
:strip_icc():format(jpeg)/liputan6-media-production/medias/1411301/original/018937800_1479684828-20161121VYT_Bali_United_Miftahul_Hamdi_04.jpg)
Miftahul Hamdi
Miftahul Hamdi mengalami waktu yang baik ketimbang pemain seusianya yang lain di ajang Torabika Soccer Championship tahun 2016 lalu. Ia bermain reguler, bahkan sempat mencetak quattrick ke gawang PS TNI. Ia bisa bermain di mana saja di area penyerangan. Memang agak disayangkan pemain asal Aceh ini tidak berhasil menembus penyaringan akhir jelang berangkat ke Malaysia.

Ilham Udin Armayn
Memang sempat mengalami sedikit penurunan, tetapi Ilham Udin Armayn adalah segelintir dari alumnus Garuda Jaya yang kariernya bisa terus berlanjut. Memang tidak ada peningkatan signifikan setelah berhasil membawa Indonesia U-19 menjadi juara Piala AFF usia muda empat tahun lalu, tapi kematangan dan pengalaman yang dimiliki Ilham sebenarnya membuat ia memiliki kelebihan ketimbang pesaingnya yang lain.

Fahmi Al-Ayyubi
Sama halnya dengan Prisca Womsiwor, Fahmi Al-Ayyubi tidak sekalipun mendapatkan panggilan dari Luis Milla. Padahal penampilan bocah ajaib Persela Lamongan ini bisa dibilang sangat luar biasa. Ia cepat dan tajam. Penampilannya tidak mengesankan bahwa ia merupakan seorang pemain yang masih belia. Total ia sudah menyarangkan empat gol di ajang Liga 1.

Author: Aun Rahman (@aunrrahman)
Penikmat sepak bola dalam negeri yang (masih) percaya Indonesia mampu tampil di Piala Dunia