Nasional Bola

Perjuangan Cucu BJ Habibie Menembus Timnas U-19

Cerita yang diangkat dari kisah nyata ini terjadi di Portugal, Mei 2016 lalu. Seorang anak laki-laki berparas tampan sedang melakukan perjalanan menuju tempat latihan akademi Sporting Lisbon. Ia selalu berangkat dengan antusiasme tinggi dan selalu semangat menyantap menu latihan.

Anak tampan kelahiran 24 Juli 2000 ini diketahui berasal dari Indonesia. Ia saat itu memang tercatat sebagai peserta trial di akademi yang pernah menelurkan pemain kelas dunia seperti Cristiano Ronaldo dan Luis Nani itu.

Suatu hari, sang pelatih akademi memberi nasehat pada anak tampan itu agar berlatih lebih keras, karena di sini (Portugal), ia merupakan pemain asing. Ia harus lebih jago dari pemain lokal. Sekilas nasehat itu terdengar seperti penyemangat yang mudah dilakukan. Berlatih lebih keras hari demi hari demi mencapai level permainan tertinggi. Namun kenyataannya tak semudah itu.

Anak tampan yang berposisi sebagai gelandang tadi suatu saat curhat ketika diwawancarai media dari tanah air. Ia mengatakan bahwa latihannya di Portugal tidak berjalan lancar, terkendala bahasa dan kalah postur, karena saingannya di posisi itu adalah pemain timnas Portugal U-18.

Sang ayah kemudian juga menambahkan. “Mereka (pihak Sporting Lisbon) lebih memilih untuk mengambil anak-anak asing yang punya basis bahasa Portugis”, tuturnya pada Kompas.

Dengan berat hati, anak tampan yang mengidolai Bambang Pamungkas dan I Gede Sukadana tadi kemudian meninggalkan Portugal, tidak melanjutkan trial-nya bersama Sporting Lisbon, lalu mengikuti ajang penjaringan pemain berbakat di Italia.

Previous
Page 1 / 2