Pantai Gading yang baru didatangkan Milan pada musim panas 2017 kemarin sudah berlaga di 36 pertandingan dan mempunyai jumlah waktu bermain sebanyak 3.022 menit.

Penyerang kanan

Lionel Messi

Barcelona adalah Messi, Messi adalah Barcelona merupakan adagium populer di kalangan penikmat sepak bola. Untuk musim ini, label tersebut terasa semakin nyata karena Ernesto Valverde sangat mengandalkan sosok genius asal Argentina itu di lapangan. Jarang cedera, catatan waktu bermain Messi sudah menembus 3.033 menit yang lahir dari 36 partai di semua kompetisi.

Penyerang tengah

Edinson Cavani

Kedatangan Neymar ke Paris Saint-Germain (PSG) belum menggeser posisi Cavani sebagai predator utama Les Parisiens di lini depan. Sampai sekarang, Cavani telah menghabiskan waktunya beraksi di lapangan hijau selama 2.810 menit yang rinciannya berupa 34 pertandingan dari lima ajang yang sedang dan sudah dilakoni PSG musim ini.

Penyerang kiri

Romelu Lukaku

Dalam permainan Manchester United yang menjemukan musim ini, terseliplah nama Lukaku sebagai figur yang kehadirannya dibutuhkan oleh Jose Mourinho. Penyerang asal Belgia ini merupakan ujung tombak utama The Red Devils buat mengarungi kampanye mereka di lima ajang sekaligus. Turun di 37 laga, waktu bermain Lukaku sudah menembus 2.986 menit.

Author: Budi Windekind (@Windekind_Budi)
Interista gaek yang tak hanya menggemari sepak bola tapi juga american football, balap, basket hingga gulat profesional