{"id":9990,"date":"2017-08-30T13:30:23","date_gmt":"2017-08-30T06:30:23","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=9990"},"modified":"2017-08-30T10:46:03","modified_gmt":"2017-08-30T03:46:03","slug":"pembelian-panik-arsenal","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/30\/pembelian-panik-arsenal\/","title":{"rendered":"Supaya Pembelian Panik Arsenal Menjadi Lebih Berarti"},"content":{"rendered":"<p>Paling tidak, Arsenal punya waktu efektif dua hari untuk memperbaiki skuat di jendela transfer musim panas ini. Mengingat cukup banyak pemain yang ingin hengkang, Arsene Wenger akan kesulitan sepanjang musim ini apabila menghabiskan energi untuk mempertahankan mereka. Maka, bekerja cepat adalah jawabannya.<\/p>\n<p>Wenger akan dihadapkan kepada dua hari yang penuh keriuhan. Seperti yang disinggung pada paragraf sebelumnya, manajer asal Prancis tersebut mesti melepas pemain supaya bisa membeli pemain baru. Menyelesaikan aksi ini jauh lebih sulit ketimbang kelihatannya. Dan mau tau mau, Wenger harus menghadapi sendiri masalah yang ia buat.<\/p>\n<p>Sudah sejak bulan Juni, beberapa pemain Arsenal ditengarai masuk dalam daftar jual. Pemain-pemain ini meliputi pemain seperti Lucas Perez, Joel Campbell, Mathieu Debuchy, Theo Walcott, dan Kieran Gibbs. Beranjak ke bulan Juli, nama Alex Oxlade-Chamberlain masuk ke dalam daftar tersebut lantaran enggan memperpanjang kontraknya.<\/p>\n<p>Salah satu masalah yang menghambat kepergian mereka adalah gaji yang tinggi. Walcott, misalnya, sulit untuk dilepas karena standar gaji dirinya terlalu tinggi untuk klub-klub seperti West Ham United atau Everton. Masalah yang sama terjadi untuk Gibbs, Lucas, dan Debuchy. Klub-klub dari luar Inggris perlu menghitung ulang apabila ingin mendapatkan mereka.<\/p>\n<p>Arsenal tak membantu mereka untuk segera hengkang, setidaknya sikap seperti itu yang terbaca. Wenger sadar bahwa Arsenal akan menangguk kerugian besar apabila melepas mereka dengan harga murah. Seperti misalnya banderol Gibbs, yang sempat berada di kisaran 16 juta paun. Saat ini, Gibbs hampir mencapai kesepakatan dengan Watford di angka 6 juta paun saja.<\/p>\n<p>Membanting harga seharusnya sudah dilakukan sejak bulan Juni. Kesadaran bahwa performa buruk dari pemain-pemain ini, kecuali Lucas Perez dan Joel Campbell, akan berpotensi menghancurkan harga harusnya sudah ada. Namun Wenger terus menahan diri dan bahkan pemain seperti Debuchy masih berstatus pemain Arsenal.<\/p>\n<p>The Gunners bisa turun tangan untuk meringankan beban gaji klub peminat dengan membayar beberapa persen dari gaji si pemain. Hal yang sama pernah akan dilakukan Tottenham Hotspur ketika berusaha \u201cmenyingkirkan\u201d Emmanuel Adebayor, yang kesulitan mendapatkan peminat karena tingginya gaji.<\/p>\n<p>Saat itu, gaji Adebayor mencapai 100 ribu paun per pekan. West Ham sudah menyatakan tertarik untuk meminjam, tapi keberatan dengan gaji si pemain. Akhirnya, <em>chairman<\/em> Spurs, Daniel Levy bersedia membayar separuh gaji Adebayor selama satu musim hingga kontraknya habis. Meski transfer tak terealisasi, namun cara yang sama bisa dilakukan Arsenal.<\/p>\n<p>Memang, hal ini akan mendatangkan kerugian dari sisi ekonomi. Namun, Arsenal akan menderita kerugian yang lebih besar apabila tak segera melepas para <em>\u201cdeadwood\u201d<\/em> yang membebani dalam hal jumlah pemain di dalam skuat utama. Dengan menghilangkan mereka dari daftar skuat, Arsenal bisa segera melakukan pembelian (panik).<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"http:\/\/media.gettyimages.com\/photos\/andre-santos-of-arsenal-during-the-fa-cup-fourth-round-match-between-picture-id160096923\" width=\"1024\" height=\"779\" \/><\/p>\n<h3><strong>Akankah terulang kembali?<\/strong><\/h3>\n<p>Setelah digulung Manchester United dengan skor 8-2, Wenger terlihat panik di jendela transfer. Meriam London akhirnya memboyong beberapa pemain seperti Mikel Arteta, Per Mertesacker, Yossi Benayoun, Park Chu-young, dan \u201csang legenda\u201d, Andre Santos. Total, saat itu, Wenger membelanjakan 27 juta paun dalam waktu 48 jam.<\/p>\n<p>Situasi yang sama kembali terjadi. Jendela transfer 2017\/2018 tinggal menyisakan 48 jam waktu efektif. Celakanya, Wenger tak hanya perlu membeli, namun ia harus menjual. Tingkat kesulitan yang saat ini dihadapi dua kali lebih berat ketimbang tahun 2011 yang lalu. Musim ini ditentukan oleh seberapa panik Wenger di meja perundingan.