
Ramires (Jiangsu Suning)
Angka 192 ribu paun per pekan sebenarnya tidak tergolong tinggi di klub-klub besar Eropa, namun akan sangat memberatkan jika uang sejumlah itu ‘hanya’ digunakan untuk menggaji Ramires seorang. Gelandang yang satu ini memang serba bisa dan memiliki stamina kuda, namun sudah 1,5 tahun lamanya ia meninggalkan Eropa. Plus, saat ini gelandang dengan gaya bermain seperti dirinya banyak beredar di klub-klub papan atas Eropa. Jika ingin kembali ke Eropa, gaji Ramires mungkin akan sedikit turun dengan nilai transfer di bawah 25 juta paun, angka transfernya saat diboyong Jiangsu Suning.
John Obi Mikel (Tianjin TEDA)
Jika kamu disuruh memilih mana yang lebih baik antara Sergio Busquets atau John Obi Mikel, pasti kalian akan menjawab nama pertama, dari segi apapun. Akan tetapi, jika dibandingkan siapa yang memiliki gaji lebih besar, keduanya memiliki kedudukan yang sama dalam hal ini, yaitu 140 ribu paun per pekan.
Tianjin TEDA merupakan klub papan bawah di CSL musim ini. Dari 16 klub, mereka berada di peringkat 13. Meski menjadi kapten di timnya saat ini, ada baiknya Mikel segera pergi dari Tianjin daripada susah payah mengangkat performa tim tanpa kejelasan gaji.
Author: Aditya Jaya Iswara (@joyoisworo)
Milanisti paruh waktu yang berharap Andriy Shevchenko kembali muda dan membawa AC Milan juara Liga Champions Eropa lagi.