Turun Minum Fantasy Premier League

Teropong FPL: Yang Sedang Naik Daun dan Turun Pamor Setelah Gameweek 2

Setelah rubrik Opsi Kapten hadir pada pekan lalu, kolom Teropong FPL juga kedatangan rubrik baru mulai pekan ini, yaitu rubrik “Yang Sedang Naik Daun dan Turun Pamor”.

Seperti judulnya, rubrik ini akan mengulas tentang pemain-pemain mana saja yang bisa dipertimbangkan untuk dibeli atau masuk daftar watchlist dan pemain-pemain mana saja  yang mungkin sebaiknya manajer lepas atau hindari per pekannya.

Tentunya tidak semua pemain yang sedang on form atau underperform dapat dimasukan dalam artikel ini tiap pekannya karena beberapa pertimbangan tertentu. Namun setidaknya, kami mengusahakan daftar pemain yang dicantumkan ini sudah mencakup sedikitnya 1 pemain dari setiap posisi.

Berikut daftar pemain yang sedang naik daun dan turun pamor setelah Gameweek (GW) 2:

Pemain yang sedang naik daun

Jack Butland (£5.0, kepemilikan 3,3 persen)

Sempat menjadi primadona kiper murah FPL di musim 2015/2016, Butland harus rela absen lama musim lalu karena cedera engkel yang dialaminya saat membela timnas Inggris. Namun, kini dirinya telah kembali. Kembalinya performa kiper Butland ini pun sudah mulai terlihat pada musim lalu sejak menggantikan posisi Lee Grant di GW 34. Dalam sisa 5 GW tersebut, dirinya berhasil membuat rata-rata 3,4 penyelamatan per pertandingan atau sama dengan tambahan 1 poin FPL untuknya per pertandingan.

Phil Jones (£5.0, kepemilikan 3,1 persen)

Bagi yang mencari pemain bertahan murah dan berpotensi besar mendapatkan clean sheet, Jones mungkin bisa menjadi salah satu opsi. Bek Manchester United ini tampil konsisten selama dua pertandingan pembuka dan rasanya, duetnya bersama Eric Bailly bisa langgeng jika dirinya mampu menjauh dari cedera dan inkonsistensi.

Menjelang kompetisi Liga Champions pun, Jones tidak perlu khawatir akan rotasi yang mungkin dilakukan Jose Mourinho, setidaknya untuk bulan September. Ini karena dirinya dan Eric Bailly masih harus menjalani sanksi pertandingan di kompetisi Eropa sebanyak dua pertandingan.

Ahmed El-Sayed Hegazi (£4.7, kepemilikan 19,2 persen)

Dengan tinggi badan 1,93 meter atau yang tertinggi di West Bromwich Albion bersama Ben Foster, Hegazi sangat diuntungkan dengan permainan The Baggies yang mengandalkan bola-bola mati dan bola-bola atas. Tak hanya itu, banyaknya catatan sapuan yang dibuatnya juga membuat dirinya berpotensi lebih besar mendapatkan bonus poin seperti yang terlihat dalam 2 GW pertama.

Richarlison de Andrade (£6.0, kepemilikan 2,0 persen)

Sejak menggantikan Roberto Pereyra di babak kedua pertandingan melawan Liverpool, Richarlison membawa warna baru dalam permainan menyerang Watford. Pemain timnas Brasil U-20 ini mampu bermain lebih menusuk di sayap dibandingkan Pereyra. Hasilnya, 1 asis dan 1 gol secara beruntun dibuatnya dalam dua pertandingan perdananya di Liga Inggris. Jika dirinya lebih mampu menghindari jebakan offside lawan dan tidak banyak melakukan pelanggaran tak berarti, bukan tidak mungkin dirinya bisa menjadi “Joshua King baru” musim ini.

Riyad Mahrez (£8.5, kepemilikan 4,5 persen)

Penampilan baiknya di dua laga pembuka musim ini seakan-akan membangkitkan memori kita kembali akan penampilan Mahrez di musim 2015/2016. Pemain berkebangsaan Aljazair ini benar-benar sangat menonjol, tidak hanya melalui dribel-dribel menusuknya, tetapi juga melalui umpan-umpannya dari tendangan sudut. Tercatat sudah 2 dari 5 umpan tendangan sudutnya berhasil dituntaskan pemain-pemain Leicester ke gawang lawan. Dengan adanya rekan-rekan seperti Harry Maguire dan sedang on form-nya Shinji Okazaki yang unggul dalam duel udara, bukan tidak mungkin Mahrez bisa menjadi alternatif pemain pembeda musim ini.

Paul Pogba (£8.1, kepemilikan 30,8 persen)

Berbeda dengan musim lalu, kehadiran Nemanja Matic di lini tengah Manchester United musim ini membuat Pogba lebih leluasa bermain ke depan. Hasilnya, 2 gol dan 2 asis berhasil dicetaknya sejauh ini. Dengan harga yang hampir sama dengan Henrikh Mkhitaryan, Pogba memiliki keunggulan tersendiri dibanding rekannya tersebut, yaitu dalam hal eksplosivitas, keterlibatan dalam perebutan bola-bola udara ofensif, dan jaminan menit bermain.

Javier “Chicharito” Hernández (£7.1, kepemilikan 25,3 persen)

Walau gagal membawa timnya meraih poin, penampilan Chicharito pekan lalu sangat menjanjikan. Dua gol yang dibuatnya merupakan ciri khas dari pemain yang dibeli dari Bayer Leverkusen ini, yaitu hasil reaksi cepat terhadap bola yang lepas di dalam kotak penalti. Jadwal West Ham dalam 8 GW ke depan pun mulai cerah, yang tergolong berat hanya saat bertandang ke kandang Tottenham Hotspur di GW 6.

Previous
Page 1 / 2