Nasional Bola

Delapan Pemain Asing Klasik dengan Tendangan Bebas Terbaik di Liga Indonesia

Lorenzo Cabanas

Lorenzo Cabanas

Selepas kepergian Alejandro Tobar, Persib kesulitan mencari pemain yang dapat bermain di belakang dua penyerang. Dari Uilian Souza hingga Ayouck Berti sempat dicoba, tapi hasilnya nihil. Lalu datanglah Lorenzo Cabanas, gelandang serang yang selalu tampil ganas bersama Maung Bandung.

Sama dengan Tobar, pemain asal Paraguay ini juga lihai mengeksekusi tendangan bebas dan mengatur ritme permainan. Gaya bermainnya lebih dinamis, namun staminanya kurang memadai untuk bermain selama 90 menit. Selama di Persib, Cabanas selalu mengantar Pangeran Biru ke papan atas klasemen.

Salah satu momen terbaik Cabanas adalah ketika tendangan bebasnya menembus gawang Persela Lamongan di Indonesia Super League 2008. Saat itu pertandingan berlangsung sangat seru, lima gol tercipta dalam lima menit pertama. Eksekusi Cabanas menjadi gol ketiga Persib di pertandingan yang berakhir 5-2 untuk kemenangan tuan rumah.

joao carlos
Kredit: Twitter

Joao Carlos

Sang Penyihir. Julukan itu tersemat pada adik kandung Carlos De Mello ini ketika merumput di Arema Malang dan membawa Singo Edan menjadi kampiun Divisi Satu Liga Indonesia 2004 dan dua kali menjuarai Copa Dji Sam Soe 2005 dan 2006.

Kemampuan olah bola Joao Carlos memang tak main-main. Selain jago melakukan tendangan bebas, pemain berkaki kidal ini juga seringkali melakukan no-look pass dengan akurasi jitu. Franco Hita beruntung pernah bermain satu tim dengannya karena sangat dimanjakan dengan umpan-umpan Carlos.