
Christian Benteke

Nihil gol di pertandingan perdana dan telah dijual oleh 55.036 (13 persen) pemiliknya saat artikel ini ditulis. Ini membuat Benteke sementara menjadi penyerang ketiga yang paling banyak dijual di jendela transfer pekan ini.
Sama seperti Kane, penampilannya pekan lalu tidak buruk. Hanya saja, Jonas Lössl, kiper lawan yang dihadapinya, tampil amat baik saat menghadapi Crystal Palace di pekan perdana. Kiper baru Huddersfield Town itu mampu membuat total empat penyelamatan yang kemudian membuatnya menjadi kiper dengan raihan poin tertinggi pada GW 1.
Menghadapi Liverpool pekan besok, Benteke memiliki setidaknya tiga modal utama untuk membuktikan kepada manajer-manajer yang menjualnya bahwa hal itu salah. Pertama adalah catatan golnya saat menghadapi mantan klubnya tersebut. Tujuh gol telah berhasil disarangkannya dalam delapan kali pertemuan dengan Liverpool.
Kedua, keunggulannya dalam duel-duel udara dapat menjadi momok yang mengerikan bagi Liverpool. Saat GW 1 kemarin, dirinya menjadi pemain yang paling banyak memenangkan duel udara (9 kali). Sementara, Liverpool pada pekan lalu harus kebobolan 2 kali lewat sundulan.
Terakhir adalah faktor kebugaran pemain. Crystal Palace sedikit diuntungkan dalam hal ini karena tidak menjalani pertandingan tengah pekan seperti Liverpool yang harus meladeni TSG Hoffenheim di kualifikasi Liga Champions. Selain itu, setelah menghadapi Palace, Liverpool pun harus kembali menghadapi Hoffenheim pada laga kedua di Anfield. Ini tentunya menjadi pertimbangan tersendiri bagi Klopp, terutama dalam hal rotasi pemain.
Sedikit hal yang mungkin sedikit mengkhawatirkan Benteke serta pemiliknya di FPL adalah kemungkinan absennya Zaha dan belum terbiasanya pemain Palace menggunakan formasi tiga bek. Namun dengan tampil apiknya Ruben Loftus-Cheek pada pekan lalu, ini mungkin bisa sedikit menenangkan kekhawatiran Benteke dan pemiliknya.
Data diolah dari: Transfermarkt, website FPL, dan WhoScored
Author: Aldo Sahala (@aldosahala)