{"id":9964,"date":"2017-08-30T09:00:23","date_gmt":"2017-08-30T02:00:23","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=9964"},"modified":"2017-08-30T15:45:19","modified_gmt":"2017-08-30T08:45:19","slug":"alasan-berhadapan-dengan-fiji","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/30\/alasan-berhadapan-dengan-fiji\/","title":{"rendered":"Alasan Politis Penyebab Timnas Indonesia Berhadapan dengan Fiji"},"content":{"rendered":"<p>Apabila Anda bertanya-tanya mengapa Indonesia bisa berhadapan dengan Fiji dalam sebuah laga uji tanding internasional, Anda tidak salah. Karena biasanya dua negara bertemu dalam sebuah laga internasional apalagi yang bertajuk persahabatan tujuan utamanya adalah meningkatkan posisi mereka di rangking FIFA. Karena itu lawan yang dicari adalah negara yang punya peringkat lebih baik.<\/p>\n<p>Sementara berdasarkan data terakhir per Agustus 2017, saat ini Fiji berada di peringkat 181 FIFA. Posisi terbaik mereka adalah di peringkat 180. Posisi Fiji tersebut terpaut lumayan jauh dengan Indonesia yang saat ini berada di peringkat 175. Apalagi dari berbagai laga uji tanding internasional yang negara Pasifik tersebut lakukan sepanjang tahun 2017 ini, tidak ada yang benar-benar mengesankan. Jadi apa urgensinya sampai Indonesia kemudian bisa berhadapan dengan Fiji di sebuah laga uji tanding internasional?<\/p>\n<p>Boleh jadi penyebab utama dari bertandingnya Indonesia berhadapan dengan Fiji tidak benar-benar terkait urusan sepak bola. Yang terjadi beberapa bulan sebelumnya bisa jadi alasan besar mengapa Indonesia kemudian sampai bisa berhadapan dengan negara kepulauan di Pasifik selatan tersebut.<\/p>\n<p>Sejak awal tahun 2017 ini, semakin menghangat isu pemisahan Papua dari Republik Indonesia. Isu ini memang tergolong sesuatu yang lama. Tetapi dalam setahun ke belakang, isu tersebut kembali menjadi bahan pembicaraan karena kelompok pembebasan Papua, United Liberation Movement for West Papua (ULMWP), sudah mendirikan kantor perwakilan di beberapa negara di kawasan Pasifik.<\/p>\n<p>Ditambah lagi enam negara di Kepulauan Pasifik, Vanuatu, Kepulauan Solomon, Kepulauan Marshall, Nauru, Tonga, dan Tuvalu secara terbuka memberikan dukungan mereka untuk lepasnya Papua dari Indonesia dalam sebuah sidang umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada tahun 2016 lalu. Keenam negara ini berpendapat bahwa sudah saatnya Papua menentukan nasib mereka mengingat banyaknya isu pelanggaran Hak Asasi Manusia yang terjadi di kawasan tersebut.<\/p>\n<p>Sementara itu Fiji, justru memiliki sikap yang berbeda dengan negara Kepulauan Pasifik yang lain. Fiji mendukung Papua tetap berada di dalam bingkai Republik Indonesia. Dukungan dari negara berpenduduk 909 ribu tersebut dibuktikan dengan bagaimana mereka melibatkan Indonesia dalam konferensi negara-negara kawasan Pasifik Selatan, <em>Melanesian Spearhead Group<\/em> (MSG). Selain Fiji, satu negara lain yang mendukung Indonesia terkait masalah Papua adalah negara tetangga, Papua Nugini.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<figure style=\"width: 740px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium\" src=\"http:\/\/beritainternusa.com\/wp-content\/uploads\/2016\/12\/2311535edy-rahmayadi-imam-nahrawi780x390-740x390.jpeg\" width=\"740\" height=\"390\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Kredit: Inter Nusa<\/figcaption><\/figure>\n<h3><strong>Sepak bola Indonesia sudah lama kental dengan nuansa politis<\/strong><\/h3>\n<p>Lagi-lagi bukan hal baru yang terjadi di Indonesia, andai memang alasan utama Indonesia berhadapan dengan Fiji terkait dengan dukungan negara tersebut dalam permasalahan dengan Papua. Karena memang sejak lama olahraga, terutama sepak bola, memiliki kaitan erat dengan dunia politik.<\/p>\n<p>Presiden pertama, Ir. Soekarno adalah yang paling kentara \u201cmenggunakan\u201d sepak bola sebagai bagian pergerakan politik yang ia lakukan ketimbang presiden-presiden lain yang sempat memimpin Indonesia. Bahkan dalam beberapa kesempatan, beliau sempat menyebut bahwa sepak bola adalah \u201calat revolusi\u201d.<\/p>\n<p>Anda bisa membaca literatur atau teks lain soal <em>Games of New Emerging Forces<\/em> atau Ganefo. Ini merupakan perhelatan olahraga serupa Olimpiade yang diprakarsai oleh Bung Karno dan digelar pada tahun 1963. Ide penyelenggaraan pesta olahraga ini merupakan hasil dari konsepsi negara-negara Asia, Afrika, dan Amerika Latin yang telah lepas dari imperialisme dan kolonialisme setelah Perang Dunia 2.<\/p>\n<p>Ganefo digunakan sebagai media untuk menunjukan kepada dunia, Indonesia berada di posisi terdepan untuk membangun tatanan dunia baru yang lebih baik. Saksi bisu Ganefo masih bisa Anda lihat saat ini yakni stadion kebanggaan kita, Gelora Bung Karno dan komplek olahraga Istora Senayan.