Eropa Jerman

Bibiana Steinhaus, Wasit Wanita Pertama di Bundesliga

Ada yang istimewa pada pertandingan putaran pertama ajang DFB-Pokal (Piala Jerman), yang dilangsungkan pada 12 Agustus 2017. Pertandingan antara Bayern München melawan klub semi-profesional, Chemnitzer FC, dipimpin oleh seorang wasit wanita.

Wasit tersebut bernama Bibiana Steinhaus. Saat ini, media-media olahraga sedang menyorot sejarah yang digoreskan oleh wanita berusia 38 tahun tersebut, karena ini merupakan pertandingan pertamanya yang melibatkan klub terkemuka Jerman, FC Bayern.

Steinhaus tampil bagus di pertandingan yang berakhir atas keunggulan FC Hollywood dengan skor 5-0. Ini juga merupakan awal yang bagus baginya, karena mulai pada musim 2017/2018, ia akan menjadi wasit wanita pertama sepanjang sejarah yang bertugas di kasta tertinggi sepak bola Jerman, 1. Bundesliga.

Kepastian Steinhaus menjadi salah satu wasit 1.Bundesliga terungkap melalui daftar yang dirilis DFB (Federasi Sepak Bola Jerman), pada bulan Mei lalu. Sebelumnya, ia telah memimpin delapan pertandingan di 2.Bundesliga pada musim 2016/2017.

Steinhaus, yang sehari-harinya memiliki pekerjaan sebagai seorang polisi ini, juga akan menjadi wasit wanita pertama di Eropa yang bertugas di liga kasta tertinggi mulai bulan Agustus 2018 ini.

 

Kenyang pengalaman di dunia sepak bola wanita

Bibiana Steinhaus lahir di Bad Lauterberg, Jerman Barat, pada 24 Maret 1979. Ayahnya juga merupakan seorang wasit sepak bola, sehingga Bibiana muda sempat berkarier sebagai seorang pesepak bola wanita.

Sejak tahun 1999, ia lalu terdaftar sebagai wasit di DFB. Sejak saat itu, ia aktif memimpin pertandingan di Frauenbundesliga, liga sepak bola wanita di Jerman. Repurasinya melesat dengan cepat, seiring dengan kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk mewasiti pertandingan-pertandingan penting di Frauenbundesliga.

Jerman memang sepertinya sedikit lebih maju untuk urusan kesamaan hak antara pria dan wanita. Ini terbukti dengan dipercayainya Steinhaus untuk bertugas di liga sepak bola pria sejak tahun 2007. Pada tahun tersebut, secara resmi ia tercatat sebagai wasit wanita pertama di dunia sepak bola profesional Jerman. Ia bertugas di 2.Bundesliga selama sepuluh tahun, sebelum akhirnya dipromosikan ke 1.Bundesliga pada tahun 2017 ini.

Di dunia sepak bola wanita sendiri, namanya telah melegenda seperti sosok Pierluigi Collina (Italia) atau Howard Webb (Inggris) di dunia sepak bola pria. Steinhaus telah berkiprah di ajang-ajang bergengsi, antara lain Piala Eropa Wanita 2009 dan Piala Dunia Wanita 2011, di mana ia terpiih sebagai wasit untuk pertandingan final antara Jepang dan Amerika Serikat. Ajang bergengsi terbaru yang ia pimpin adalah final Liga Champions Wanita antara Olympique Lyon dan Paris Saint Germain pada Juni 2017 lalu.

Uniknya, Steinhaus sendiri menjalin hubungan asmara dengan mantan wasit papan atas Inggris, Howard Webb. Sang kekasih sendiri terkenal sebagai wasit super tegas yang juga berkarier sebagai seorang polisi. Webb, yang berkepala plontos, dikenang sebagai wasit yang memimpin final Piala Dunia 2010 antara Spanyol dan Belanda.

Kiprah kedua pasangan ini sebagai korps baju hitam memang patut diacungi jempol. Steinhaus sendiri ketika dikutip situs Independent, mengakui dirinya cukup terkejut akan ditugaskan di 1.Bundesliga, tapi ia sangat senang karena impian masa kecilnya terkabul.

“Sejak kecil, saya selalu bermimpi untuk menjadi seorang wasit di Bundesliga. Saya anggap ini menjadi ganjaran atas kerja keras saya, sekaligus sebagai pengingat untuk bekerja lebih keras lagi,” pungkas Steinhaus.

Selamat bertugas, Frau Steinhaus!

Author: Mahir Pradana (@maheeeR)
Mahir Pradana adalah pencinta sepak bola yang sedang bermukim di Spanyol. Penulis buku ‘Home & Away’.