Nasional Bola

Wacana Tanpa Degradasi Liga 1, Wacana Berbahaya

Kredit: Liga 1

Main mata

Salah satu bahaya yang bisa terjadi jika skema degradasi dihapuskan adalah main mata yang kembali merebak.

Klub yang sudah terlalu terjerembab di zona degradasi bisa menjual pertandingannya demi bayaran sejumlah uang. Jika sudah begitu, level kompetisi akan menukik tajam. Persaingan tak didasarkan kepada kualitas diri dan profesionalisme. Level kompetisi akan ditentukan oleh siapa mampu membayar berapa.

Penyakit ini sudah menjangkiti sepak bola Indonesia sejak lama. Meski motifnya tak melulu soal uang, main mata jelas semakin menegaskan jargon kosong fair play yang didengungkan sebelum pertandingan dimulai. Tentu masih begitu segar di dalam ingatan ketika PSS Sleman dan PSIS Semarang pernah dibuat alpa dengan tujuan kompetisi.

Main mata, menghindari lawan yang lebih berat, yang didukung oleh kekuatan non-teknis, merupakan salah satu akibat dari hilangnya makna kompetisi. Apalagi jika uang sudah berbicara. Lebih baik enyah saja dari dunia sepak bola.