Eropa Inggris

Rapor Pemain Arsenal yang Pulang dari Sekolah

Joel Campbell

Joel Campbell

Ada kesedihan yang saya rasakan ketika menulis nama Joel Campbell. Ia bermain sangat baik ketika mendapat kesempatan, penuh determinasi, mampu membuat peluang dan terlihat sangat bahagia ketika bermain.

Namun sayang, seperti ada selalu yang kurang di mata sayu Wenger. Campbell selalu tak indah di benak manajer asal Prancis tersebut. Padahal, akui saja, ia bermain jauh lebih baik ketimbang Theo Walcott dan Alex Oxlade-Chamberlain di pos sayap kanan maupun kiri.

Masih ingat impresifnya performa Campbell di kandang Olympiakos? Olivier Giroud yang mendapat segala pujian. Tapi orang-orang alpa untuk memberi pujian lebih layak kepada Campbell.

Peminjamannya bersama Sporting Lisbon memang penuh dinamika, performa yang naik dan turun. Ia sering menjadi pembeda di awal musim, namun sempat meredup di paruh akhir. Meski begitu, ia bermain cukup sering, total 29 laga ia lahap. Sebuah kemewahan yang layak untuk Campbell.

Untuk romansa penulis dan melihat kebahagiaan Campbell, saya berikan nilai sembilan.

Dan satu yang penting, lebih baik Campbell hengkang saja. Demi kelanjutan kariernya tentu saja. Dan musim depan adalah tahun Piala Dunia. Ia butuh menit bermain dan seorang manajer yang lebih bisa menghargai segala kerja kerasnya.