Eropa Lainnya

Tribut Amsterdam-Catalunya untuk Legenda Terbesar Belanda

Banyak cara dilakukan untuk memperingati kepergian seorang legenda. Salah satunya dengan yang dilakukan AFC Ajax dan FC Barcelona dalam waktu yang hampir berdekatan ini. Satu tahun sejak kepergian Johan Cruyff, Ajax dan Barcelona sepakat mengubah nama stadionnya.

25 April 2017 atau hari ulang tahun Cruyff ke-69, Ajax memberikan kado indah untuk legenda terbesarnya. Amsterdam ArenA resmi bakal berubah nama menjadi Johan Cruijff ArenA. Kepastian ini menyusul dicapainya kesepakatan antara Ajax, Wali Kota Amsterdam, dengan dewan kota bidang olahraga. Dilansir situs resmi klub, keputusan ini untuk memberikan tribut bagi putra terbaik Amsterdam.

Seperti diketahui, Cruyff merupakan sosok kelahiran Amsterdam dan lulusan akademi Ajax. Di De Godenzonen, pemain berjuluk Phytagoras in Boots itu mengalami puncak kejayaan kariernya. Delapan trofi Eredivisie dan hat-trick gelar Piala Champions (kini Liga Champions) berhasil dipersembahkan Cruyff untuk publik Amsterdam ArenA.

Jadi, bukanlah sebuah hal yang berlebihan mengubah nama stadion dengan sang legenda. Bahkan saking hebatnya kontribusi Cruyff  khususnya untuk kota Amsterdam, mulai dari jalanan, taman, hingga jembatan, juga bakal menggunakan namanya.

Penamaan ini disambut antusias pencinta sepak bola Belanda sebagai apresiasi untuk sang legenda terbesar yang tak hanya pernah membawa timnas ke final Piala Dunia 1974, melainkan juga filosofi-filosofi sepak bolanya. Cruyff dikenal sebagai konduktor sistem permainan kenamaan, Totaal Voetbal yang diterapkan pelatihnya, Rinus Michel.

Tribut dari selatan jauh

Menyeberang jauh sekitar 1.600 kilometer ke selatan, tribut tak kalah megah juga dilakukan. Adalah Barcelona yang merencanakan serangkaian penghormatan untuk Cruyff. Setelah membela Ajax, sosok bernama lengkap Hendrik Johannes Cruyff ini sempat jadi bintang di Barcelona.

Akan tetapi, memori terindahnya di Catalunya adalah saat membawa Blaugrana empat kali raih titel La Liga dan Liga Champions 1991/1992. Berkat jasa besarnya untuk klub, Barcelona memutuskan bakal menamai stadion di kompleks latihannya yang baru dengan Estadi Johan Cruyff.

Cruyff dianggap sebagai sosok yang bertanggung jawab atas lahirnya tiki-taka Barcelona yang diusung dan disempurnakan salah satu murid terbaiknya, Josep ‘Pep’ Guardiola, menjadi juego do posicion. Permainan megah dari kaki ke kaki inilah yang pernah membuat Barcelona meraih 14 gelar hanya dalam kurun waktu tiga musim.

Tak cuma Estadi Johan Cruyff, Barcelona juga akan mengenang Cruyff lewat patung di sekitar Camp Nou setelah dilakukan renovasi lewat penambahan kapasitas penonton. Jalanan dan area dekat stadion juga akan diberikan nama Cruyff.

Previous
Page 1 / 2