
Hidup memang keras
Leo Messi tahu betul tak selamanya ia akan menjadi pemain kelas atas. Suatu saat nanti pasti pamornya akan merosot dan ia sudah menyiapkan rencana ketika kelak gantung sepatu. Tidak banyak pilihan yang tersedia karena lapangan pekerjaan di masa depan akan semakin sedikit dengan terus meningkatnya jumlah tenaga kerja. Akhirnya ia pun memutuskan untuk menjadi penjual pakaian di pasar tradisional, dengan jersey pribadinya sebagai jualan utama.
“Pas-nya berapa, Bang?”