<\/p>\n<p>Jika berhasil melepas para <em>\u201cdeadwood\u201d<\/em> di atas, Wenger setidaknya harus membeli tiga pemain. Bukan sembarang pemain, tetapi mereka yang bisa mengangkat kualitas tim. Tiga pemain yang dimaksud berposisi sebagai bek tengah, bek sayap, dan gelandang sentral.<\/p>\n<p>Dengan asumsi bahwa Shkodran Mustafi akan segera bergabung dengan Internazionale Milano, Wenger tak bisa memasrahkan lini pertahanan kepada Rob Holding dan Calum Chambers. Gooners sudah melihat bagaimana jatuhnya kepercayaan diri Holding saat ini. Bagaimana dengan Chambers? Tak bijak untuk terlalu merepotkan dirinya dengan tanggung jawab.<\/p>\n<p>Dari Liga Primer Inggris, ada Virgil van Dijk yang masuk akal untuk didekati. Alternatif lain adalah mendekati pemain seperti Jonny Evans. Dari luar Inggris, ada bek favorit Wenger, Kostas Manolas, yang bisa dijadikan prospek. Kuncinya adalah tawaran pada kesempatan pertama. jika tawaran perdana sudah tak menarik, jangan harap bisa membeli pemain dengan cepat.<\/p>\n<p>Untuk lini tengah, pilihan lebih beragam. Jean Michael Seri tengah kecewa berat dengan manajemen OGC Nice. Ini situasi yang ideal untuk memboyong pemain. Pilihan lain bisa mendekati Kevin Kampl, Carlos Soler, atau Rafinha Alcantara. Di lini tengah, pilihan memang lebih beragam, dengan situasi yang juga berbeda-beda.<\/p>\n<p>Untuk bek sayap, situasinya lebih pelik. Tak banyak bek sayap bagus yang tersedia di bursa transfer. Terakhir ada nama Serge Aurier yang sayang sekali sudah bergabung dengan Tottenham Hotspur. Alternatif lain adalah Sergi Roberto dari Barcelona, atau Elseid Hysaj. Nama terakhir berkembang pesat di bawah asuhan Maurizio Sarri.<\/p>\n<p>Soal besarnya dana sudah tak perlu terlalu pusing untuk dipikirkan. Kondisi keuangan yang sudah sehat tentu seharusnya bisa membuat Wenger lebih fleksibel di jendela transfer. Kuncinya adalah menjual pemain, dengan cara apa saja, dan membeli pemain dengan mengajukan penawaran perdana semenarik mungkin.<\/p>\n<p>Ini semua supaya pembelian panik ini lebih berarti, ketimbang tahun 2011, di mana dua pemain berhasil dan sisanya adalah lelucon.<\/p>\n<p><strong>Author: <\/strong><em><strong>Yamadipati Seno (<a class=\"ProfileHeaderCard-screennameLink u-linkComplex js-nav\" href=\"https:\/\/twitter.com\/arsenalskitchen\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span class=\"username u-dir\" dir=\"ltr\">@<b class=\"u-linkComplex-target\">arsenalskitchen<\/b><\/span><\/a>)<\/strong><br \/>\n<\/em><em>Koki Arsenal&#8217;s Kitchen<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Paling tidak, Arsenal punya waktu efektif dua hari untuk memperbaiki skuat di jendela transfer musim panas ini. Mengingat cukup banyak pemain yang ingin hengkang, Arsene Wenger akan kesulitan sepanjang musim ini apabila menghabiskan energi untuk mempertahankan mereka. Maka, bekerja cepat adalah jawabannya. Wenger akan dihadapkan kepada dua hari yang penuh keriuhan. Seperti yang disinggung pada paragraf sebelumnya, manajer asal Prancis tersebut mesti melepas pemain supaya bisa membeli pemain baru. Menyelesaikan aksi ini jauh lebih sulit ketimbang kelihatannya. Dan mau tau mau, Wenger harus menghadapi sendiri masalah yang ia buat. Sudah sejak bulan Juni, beberapa pemain Arsenal ditengarai masuk dalam daftar jual. Pemain-pemain ini meliputi pemain seperti Lucas Perez, Joel Campbell, &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/30\/pembelian-panik-arsenal\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Supaya Pembelian Panik Arsenal Menjadi Lebih Berarti&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":9991,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[69,74],"tags":[120,286,129],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Supaya Pembelian Panik Arsenal Menjadi Lebih Berarti | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Paling tidak, Arsenal dan Arsene Wenger punya waktu efektif dua hari untuk memperbaiki skuat di jendela transfer musim panas ini.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/30\/pembelian-panik-arsenal\/\" \/>\n<link rel=\"next\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/30\/pembelian-panik-arsenal\/2\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Supaya Pembelian Panik Arsenal Menjadi Lebih Berarti | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Paling tidak, Arsenal dan Arsene Wenger punya waktu efektif dua hari untuk memperbaiki skuat di jendela transfer musim panas ini.