Huddersfield Town
Tim yang berdiri pada tahun 1908 ini, memiliki catatan gemilang bersama pelatih legendaris Herbert Chapman pada tahun 1926 dengan menjadi tim yang pertama kali mengangkat trofi Liga Inggris sebanyak tiga kali. Namun setelahnya, mereka berkutat di divisi dua, tiga, dan empat selama 45 tahun sebelum kembali ke kasta tertinggi kompetisi di Inggris lewat jalur play-off usai finis di posisi kelima klasemen akhir.
Huddersfield melanjutkan “tren” keberuntungannya dengan tidak bertemu lawan dengan catatan nirbobol yang baik pada lima laga awal. Meski melakoni laga tandang di gameweek perdana, namun mereka berkunjung ke markas Crystal Palace, Selhurst Park yang tidak angker. Palace hanya mampu menjaga gawangnya tak kebobolan dalam lima dari total 19 partai kandang. Setelahnya mereka bakal bertemu Newcastle (kandang), Southampton (kandang), West Ham United (tandang), dan Leicester (kandang).
Klub yang bermarkas di John Smith Stadium ini, memiliki catatan yang perlu ditelisik pada lini belakangnya. Kapten tim Tommy Smith membukukan empat gol dan 10 asis bagi klubnya musim lalu. Smith beroprasi di sisi kanan dan bakal mengingatkan kita pada sosok Kyle Walker yang bernaluri serang tinggi.
Beralih ke lini tengah The Terriers ada Kasey Palmer (5,5 juta) dan Elias Kachunga (6,0 juta) yang patut anda pertimbangkan raihannya. Palmer menjadi super-sub dengan mencetak empat gol, tiga asis, dan melepaskan tembakan ke gawang sebanyak 1,7 kali tiap laga. Itu semua ia bukukan dalam 27 pertandingan, 16 starter dan 9 kali masuk sebagai pemain pengganti. Hal ini tentu bagus, dibandingkan Aaron Mooy yang ramai jadi perbincangan. Hanya mampu mencatat empat gol dan tujuh asis, serta melakukan 1,4 kali percobaan tendangan ke gawang. Sementara itu Kachunga muncul sebagai opsi pemain sayap yang kesetanan dengan 12 gol dan dua asis. Ia akan sangat menonjol apabila timnya menggunakan taktik serangan balik dan menjadi tumpuan serangan (dianjurkan untuk berjumpa tim-tim besar).
Untuk barisan penggedor, praktis belum ada yang bisa memberi jaminan ketajaman. Hanya Steve Mounie (6,0 juta) yang sudah mencetak gol pada pra-musim saat mengimbangi Torino, 2-2. Lauren Depoitre (5,5 juta) masih mencari bentuk permainan terbaiknya dan Nahki Wells (5,0 juta) pencetak 10 gol serta dua asis musim lalu, masih dalam fase pemulihan usai operasi pergelangan kaki.