Uli Hoeneß, legenda di atas legenda
Kebesaran Mr. Bayern bisa dilihat dari kepeduliannya kepada orang lain. Selepas menyelamatkan Bayern dari krisis finansial, ia juga ikut membantu klub Jerman lain dari permasalahan yang sama. Tercatat ia pernah membantu keuangan Dresden, St. Pauli, Pahl, Fortuna Sittard, serta rivalnya, Borussia Dortmund. Tidak hanya itu, lewat keuntungan yang diraih Bayern, Uli juga aktif membantu para korban bencana alam serta para pengungsi dari negara yang sedang dilanda konflik.
Dalam tingkatan yang lebih personal, Uli kerap membantu pemain dan mantan pemain Bayern keluar dari masalah yang sedang dihadapi. Mantan pemain yang tidak tahu apa yang harus ia lakukan dengan hidupnya setelah karier sepak bolanya usai, Uli bantu dengan besar jiwa. Mereka yang memiliki masalah personal dalam kehidupannya juga tidak lepas dari uluran tangan Mr. Bayern.
Gerd Müller pernah bermasalah dengan kehidupannya akibat kecanduan alkohol. Uli datang kepadanya, menuntunnya kembali ke jalan yang benar. Memberikannya posisi sebagai pelatih tim muda FC Hollywood. Membawanya kembali dalam kehidupan yang benar dalam ikatan keluarga Die Roten.
Hal serupa juga dialami Breno ketika ia harus mendekam di penjara akibat membakar vila miliknya sendiri pada tahun 2011. Karier sepak bolanya hancur seketika. Namun, Bayern tetap memberikan haknya berupa gaji selama ia dalam masa tahanan karena ia masih memiliki kontrak dengan klub Bavaria tersebut.
Setelah ia keluar dari jeruji besi, ia tidak diterima kembali ke lapangan hijau sebagai pemain. Namun, Uli masih menerimanya sebagai pelatih tim muda Bayern. Sekali lagi, Uli Hoeneß bersama Bayern München menunjukkan kebesaran jiwanya.
Dua kisah di atas hanyalah segelintir upaya dari Uli Hoeneß bersama Die Roten untuk menghargai jasa para legendanya di masa lampau. Selain mereka berdua, masih banyak legenda Bayern lainnya yang telah Uli bantu keluar dari masalah yang menimpa kehidupan mereka. Sebut saja Hasan Salihamidžić, Giovane Élber, Pierre-Emile Højbjerg yang saat ini masih aktif sebagai pemain, dan masih banyak nama lainnya.
Kehidupan Uli sendiri tidaklah sesempurna itu. Pada tahun 2013, ia terjerat kasus penghindaran pajak. Kasus yang membuatnya harus mendekam dalam jeruji besi. Ia menyerahkan dirinya sendiri untuk diproses secara hukum. Oleh karena itikad baiknya tersebut, hukuman yang diterimanya tidak sampai satu tahun.
Selama menjalani hukuman, ia juga masih diperkenankan untuk mendampingi Bayern dalam beberapa laga. Dukungan kepadanya tidak pernah surut, baik itu dari pemain, pengurus, juga para suporter Bayern.
Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya. Uli Hoeneß telah membuktikannya sendiri dalam konteks klub sepak bola. Sekarang bisa dilihat sendiri hasilnya. Bayern menjadi klub besar yang selalu disegani. Selama perjalanan Die Roten, selalu ada peran Uli di dalamnya. Tidak ada gelar yang pantas disematkan untuk Uli Hoeneß selain legenda di atas legenda.
Author: Arif Dimas (@esoensamid)