Turun Minum Serba-Serbi

Deretan Pemain yang Bernasib Buruk Akibat Selebrasi Gol Berlebihan

Peter Biaksangzuala

Namanya mungkin paling tidak populer di antara nama-nama di atas, namun nasib Biaksangzuala-lah yang paling tragis akibat selebrasi gol yang ia lakukan. Pemain Bethlehem Vengthlang, klub yang bermain di Liga Mizoram India ini, harus meregang nyawa karena selebrasi gol yang ia lakukan. Seusai mencetak gol penyama kedudukan bagi klubnya di menit ke-62, Biaksangzuala melakukan selebrasi somersault (salto), selebrasi yang sering dilakukan oleh legenda Jerman, Miroslav Klose.

Sayang, selebrasinya tidak berhasil dengan sempurna dan ia mendarat dengan posisi yang berbahaya. Saraf yang ada di sumsum tulang belakangnya pun terluka dan ia segera dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani perawatan intensif. Setelah lima hari menjalani perawatan, Biaksangzuala berpulang dan meninggalkan kenangan tragis di momen yang seharusnya disambut dengan suka cita.

Selebrasi somersault ini memang sebaiknya tidak dilakukan. Mantan pemain Chelsea, Celestine Babayaro, juga pernah mencederai dirinya sendiri setelah melakukan selebrasi ini di tahun 1997 dalam laga pramusim bersama Chelsea. Akibatnya, Babayaro harus melewatkan beberapa laga awal Chelsea di liga.

https://www.youtube.com/watch?v=bPVPgiTzFBE

Author: Ganesha Arif Lesmana (@ganesharif)
Penggemar sepak bola dan basket