<\/p>\n<p>Juga soal lawatan internasional yang dilakukan oleh Indonesia ke sejumlah negara terutama benua Eropa sekitar tahun 1950 hingga 1960. Tujuan dari perjalanan tersebut adalah memperkenalkan Indonesia ke mata dunia. Sebelum berangkat, Soekarno menitipkan pesan yang kemudian melegenda kepada penyerang timnas, Sucipto Suntoro, yang akan selalu tertanam benar ke dalam hatinya.\u00a0&#8220;Kau, Gareng, lawan si Belanda itu. Tunjukkan bahwa bangsa Indonesia itu bangsa besar!&#8221;, ujar Soekarno.<\/p>\n<p>Di masa-masa selanjutnya, kita juga bisa melihat bagaimana sepak bola menjadi alat atau tunggangan seseorang untuk meraih tujuan politisnya. Masih kental tentunya di ingatan bagaimana dulu ketika masih dimanja oleh anggaran daerah, klub sepak bola acapkali digunakan untuk melanggengkan seseorang untuk bisa menduduki sebuah kekuasaan.<\/p>\n<p>Bahkan ketika terjadi konflik antara Kementerian Pemuda dan Olahraga dengan PSSI yang berujung dengan sanksi dari FIFA, lagi-lagi ada beberapa pihak yang menunggangi isu ini demi kepentingan politik mereka.<\/p>\n<p>Maka seandainya memang alasan besar mengapa timnas Indonesia berhadapan dengan Fiji lebih banyak disebabkan oleh sesuatu yang politis, ya mau bagaimana lagi? Tidak ada olahraga yang sepopuler dan menyedot perhatian banyak massa seperti yang dilakukan oleh sepak bola.<\/p>\n<p><strong>Author: <\/strong><em><strong>Aun Rahman (<a class=\"ProfileCard-screennameLink u-linkComplex js-nav\" href=\"https:\/\/twitter.com\/aunrrahman\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span class=\"username u-dir\" dir=\"ltr\">@<b class=\"u-linkComplex-target\">aunrrahman<\/b><\/span><\/a>)<\/strong><br \/>\n<\/em><em>Penikmat sepak bola dalam negeri yang (masih) percaya Indonesia mampu tampil di Piala Dunia<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Apabila Anda bertanya-tanya mengapa Indonesia bisa berhadapan dengan Fiji dalam sebuah laga uji tanding internasional, Anda tidak salah. Karena biasanya dua negara bertemu dalam sebuah laga internasional apalagi yang bertajuk persahabatan tujuan utamanya adalah meningkatkan posisi mereka di rangking FIFA. Karena itu lawan yang dicari adalah negara yang punya peringkat lebih baik. Sementara berdasarkan data terakhir per Agustus 2017, saat ini Fiji berada di peringkat 181 FIFA. Posisi terbaik mereka adalah di peringkat 180. Posisi Fiji tersebut terpaut lumayan jauh dengan Indonesia yang saat ini berada di peringkat 175. Apalagi dari berbagai laga uji tanding internasional yang negara Pasifik tersebut lakukan sepanjang tahun 2017 ini, tidak ada yang benar-benar mengesankan. &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/30\/alasan-berhadapan-dengan-fiji\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Alasan Politis Penyebab Timnas Indonesia Berhadapan dengan Fiji&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":9915,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[88,86],"tags":[129,1761,147,299],"class_list":["post-9964","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bola","category-nasional","tag-featured","tag-fiji","tag-pssi","tag-timnas-indonesia"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Alasan Politis Penyebab Timnas Indonesia Berhadapan dengan Fiji | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Apabila Anda bertanya-tanya mengapa timnas Indonesia bisa berhadapan dengan Fiji dalam sebuah laga uji tanding internasional, Anda tidak salah.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/30\/alasan-berhadapan-dengan-fiji\/\" \/>\n<link rel=\"next\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/30\/alasan-berhadapan-dengan-fiji\/2\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Alasan Politis Penyebab Timnas Indonesia Berhadapan dengan Fiji | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Apabila Anda bertanya-tanya mengapa timnas Indonesia bisa berhadapan dengan Fiji dalam sebuah laga uji tanding internasional, Anda tidak salah.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/30\/alasan-berhadapan-dengan-fiji\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-08-30T02:00:23+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2017-08-30T08:45:19+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/DITafYxVwAATH2t.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1199\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"625\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/30\\\/alasan-berhadapan-dengan-fiji\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/30\\\/alasan-berhadapan-dengan-fiji\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"tribeindonesia\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"headline\":\"Alasan Politis Penyebab Timnas Indonesia Berhadapan dengan Fiji\",\"datePublished\":\"2017-08-30T02:00:23+00:00\",\"dateModified\":\"2017-08-30T08:45:19+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/30\\\/alasan-berhadapan-dengan-fiji\\\/\"},\"wordCount\":724,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/30\\\/alasan-berhadapan-dengan-fiji\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/08\\\/DITafYxVwAATH2t.jpg\",\"keywords\":[\"Featured\",\"Fiji\",\"PSSI\",\"Timnas