Turun Minum Games

Anak Muda Inggris yang Patut Anda Beli di FIFA 17

Meskipun prestasi klub-klub Inggris di turnamen kontinental semakin tahun semakin buruk, Liga Primer Inggris tetap jadi primadona di dunia sepak bola. Uang  terus mengalir, sponsor terus berdatangan, dan para pemain kelas satu berlomba-lomba untuk bermain di kompetisi yang katanya paling modern ini.

Dengan penggemar yang menikmati kompetisi bahkan hingga seluruh pelosok dunia, Liga Primer Inggris masih menjadi favorit bahkan untuk dimainkan di career mode FIFA 17. Bahkan hanya kompetisi ini yang level divisi rendahnya pun bisa dimainkan (kebanyakan mentok di level kedua kompetisi). Berikut kami berikan daftar para pemain muda asal Inggris yang mesti Anda beli. Menjadi penting karena beberapa klub biasanya mengharuskan para manajer untuk mendatangkan para pemain muda di usia tertentu sebagai pengembangan jangka panjang klub.

Ya, meskipun seperti yang sudah diketahui bahwa banyak pemain muda Inggris yang nyatanya overrated. Tapi setidaknya, deretan pemain muda ini membuktikan bahwa Inggris memang bisa terus melahirkan bakat-bakat sepak bola yang cukup hebat.

Berikut daftarnya:

Lewis Cook
Lewis Cook (kanan) berduel dengan Fellaini.

Lewis Cook

Rating awal: 70

Perkiraan harga: 2 sampai 2,7 juta

Generasi terbaru gelandang Inggris. Mendapatkan pengalaman langsung dari Jack Wilshere yang dipinjamkan dari Arsenal ke Bournemouth, ia mendapatkan debut tim utamanya ketika berhadapan dengan Manchester United pada Agustus 2016 lalu. Meskipun timnya mengalami kekalahan, Cook yang barus berusia 19 tahun ini tampil baik. Ia bahkan tidak segan untuk berhadapan secara langsung dengan Marouanne Fellaini.

Cook berposisi asli sebagai gelandang tengah. Tapi ia juga bisa ditempatkan sebagai gelandang bertahan, atau gelandang serang. Cook adalah favorit bagi Anda yang merupakan tipe juru taktik yang senang menempatkan gelandang di posisi bek tengah. Karena defensive work rate-nya tinggi, Anda bisa saja memainkannya di jantung pertahanan. Tekel dan staminannya yang punya nilai cukup baik menjadi kelebihan tersendiri.

 

Tammy Abraham

Tammy Abraham

Rating awal: 72

Perkiraan harga: 3,5 juta

Adam Armstrong dari Newcastle United adalah penyerang muda Inggris favorit banyak manajer di gim FIFA. Tapi bila Anda menyenangi penyerang tengah yang mempunyai kecepatan, maka Tammy Abraham adalah jawabannya. Akselerasinya mencapai nilai 85 dan kecepatan larinya mencapai angka 81. Sebuah nilai yang terhitung sangat tinggi untuk pemain berusia 18 tahun. Karena sangat-sangat muda, Anda bisa mengeksplorasi kemampuan pemain ini semaksimal mungkin.

Alumnus akademi Chelsea ini sedang dipinjamkan di Bristol City. Karena bermain di divisi rendah, Anda punya kemungkinan besar untuk mendaratkannya dengan mudah. Sayang jika Anda menggunakan tim papan tengah, Tammy Abrahaman menginginkan status sebagai pemain utama yang biasanya ini membuat banyak manajer kesulitan.

 

 

Rolando Aarons

Rating awal: 72

Perkiraan harga: 3,4 sampai 3,5 juta.

Lahir di Jamaika, Rolando Aarons adalah pelari cepat lain yang dilahirkan dari kultur sepak bola kick and rush ala Inggris. Ia sudah bermain untuk Newcastle United sejak musim 2014/2015. Namanya tidak begitu terdengar karena Ia lebih sering turun sebagai pemain pengganti. Namun di tengah perjuangan Newcastle kembali ke Liga Primer, Aarons menjadi tumpuan manajer Rafa Benitez.

