Eropa Europa League

Luna Stevens, Sosok Menawan Dibalik Meroketnya Sandy Walsh

Barangkali, Tribes baru mendengar nama klub SV Zulte Waregem di perhelatan Liga Europa musim ini. Ya, klub asal Belgia ini memang tidak populer, seperti katakanlah, Anderlecht dan Club Brugge, dua klub terbesar dari negara yang berbatasan langsung dengan Belanda tersebut.

Yang membuat nama Zulte Waregem menjadi populer di Indonesia akhir-akhir ini adalah Sandy Walsh. Bek kanan muda andalan klub Belgia tersebut memang saat ini terdaftar sebagai orang Belanda, namun ia juga memiliki darah Indonesia, dan memiliki kans untuk memperkuat timnas Indonesia.

Walsh memiliki orang tua yang berbeda negara. Namanya yang ke-Inggris-an berasal dari ayahnya, yang seorang Irlandia. Ibunya berasal dari Belanda, namun memiliki darah Indonesia. Itulah sebabnya Walsh menjadi cukup populer di negara kita ini. Meskipun begitu, Walsh masih dapat memilih lima negara yang sekiranya dapat ia perkuat.

Selain Indonesia, masih ada Belgia, tempat ia lahir, lalu Swiss, tempat sang ibu lahir, Belanda, dan juga Irlandia. Sebenarnya, kans pemain berusia 22 tahun ini untuk memperkuat Indonesia tidak besar, mengingat ia adalah langganan dari timnas usia muda Belanda, mulai dari U-15, hingga U-20. Meskipun begitu, asa membumbung setelah pemain ini menggoda publik Indonesia dengan menggunakan dekker (pelindung lutut) dengan gambar burung Garuda, lambang Indonesia.

Performa Walsh menanjak setelah memperkuat KRC Genk musim lalu. Sebagai pemain muda, ia mencatatkan 12 penampilan bersama Genk musim 2016/2017 lalu, sebuah catatan yang lumayan. Ia kemudian direkrut oleh Zulte Waregem awal musim ini setelah berstatus bebas transfer. Bersama  Zulte Waregem musim ini, Walsh sudah bermain sebanyak empat kali, dan berhasil mencetak satu gol di Liga Jupiler Belgia.

Ternyata, ada alasan dibalik meroketnya performa Walsh. Ia adalah sang kekasih yang bernama Luna Stevens. Luna adalah seorang model yang cukup populer di media sosial Instagram. Akunnya, @lunastevens1, sudah memiliki 62 ribu pengikut. Perempuan cantik asal Belgia ini juga pernah menjadi gadis promosi dari firma asal Swiss yang bernama Adecco, di final Piala Davis awal bulan September ini.

Luna kerap kali memamerkan foto yang lumayan ‘panas’ di Instagram pribadinya. Selain itu, ia juga suka pamer kemesraan bersama Walsh. Hubungan mereka berdua memang sudah berlangsung sejak Walsh masih merumput bersama Genk, dan disinyalir tidak ada tanda-tanda keretakan di antara mereka. Pepatah mengatakan, dibalik kesuksesan seorang pria, ada wanita hebat di belakangnya. Luna dapat dipastikan memiliki andil dari kesuksesan yang Walsh reguk akhir-akhir ini.

La vita è bella ☀️

A post shared by Luna Stevens (@lunastevens1) on

You had me at Ho ho ho ?❤️

A post shared by Luna Stevens (@lunastevens1) on

Author: Ganesha Arif Lesmana (@ganesharif)
Penggemar sepak bola dan basket