Eropa Jerman

Borussia Dortmund Kalah Lagi, Bundesliga Berpotensi Kembali Menjadi ‘Bayernliga’

Entah apa yang terjadi pada Borussia Dortmund dalam sebulan terakhir. Setelah sempat mengukir awal terbaik mereka dalam sejarah Bundesliga, anak-anak asuh Peter Bosz seolah kehilangan momentum. Tiga pertandingan berturut-turut di Bundesliga mereka lewati tanpa kemenangan.

Setelah kalah dari RB Leipzig di kandang sendiri dengan skor 2-3 dan bermain imbang dengan Eintracht Frankfurt (2-2), secara mengejutkan Die Schawzgelben kembali menyerah di kandang tim yang baru promosi, Hannover 96, dengan skor 2-4.

Kemenangan ini membawa Hannover yang dilatih André Breitenreiter merangkak ke posisi kelima. Tuan rumah membuka skor ke gawang kiper Dortmund, Roman Bürki, pada menit ke-20 melalui tendangan penalti penyerang mereka asal Brasil, Jonathas.

Namun, Dortmund berhasil membalas tujuh menit kemudian melalui bek muda Dan-Axel Zagadou. Mantan pemain Paris Saing-Germain (PSG) yang baru berusia 18 tahun ini memang mulai dipecaya mendampingi bek senior Sokratis Papastathopoulos di jantung pertahanan Dortmund.

Namun, Hannover kembali unggul hingga akhir babak pertama melalui gol Ihlas Bebou pada menit ke-42. Ketinggalan 1-2 membuat Bosz memutuskan untuk beralih ke formasi menyerang. Gelandang bertahan Gonzalo Castro ditarik keluar pada masa jeda, untuk memberi ruang pada Shinji Kagawa yang berposisi sebagai gelandang menyerang.

Hasilnya cukup efektif. Dortmund sukses menyamakan kedudukan pada menit ke-52 melalui gelandang serang baru mereka asal Ukraina, Andriy Yarmolenko. Momentum terlihat sudah berada di pihak tim tamu, dan arus serangan lebih banyak dipegang Mario Götze dan kawan-kawan.

Sayang, pelanggaran keras yang dilakukan bek muda Zagadou terhadap Jonathas berbuah kartu merah langsung oleh wasit. Dortmund pun harus bermain dengan sepuluh orang selama tiga puluh menit akhir pertandingan.

Tendangan bebas hasil pelanggaran Zagadou tadi kemudian sukses dimanfaatkan menjadi gol oleh Felix Klaus. Dortmund yang semakin limbung, tak bisa lagi menahan gempuran Hannover. Bebou pun mencetak gol keduanya empat menit sebelum pertandingan berakhir.

Kehilangan sebelas poin dalam tiga pertandingan terakhir mengisyaratkan adanya krisis di tubuh Dortmund. Die Schwarzgelben pun harus merelakan puncak klasemen untuk dikuasai oleh rival abadi mereka, Bayern München. Bayern yang sukses memenangi big match atas RB Leipzig kini duduk nyaman di posisi teratas dengan keunggulan tiga poin atas Dortmund.

“Hannover pantas menang, mereka tampil lebih baik,” kata Bosz seusai pertandingan. Di lain pihak, direktur teknik Dortmund, Michael Zorc, terang-terangan mengkritik penampilan skuatnya.

“Mereka bermain dengan daya juang minimalis. Terlihat tak ada tenaga ekstra untuk memenangkan pertandingan. Kami tak akan menjuarai liga jika terus seperti ini,” gerutu Zorc seperti dikutip Westline.

Bosz memang butuh mengembalikan kepercayaan diri pemain-pemain Dortmund. Jika terus kehilangan poin, mereka akan tercecer dalam perebutan juara liga dan Bundesliga lagi-lagi akan menjadi ‘Bayernliga’.

Author: Mahir Pradana (@maheeeR)
Mahir Pradana adalah pencinta sepak bola yang sedang bermukim di Spanyol. Penulis buku ‘Home & Away’.