Kecepatan Aarons adalah kekuatan utamanya. Ia adalah pemain yang sangat enak dipakai ketika Anda memainkannya dengan berlari menyisir pertahanan lalu melakukan gerakan memotong dan menembak. Kaki terkuatnya adalah kaki kiri. Maka cara terbaik memaksimalkan Aarons yang memiliki rating potensial 82 ini adalah dengan menggunakannya sebagai inverted winger.

 

Reece Oxford

Reece Oxford

Rating awal: 66

Perkiraan harga: 1,1 juta

Produk terbaru Academy of Lights milik West Ham United. Reece Oxford sudah terkenal sejak belia sebagai bakat hebat yang dimiliki oleh tim asal London tersebut. Ia memecahkan rekor Billy Williams sebagai pemain termuda yang melakukan debut untuk West Ham dalam usia 16 tahun 198 hari. Latar belakangnya pun unik, Oxford merupakan penggemar berat Arsenal namun memulai karier akademinya di Tottenham. Namun kemudian dilepas lalu mendarat di West Ham.

Berposisi sebagai bek tengah, kecepatan Oxford cukup baik. Dengan demikian Anda bisa mengeksplorasinya di posisi lain seperti fullback atau gelandang bertahan. Harganya murah dan permintaan gajinya tidak terlalu tinggi. Tapi pada musim pertama ia sedang dipinjamkan ke Reading. Karena itu Anda mesti bersabar untuk mendapatkannya.

 

Cameron Borthwick-Jackson

Cameron Borthwick-Jackson

Rating awal: 70

Perkiraan harga: 1,9 juta

Putra asli Manchester. Bisa jadi yang akan mengobati kerinduan para penggemar United soal pemain bertahan yang merupakan putra daerah mereka sendiri. Cameron Borthwick-Jackson sudah mendapatkan debut tim seniornya mengikuti Marcus Rashford pada era kepemimpinan Louis van Gaal musim lalu. Ia sempat bermain selama sepuluh pertandingan.

Borthwick-Jackson adalah alternatif versi lebih matang daripada Reece Oxford. Ia bisa dimainkan di posisi bek tengah atau bek kiri. Atau ya, bagi Anda-anda yang memainkan gim FIFA ini dengan penuh ekseperimen dalam hal posisi seperti Van Gaal atau Pep Guardiola, Anda bisa saja memainkan Borthwick-Jackson yang namanya cukup panjang ini di posisi sayap.

 

Harry Winks

Harry Winks

Rating awal: 70

Perkiraan harga: 2,9 juta

Berlian lain yang dimiliki Inggris di posisi gelandang. Harry Winks merupakan yang terbaik dari melimpahnya bakat-bakat muda yang diproduksi oleh Tottenham Hotspur dalam kurun waktu satu tahun terakhir. Debutnya dijalani dengan hebat. Ia mencetak gol penyama kedudukan ketika Tottenham ketinggalan dari West Ham pada 19 November 2016 saat pertandingan kemudian berakhir 3-2 untuk kemenangan skuat asuhan Mauricio Pochettino.

Sang pelatih memiliki keyakinan besar terhadap gelandang mudanya ini. Ia juga sudah memperkuat Inggris di berbagai kelompok usia. Winks akan maksimal apabila digunakan sebagai gelandang serang yang berposisi tepat di belakang penyerang. Akan tetapi ia juga cukup baik apabila ditempatkan di posisi gelandang tengah. Nilai operan pendek yang mencapai 79 membuat Winks sangat bagus ketika Anda memainkan permainan cepat. Harganya termasuk murah, tetapi gajinya yang mencapai 20.000 per pekan membuat Winks agak sedikit sulit untuk didapatkan apabila Anda menggunakan tim semenjana.

Alternatif lain: Josh Onomah, Marcus Edwards (Tottenham), Ovie Ejaria (Liverpool),  Ainsley Maitland-Niles (Arsenal), Ademola Lookman, Tom Davies, Mason Holgate (Everton), Matt Targett (Southampton), Jonathan Leko (West Brom) dan Jordan Pickford (Sunderland).

Selamat mencoba, kawan-kawan!

Author: Aun Rahman (@aunrrahman)
Penikmat sepak bola dalam negeri yang (masih) percaya Indonesia mampu tampil di Piala Dunia