Nasional Bola

Di Balik Layar Liga 1 (Bagian 2): Bagaimana Rundown Pertandingan Disusun?

Setelah membahas tentang apa saja yang perlu dipersiapkan tim tuan rumah pada bagian pertama, Di Balik Layar Liga 1 kembali dengan topik selanjutnya. Jika semuanya telah tersedia, pertanyaan selanjutnya muncul: Bagaimana cara menyusun jadwal menjelang hingga akhir tiap pertandingan di Go-Jek Traveloka Liga 1 2017?

Bagi sebagian suporter, sepak bola mungkin hanya berlangsung 2 x 45 menit saja plus waktu istirahat di jeda antarbabak. Namun untuk panitia pelaksana lokal atau LOC, semua terjadi jauh sebelum itu dan hingga beberapa jam, bahkan hari setelahnya. Rata-rata sebuah pertandingan di Liga 1 membutuhkan waktu tiga hingga empat hari sebelumnya.

Hal ini belum ditambah dengan sederet kerumitan mengurus perizinan. LOC suatu klub harus siap atas segala kemungkinan yang bisa terjadi dengan tetap berpegang pada Manual Liga 1 2017 yang diterbitkan PT. Liga Indonesia Baru (PT. LIB). Sebelum tim tamu tiba di kota tempat laga dilangsungkan, tahapan rundown telah resmi dimulai.

Tiga hari menjelang pertandingan, LOC sudah disibukkan dengan berbagai pertemuan bersama koordinator umum, staf keamanan, medis, media officer, staf pemasaran, pengelola tiket, manajer stadion, dan liaison officer (LO). Tak lupa juga dilakukan meeting dengan koordinator akomodasi dan transportasi, sekretariat, pengelola perangkat komputer beserta jaringannya, hingga koordinator anak gawang atau ballboy dan escorts.

Match coordination meeting. Kredit: Persiba

Inspeksi dan pertemuan

Tepat setelah rombongan tim tamu tiba, digelar inspeksi stadion, tempat berlangsungnya match coordination meeting, konferensi pers jelang laga, akomodasi tim, perangkat pertandingan, sampai pada situasi keamanan. Semua dilakukan oleh koordinator umum, yang membantu pengawas pertandingan. H-2 pertandingan juga diisi dengan latihan tim untuk kali pertama.

Sehari sebelum laga berlangsung, salah satu tugas krusial LOC adalah mengadakan match coordination meeting yang biasa dilakukan di stadion atau hotel tim. Pada kegiatan ini, ruangan juga harus diperhatikan, dengan memenuhi syarat kapasitas minimal 30 orang dan dilengkapi proyektor LCD dan audio memadai.

LOC dalam hal ini sudah mesti menyediakan papan nama tiap pihak yang diundang, meliputi perangkat pertandingan dan perwakilan klub. Dari klub, wajib diwakili manajer, pelatih, media officer, dan penerjemah jika dibutuhkan. Sementara hampir semua elemen LOC dihadirkan.

Setiap match coordination meeting Liga 1 akan diisi oleh roll call, pidato singkat ketua panitia pelaksana, jadwal dan kick-off pertandingan, penetapan warna kostum atau jersey, wasit, disiplin, medis, keamanan, media dan host broadcaster. Manajer klub mesti membawa jersey lengkap masing-masing timnya baik kandang maupun tandang dan kostum kiper, yang sudah didaftarkan ke PT. LIB.

Pertemuan tersebut dilanjutkan dengan sesi latihan resmi tim tamu, konferensi pers jelang laga, dan geladi resik jika diperlukan. Hingga pada akhirnya di hari pertandingan, persiapan sudah dilakukan setidaknya sejak lima jam sebelum kick-off, atau dua setengah jam jelang dibukanya pintu tribun untuk penonton.

Previous
Page 1 / 3