Eropa Inggris

Mengintip Isi Kalender Jose Mourinho

Anda mungkin memilikinya. Sebuah agenda berbentuk kalender berbahankan karton atau kertas keras dan sejenisnya. Meskipun kini  semua ponsel pintar sudah memiliki kalender yang bisa mencatat kejadian atau tanggal penting, kebanyakan orang tetap saja menggunakan cara klasik, yaitu menggunakan agenda kalender yang ditempelkan ke dinding. Salah satunya adalah Jose Mourinho.

Melalui akun Instagram-nya, Jose mengunggah agenda kalendernya selama satu musim ke belakang. Catatan di agenda kelender tersebut di mulai pada bulan Agustus 2016 dan berakhir pada Mei 2017. Semuanya merupakan segala sesuatu yang dilalui oleh tim asuhannya, Manchester United, mulai dari kompetisi domestik hingga kejuaraan Eropa.

Caption atau isi teks pendukung gambar Jose pun memiliki makna yang mendalam. Jose tidak menuliskan kata-kata bijak atau potongan lirik lagu seperti yang dilakukan oleh kebanyakan pengguna Instagram. Ia hanya menyertakan emoji bergambar bola sebanyak tiga buah.

Unggahan tersebut bisa dimaknai cara Jose memandang dan mencitrakan pekerjaannya sebagai pelatih sepak bola. Atau juga dimaksudkan bahwa pencapaian yang diraih Jose sepanjang musim merupakan buah dari sebuah perencanaan yang detail dan matang.

⚽️⚽️⚽️

A post shared by Jose Mourinho (@josemourinho) on

Hal menarik lainnya adalah bagaimana cara Jose mengisi kalendernya tersebut. Alih-alih terkesan kaku karena usianya yang paruh baya, Jose justru menandai kejadian-kejadian penting di agendanya dengan warna yang beragam. Lebih mirip agenda anak sekolah ketimbang pelatih sebuah tim di Liga Primer Inggris.

Untuk laga kandang di Liga Primer Inggris tim asuhannya, Jose memilih warna merah untuk dibubuhkan ke dalam kalendernya. Sementara itu warna biru ia gunakan untuk laga tandang. Mungkin ini disesuaikan dengan warna kaus tim United yang kini ditanganinya. Warna hijau merupakan tanda pertandingan Liga Europa. Warna oranye dan kuning menjadi tanda bagi dua kompetisi domestik, Piala EFL dan Piala FA. Harus diakui setidaknya dari kalender ini, menunjukan bahwa Jose memang tipe orang yang sangat detail. Melalui warna hitam ia memberikan tanda bagi agenda tim nasional bertanding.

Agenda Jose ditutup dengan catatan pada 9 Juli nanti ia bersama tim United akan terbang ke Los Angeles, Amerika Serikat, untuk melaksanakan tur pra-musim mereka. Unggahan Jose ini sendiri menjadi sebuah bukti dari sisi lain kehidupan seorang juru taktik yang selama ini bahkan lebih tertutup ketimbang pemain.

Sebagai informasi tambahan, agenda berbentuk kalender yang dipasang oleh Jose merupakan produksi dari BFP Versand, sebuah perusahaan perangkat olahraga khusus pelatih dari Jerman. Mereka tidak hanya menyediakan agenda kalender seperti ini saja, tetapi juga perangkat-perangkat lain seperti papan taktik lengkap, buku catatan, alat tulis khusus bagi pelatih, arloji khusus pelatih dan barang-barang lainnya.

Untuk agenda bertipe kalender seperti yang digunakan oleh Jose, Anda mesti mengeluarkan biaya yang kira-kira berkisar di angka 554 ribu rupiah dan belum termasuk dengan jasa pengiriman dari Jerman.

Tertarik membeli, Tribes?

Author: Aun Rahman (@aunrrahman)
Penikmat sepak bola dalam negeri yang (masih) percaya Indonesia mampu tampil di Piala Dunia