
Adrian
Tim muda Spanyol yang berhasil menjadi kampiun di Piala Eropa U-21 tahun 2011 merupakan replikasi dari tim senior mereka yang menjadi juara dunia di Afrika Selatan setahun sebelumnya. Seperti yang kita tahu, skuat ini diarsiteki oleh pelatih timnas Indonesia saat ini, Luis Milla.
Adrian Lopez kala itu disebut-sebut sebagai jelmaan dari David Villa. Sama-sama bukan tipe penyerang yang bertubuh jangkung, tetapi mereka cepat dan memiliki teknik olah bola yang sangat baik. Pada turnamen edisi 2011, Adrian keluar sebagai top skor dengan lima gol yang ia cetak sepanjang turnamen.
Selepas turnamen, meskipun diincar oleh banyak kesebelasan lain, Adrian lebih memilih untuk bertahan di Atletico Madrid. Namun ternyata keputusan tersebut tidak begitu tepat. Ia selalu kalah saing dari penyerang-penyerang lain seperti Radamel Falcao dan Diego Costa. Akhirnya Adrian menyerah dan memilih hengkang ke Porto pada tahun 2014.
Ia di sana tidak mencetak gol sama sekali, sampai akhirnya selama dua musim ke belakang, ia dipinjamkan ke Villarreal. Di Villareal, nasibnya juga tidak begitu baik karena sekadar menjadi pelapis dari Roberto Soldado dan Nicola Sansone serta Cedric Bakambu yang dua musim ini konsisten tampil tajam.