
Pernyataan besar dari Milan
Kembalinya Milan ke Liga Champions dapat diartikan sebagai pernyataan bahwa Milan siap untuk merengkuh kembali kejayaan mereka di awal milenium baru lalu. Setelah beberapa tahun terakhir absen di Liga Champions, Milan, dengan skuat barunya yang lebih segar, siap untuk bersaing kembali di kompetisi paling bergengsi di Eropa.
Tentu reputasi Milan sebagai pemenang kedua terbanyak Liga Champions tercoreng akibat absennya mereka di Liga Champions beberapa tahun belakangan. Selain itu, dengan ikutnya Milan di Liga Champions, mereka berpotensi untuk menjadi klub yang bertabur bintang kembali.
Sejak masa Kaka dan Andriy Shevchenko, dapat dikatakan Milan tidak lagi memiliki pemain-pemain 10 besar dunia. Memang, tak dapat dipungkiri, bahwa pesona Milan dalam menarik pemain-pemain bertalenta masih ada, yang dibuktikan dengan direkrutnya pemain semacam Bonucci dan Calhanoglu.
Namun, sudah lama Milan tidak dihuni pemain yang benar-benar dapat dikatakan sebagai yang terbaik. Liga Champions adalah kompetisi terbaik di dunia dan tentu sudah tentu pemain terbaik ingin bermain di kompetisi yang terbaik. Magnet Milan akan bertambah besar apabila mampu berpartisipasi di Liga Champions dan bukan tidak mungkin beberapa tahun yang akan datang, Milan mampu menambah koleksi trofi kuping besar mereka.
Untuk saat ini, Milan berada di jalur yang tepat menuju Liga Champions. Namun tentu mereka harus mewaspadai ancaman dari klub-klub lain yang juga memperkuat diri dan tentu ancaman yang datang dari diri sendiri, seperti yang paling ditakutkan adalah tidak mampunya pemain-pemain baru beradaptasi dengan taktik Montella. Menjadi tugas besar bagi Montella dan petinggi-petinggi Milan untuk memastikan Milan mampu bermain di Liga Champions musim depan, karena apabila mereka gagal masuk kualifikasi, dampaknya akan sangat besar bagi usaha rebuilding mereka.
Author: Ganesha Arif Lesmana (@ganesharif)
Penggemar sepak bola dan basket