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/30\/pembelian-panik-arsenal\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-08-30T06:30:23+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2017-08-30T03:46:03+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/GettyImages-839484286.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1024\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"707\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/30\/pembelian-panik-arsenal\/\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/30\/pembelian-panik-arsenal\/\",\"name\":\"Supaya Pembelian Panik Arsenal Menjadi Lebih Berarti | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/30\/pembelian-panik-arsenal\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/30\/pembelian-panik-arsenal\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/GettyImages-839484286.jpg\",\"datePublished\":\"2017-08-30T06:30:23+00:00\",\"dateModified\":\"2017-08-30T03:46:03+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Paling tidak, Arsenal dan Arsene Wenger punya waktu efektif dua hari untuk memperbaiki skuat di jendela transfer musim panas ini.\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/30\/pembelian-panik-arsenal\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/30\/pembelian-panik-arsenal\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/GettyImages-839484286.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/GettyImages-839484286.jpg\",\"width\":1024,\"height\":707,\"caption\":\"Arsenal\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Supaya Pembelian Panik Arsenal Menjadi Lebih Berarti | Football Tribe Indonesia","description":"Paling tidak, Arsenal dan Arsene Wenger punya waktu efektif dua hari untuk memperbaiki skuat di jendela transfer musim panas ini.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/30\/pembelian-panik-arsenal\/","next":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/30\/pembelian-panik-arsenal\/2\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Supaya Pembelian Panik Arsenal Menjadi Lebih Berarti | Football Tribe Indonesia","og_description":"Paling tidak, Arsenal dan Arsene Wenger punya waktu efektif dua hari untuk memperbaiki skuat di jendela transfer musim panas ini.","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/30\/pembelian-panik-arsenal\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2017-08-30T06:30:23+00:00","article_modified_time":"2017-08-30T03:46:03+00:00","og_image":[{"width":1024,"height":707,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/GettyImages-839484286.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/30\/pembelian-panik-arsenal\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/30\/pembelian-panik-arsenal\/","name":"Supaya Pembelian Panik Arsenal Menjadi Lebih Berarti | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/30\/pembelian-panik-arsenal\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/30\/pembelian-panik-arsenal\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/GettyImages-839484286.jpg","datePublished":"2017-08-30T06:30:23+00:00","dateModified":"2017-08-30T03:46:03+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Paling tidak, Arsenal dan Arsene Wenger punya waktu efektif dua hari untuk memperbaiki skuat di jendela transfer musim panas ini.","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/30\/pembelian-panik-arsenal\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/30\/pembelian-panik-arsenal\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/GettyImages-839484286.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/GettyImages-839484286.jpg","width":1024,"height":707,"caption":"Arsenal"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9990"}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9990"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9990\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9991"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9990"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9990"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9990"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}