Turun Minum Video

Brigata Curva Sud 1976: The Best Ultras in Asia versi Copa90

Kemarin (17/2), Copa90 merilis sebuah video singkat tentang lima ultras terbaik di Asia. Football Tribe Indonesia, yang mendapat hak eksklusif konten video tersebut, kemudian menemukan hal menarik yang patut diapresiasi bahwa nyatanya, among those five best in Asia, ada ultras Indonesia di dalamnya. Mereka adalah Brigata Curva Sud (BCS), ultras dari tim sepak bola asal Yogyakarta, PSS Sleman.

Bukan hanya sekadar masuk dalam list, namun BCS memuncaki daftar tersebut dan menjadi justifikasi bahwa diantara seluruh ultras yang ada di Asia, pesona anak-anak Sleman nyatanya sudah mendapat pengakuan dunia dan berada di puncak daftar ultras terbaik di Asia.

Apa yang dapat kita temukan kemudian dari video tersebut adalah fakta mutlak bahwa animo suporter di Indonesia adalah salah satu yang terbaik di Asia, bahkan mungkin, di dunia. Pengakuan datang karena tindakan nyata sudah dilakukan dan bukti sudah mampu ditunjukkan bahwa di luar lingkaran gelap sepak bola dalam negeri, Indonesia menunjukkan bahwa suporter kita mampu membawa kebanggaan yang sedikit membuat kita tersenyum dan berujar, “Ternyata, ada yang bisa kita banggakan dari sepak bola Indonesia, bung.”

BCS menunjukkan apa yang kemudian perlu dan wajib ditiru oleh seluruh perwakilan suporter semua klub di Indonesia. Terlepas fakta bahwa PSS ‘hanya’ bermain di Liga 2 dan belum berkompetisi di divisi teratas liga sepak bola Indonesia, animo, kreativitas dan antusiasme BCS nyatanya melebihi apa yang diraih klubnya. Dalam wujud simbiosis tertentu, BCS membawa kebanggaan dan kehormatan yang terbaik bagi PSS dan hanya tinggal menunggu waktu keduanya saling memberi kebanggaan dan kehormatan secara dua arah. Dari BCS untuk PSS dan dari PSS untuk BCS.

Menilik sepak terjang PSS selama Piala Presiden 2017, rasanya wajar kenapa berharap tinggi dari tim berjuluk Super Elang Jawa untuk membayar dukungan yang diberikan BCS bagi timnya. Ada satu alasan penting kenapa  stadion Maguwoharjo menjadi salah satu tuan rumah Piala Presiden 2017. Selain memberi privilege bagi PSCS dan PSS yang notabene dua tim teratas dari hasil pagelaran Torabika Soccer Championship (TSC) B lalu, ini juga sebagai wujud kepercayaan operator Piala Presiden bahwa PSS dan BCS dipercaya mampu menjadi tuan rumah yang baik bagi tamunya.

Bertenggernya BCS di puncak daftar ultras terbaik versi Copa90 adalah titik awal. Pengakuan akan semakin datang bergelombang ketika mereka konsisten menunjukkan apa yang selama ini sudah dengan baik mereka tunjukkan untuk PSS: spartan, kolektif dan kreatif. Yang perlu dilakukan kemudian adalah dua hal, bagi BCS, mereka perlu mempertahankan semangat dan kreativitas itu sedangkan untuk PSS, ia harus terbang lebih tinggi dari tempat ia berada sekarang. PSS Sleman butuh tempat lebih tinggi untuk mencapai puncak kesuksesannya dan dengan itu, ia akan memberi BCS apa yang selama ini pantas mereka dapatkan: sebuah panggung megah untuk apresiasi bagi salah satu suporter sepak bola terbaik di Indonesia.

Dan untuk menuju jalan terang itu, saya rasa BCS dan PSS sudah tahu benar apa yang harus mereka lakukan, karena memang hanya ada dua kata: Ora Muntir!