
Negosiasi
Negosiasi ini tidak sembarangan! Ada tiga tahap negosiasi yang dilalui, yaitu:
- Negosiasi antara klub penjual dan klub pembeli mengenai biaya transfer
- Negosiasi antara klub pembeli dan agen pemain mengenai hal-hal pribadi sang pemain (kontrak, gaji, hak citra, sponsor, bonus, dan sebagainya)
- Negosiasi antara klub pembeli dan agen mengenai biaya yang diterima agen dan biaya bersih yang diterima klub
Secara teknis, klub penjual harus mengizinkan klub yang akan membeli pemain untuk bicara kepada pemain berkaitan dengan niatnya untuk pindah klub. Namun, pada kenyataannya, ada pihak perantara yang ikut terlibat dalam proses ini. Nah, keterlibatan orang ketiga ini kerap kali membuat suasana rentan.
Karena bisa saja pihak klub penjual merasa pemainnya telah disabotase padahal belum pasti. Ingat kasus Virgil van Dijk yang sempat mereda rumornya untuk pindah ke Liverpool? Salah satu penyebabnya, karena pihak Liverpool melangkahi manajemen Southampton dengan menjalin komunikasi intens dengan sang pemain tanpa sepengetahuan eks klub Adam Lallana tersebut.
Lalu, jika semua pembicaraan sudah disepakati, asosiasi yang mewakili klub penjual (dalam hal ini, organisasi sepak bola di negara bersangkutan) harus mendaftarkan profil pemain yang akan dilepas ke sistem FIFA yang bernama ITMS tersebut.
Tetapi, biasanya seperti apa ya negosiasi dilakukan? Percaya atau tidak, tahun ini aplikasi WhatsApp (WA) menjadi alat paling ampuh untuk negosiasi! Jadi, bukan hanya warga Indonesia saja yang menggantungkan proses komunikasi sehari-hari via WhatsApp, ya?
Alasannya apa? Karena WA dianggap lebih mudah dan nomornya juga tidak berganti. Jadi, lebih mudah untuk dihubungi dan memperlancar proses.
Masih berkaitan dengan negosiasi, dalam hal ini peran agen memang penting. Karena agen-lah yang mewakili pemain dan memperjuangkan hak-hak pemain. Dari urusan biaya transfer, gaji mingguan, bonus hingga durasi kontrak semua harus dirundingkan seperti yang dijelaskan di paragraf atas. Jadi, lebih dari sekadar handal berunding, namun agen juga harus mampu mewakili pemainnya agar mendapat keuntungan berkat kontrak yang bagus.