Indonesia\"],\"articleSection\":[\"Bola\",\"Nasional\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/30\\\/alasan-berhadapan-dengan-fiji\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/30\\\/alasan-berhadapan-dengan-fiji\\\/\",\"name\":\"Alasan Politis Penyebab Timnas Indonesia Berhadapan dengan Fiji | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/30\\\/alasan-berhadapan-dengan-fiji\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/30\\\/alasan-berhadapan-dengan-fiji\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/08\\\/DITafYxVwAATH2t.jpg\",\"datePublished\":\"2017-08-30T02:00:23+00:00\",\"dateModified\":\"2017-08-30T08:45:19+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Apabila Anda bertanya-tanya mengapa timnas Indonesia bisa berhadapan dengan Fiji dalam sebuah laga uji tanding internasional, Anda tidak salah.\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/30\\\/alasan-berhadapan-dengan-fiji\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/30\\\/alasan-berhadapan-dengan-fiji\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/08\\\/DITafYxVwAATH2t.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/08\\\/DITafYxVwAATH2t.jpg\",\"width\":1199,\"height\":625,\"caption\":\"Kredit: PSSI\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/author\\\/tribeindonesia\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Alasan Politis Penyebab Timnas Indonesia Berhadapan dengan Fiji | Football Tribe Indonesia","description":"Apabila Anda bertanya-tanya mengapa timnas Indonesia bisa berhadapan dengan Fiji dalam sebuah laga uji tanding internasional, Anda tidak salah.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/30\/alasan-berhadapan-dengan-fiji\/","next":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/30\/alasan-berhadapan-dengan-fiji\/2\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Alasan Politis Penyebab Timnas Indonesia Berhadapan dengan Fiji | Football Tribe Indonesia","og_description":"Apabila Anda bertanya-tanya mengapa timnas Indonesia bisa berhadapan dengan Fiji dalam sebuah laga uji tanding internasional, Anda tidak salah.","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/30\/alasan-berhadapan-dengan-fiji\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2017-08-30T02:00:23+00:00","article_modified_time":"2017-08-30T08:45:19+00:00","og_image":[{"width":1199,"height":625,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/DITafYxVwAATH2t.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/30\/alasan-berhadapan-dengan-fiji\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/30\/alasan-berhadapan-dengan-fiji\/"},"author":{"name":"tribeindonesia","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"headline":"Alasan Politis Penyebab Timnas Indonesia Berhadapan dengan Fiji","datePublished":"2017-08-30T02:00:23+00:00","dateModified":"2017-08-30T08:45:19+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/30\/alasan-berhadapan-dengan-fiji\/"},"wordCount":724,"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/30\/alasan-berhadapan-dengan-fiji\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/DITafYxVwAATH2t.jpg","keywords":["Featured","Fiji","PSSI","Timnas Indonesia"],"articleSection":["Bola","Nasional"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/30\/alasan-berhadapan-dengan-fiji\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/30\/alasan-berhadapan-dengan-fiji\/","name":"Alasan Politis Penyebab Timnas Indonesia Berhadapan dengan Fiji | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/30\/alasan-berhadapan-dengan-fiji\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/30\/alasan-berhadapan-dengan-fiji\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/DITafYxVwAATH2t.jpg","datePublished":"2017-08-30T02:00:23+00:00","dateModified":"2017-08-30T08:45:19+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Apabila Anda bertanya-tanya mengapa timnas Indonesia bisa berhadapan dengan Fiji dalam sebuah laga uji tanding internasional, Anda tidak salah.","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/30\/alasan-berhadapan-dengan-fiji\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/30\/alasan-berhadapan-dengan-fiji\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/DITafYxVwAATH2t.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/DITafYxVwAATH2t.jpg","width":1199,"height":625,"caption":"Kredit: PSSI"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9964","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9964"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9964\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9915"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9964"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9964"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9964"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}