
Tes medis dan izin kerja
Sudah beres semua tahap di atas, lalu apa? Baru deh si pemain datang ke calon klub baru untuk melihat segala fasilitas pelatihannya dan menjalani tes medis.
Tetapi, tes medis ini pun tidak sembarangan. Bukan hanya sekali tes gagal, prosesnya langsung ditolak. Ada beberapa rangkaian tes medis yang harus dilewati, utamanya untuk pemain yang punya riwayat cedera bawaan yang rentan kambuh. Gagal pertama tetapi saat tes yang kedua bisa lolos, tetap bisa direkrut.
Contohnya, Andriy Arshavin yang direkrut Arsenal dari Zenit St.Peterseburg. Arshavin gagal di tes pertama namun berhasil di tes kedua. Yang terbaru, ada rumor tes medis Tiemoue Bakayoko yang kabarnya sempat gagal di Chelsea, namun baru-baru, pemain muda AS Monaco ini dikabarkan sudah selangkah lagi bergabung bersama The Blues.
Izin kerja juga termasuk hal penting. Kalau di Indonesia namanya KITAS atau Izin Tinggal Terbatas untuk pemain asing yang sedang menempuh karier di Liga 1 saat ini.
Beberapa negara juga pastinya punya aturan mengenai aturan ketenagakerjaan ini. Belum lagi aturan transfer yang cukup pelik lainnya seperti proses transfer pemain under-age (di bawah 17 tahun). Barcelona sempat terkena hukuman karena sering mengontrak pemain di bawah umur secara ilegal.
Teken kontrak
Setelah semua tahap di atas, akhirnya waktu yang ditunggu tiba, yakni pengumuman ke publik tentang kesuksesan suatu klub dalam merampungkan transfer sang pemain. Secara umum, pengumuman ini juga menjustifikasi satu hal penting bahwa kesepakatan kontrak sudah terjalin dan pemain baru dan klub barunya sudah berjodoh dengan perjanjian hitam di atas putih.
Jadi, proses transfer sendiri butuh tahapan tersendiri yang tidak mudah. Dan masih ada aturan lainnya seperti Financial Fair Play (FFP) yang membuat klub juga harus berhitung sebelum memutuskan ingin beli pemain. Jangan sampai karena ambisi, klub harus terkena denda akibat melanggar FFP. Walau prosesnya rumit, kita patut memberi apresiasi tinggi untuk klub-klub seperti Juventus, AC Milan dan Bayern München yang di awal bursa transfer ini melakukan manuver transfer yang gesit dan tangkas, di tengah berbagai proses yang sedemikian rumit di atas.
Jadi, apakah sudah paham bagaimana sistematika transfer pemain bisa terjadi, Tribes?
Author: Yasmeen Rasidi (@melatee2512)