
Penyerang kanan: Ian Louis Kabes
Banyak yang menyangka bahwa Ian Louis Kabes berusia lebih muda dari Boaz Solossa, padahal kenyataanya mereka sebaya. Ian dan Boaz sama-sama lahir di tahun 1986. Raihan gelar juara Ian juga sama dengan yang diraih oleh Boaz. Keduanya juga merupakan alumnus tim PON Papua. Nasib Ian serupa dengan Ricardo Salampessy. Setelah tim PON 2004, Ian tidak langsung mendapatkan kesempatan bermain di Persipura. Ia mesti bertualang dulu ke Persijap Jepara, meskipun hanya sebentar saja.
Penyerang tengah: Beto Goncalves
Alberto Goncalves da Silva atau yang akrab disapa Beto ini harus diakui merupakan salah satu penyerang asing terbaik yang berlaga di kancah sepak bola Indonesia. Jaminan gelontoran gol menjadi pembuktian penyerang asal Brasil ini. Bahkan di usianya yang kini 36 tahun pun, ia masih mencetak banyak gol untuk timnya Sriwijaya FC. Beto memberikan gelar juara bagi Persipura pada tahun 2008 dan 2011.
Penyerang kiri: Boaz Solossa
Nama Boaz Solossa di tanah Papua setara dengan Francesco Totti di Roma. Boaz merupakan captain, leader, legend untuk Persipura Jayapura. Boaz bukan saja diidolakan di tanah Papua, tetapi juga di seluruh pelosok Indonesia. Ia adalah pemain yang boleh jadi jarang ada di kancah sepak bola Indonesia. Peluang sekecil apapun, dalam posisi sesulit apapun, bisa dijadikan gol oleh pemain kelahiran Sorong ini. Boaz menjadi bagian penting sejak klub ini meraih gelar juara di Liga Indonesia tahun 2005.
Author: Aun Rahman (@aunrrahman)
Penikmat sepak bola dalam negeri yang (masih) percaya Indonesia mampu tampil di Piala Dunia