{"id":9932,"date":"2017-08-29T12:00:52","date_gmt":"2017-08-29T05:00:52","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=9932"},"modified":"2017-08-29T11:45:57","modified_gmt":"2017-08-29T04:45:57","slug":"tim-sepak-bola-game-thrones","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/29\/tim-sepak-bola-game-thrones\/","title":{"rendered":"Tim Sepak Bola dari Karakter Game of Thrones"},"content":{"rendered":"<p>Seri <em>Game of Thrones<\/em> (GoT) sudah menyelesaikan musim ketujuh mereka. Banyak reaksi berbeda ditunjukan setelah menonton episode terakhir musim ketujuh dari seri yang diangkat dari novel <em>best seller<\/em> karya George R.R. Martin berjudul <em>\u201cA Song of Ice and Fire\u201d.<\/em><\/p>\n<p>Sejak tayang perdana pada April 2011 lalu, GoT sudah menyedot banyak sekali penonton, meskipun pada awalnya dianggap tidak terlalu menarik karena tema fantasi abad pertengahan sudah menjadi ciri khas dari film lain yang juga diangkat dari novel, <em>Lord of The Rings.<\/em><\/p>\n<p>Setelah sebuah kesebelasan dari tim DC dan Marvel, kini kami sedikit kembali berimajinasi. Bagaimana seandainya karakter-karakter di Game of Thrones ini bergabung dalam sebuah kesebelasan sepak bola?<\/p>\n<p>Bisa jadi seperti ini kira-kira:<\/p>\n<figure style=\"width: 1085px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium\" src=\"https:\/\/i2.wp.com\/www.adventuresinpoortaste.com\/wp-content\/uploads\/2014\/06\/the-mountain-gregor-clegane-game-of-thrones.png?fit=1085%2C645\" width=\"1085\" height=\"645\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Kredit: Poor Taste<\/figcaption><\/figure>\n<h3><strong>Kiper: Gregor Clegane (The Mountain)<\/strong><\/h3>\n<p>Tinggi, besar, dan juga sangat bengis. Gregor Clegane adalah sosok yang tepat untuk mengisi posisi kiper di tim GoT ini. Tubuh besarnya memang betul-betul superior. Karena itu ia mendapat julukan \u201cThe Mountain\u201d. Ia semakin kuat dan berbahaya setelah \u201cdibangkitkan kembali\u201d oleh Maester Qyburn setelah hampir tewas akibat pertarungan melawan Oberyn Martell.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<figure style=\"width: 1920px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium\" src=\"https:\/\/hdqwalls.com\/wallpapers\/tormund-giantsbane-game-of-thrones-qhd.jpg\" width=\"1920\" height=\"1080\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Kredit: HDQ Walls<\/figcaption><\/figure>\n<h3><strong>Bek tengah: Tormund Giantsbane, Briane of Tarth, Sandor Cleagane (The Hound)<\/strong><\/h3>\n<p>Lini pertahanan tim GoT ini akan diisi oleh para karakter lain yang berbadan kekar dan tinggi. Adik dari The Mountain, Sandor Clegane alias The Hound, menjadi satu nama yang sesuai untuk mengisi posisi di tiga pemain bertahan. Sandor memang tidak sebesar sang kakak, Gregor. Akan tetapi ia merupakan petarung yang kuat dan sangat sesuai untuk menjadi penggalang pertahanan.<\/p>\n<p>Sementara dua nama lain adalah pasangan <em>powerhouse<\/em> yang mungkin bisa memiliki kisah yang unik dalam seri ini. Tormund Giantsbane dan si wanita besar, Brianne of Tarth, akan saling membantu untuk mengawal pertahanan.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<figure style=\"width: 1024px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium\" src=\"https:\/\/static.comicvine.com\/uploads\/original\/11123\/111235159\/5969917-6740775498-bronn.jpg\" width=\"1024\" height=\"576\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Kredit: Comic Vine<\/figcaption><\/figure>\n<h3><strong>Gelandang sayap kanan: Ser Bronn of Blackwater<\/strong><\/h3>\n<p>Mungkin gayanya agak urakan, tetapi ia adalah petarung sejati yang selalu bisa keluar dari situasi sulit. Posisi gelandang kanan menjadi sangat cocok untuk Bronn yang awalnya merupakan pengawal pribadi dari Tyrion Lannister ini. Ia sudah mengalami banyak pertarungan dan bahkan \u201champir\u201d melumpuhkan seekor naga.<\/p>\n<figure style=\"width: 2000px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium\" src=\"http:\/\/vignette2.wikia.nocookie.net\/gameofthrones\/images\/2\/29\/Bran-stark-and-hodor-issac-hempstead-wright-and-kristian-nairn-helen-sloan.jpeg\/revision\/latest\/scale-to-width-down\/2000?cb=20120223001425\" width=\"2000\" height=\"1331\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Kredit: GoT Wiki<\/figcaption><\/figure>\n<h3><strong>Gelandang tengah: Bran Stark dan Arya Stark<\/strong><\/h3>\n<p>Pusat kontrol permainan akan dipegang oleh Stark bersaudara. Arya Stark yang lebih lincah akan memiliki tugas yang lebih ofensif. Membantu para penyerang untuk membongkar pertahanan lawan. Sementara tugas mengalirkan bola akan diberikan kepada Bran Stark dengan visinya sebagai Three Eyed Raven yang sudah bisa mengetahui kejadian-kejadian di waktu mendatang.<\/p>\n<figure style=\"width: 980px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium\" src=\"http:\/\/digitalspyuk.cdnds.net\/16\/21\/980x490\/landscape-1464109266-got605-090315-hs-dsc1382.jpg\" width=\"980\" height=\"490\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Kredit: Digital Spy<\/figcaption><\/figure>\n<h3><strong>Gelandang sayap kiri: Euron Greyjoy<\/strong><\/h3>\n<p>Salah satu tokoh yang penggambarannya tidak terlalu bagus dalam versi seri. Padahal dalam novel, Euron Greyjoy adalah salah satu tokoh kuat dalam cerita. Di versi layar ia lebih mirip perompak atau bajak laut yang arogan karena punya armada yang luar biasa, padahal sebenarnya ia adalah ksatria hebat. Bahkan di novel diceritakan bahwa Euron memiliki sebagian dari perkakas yang bisa digunakan untuk bertarung melawan naga. Euron Greyjoy akan sangat bagus bermain di sayap kiri.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<figure style=\"width: 1024px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium\" src=\"http:\/\/i.lv3.hbo.com\/assets\/images\/series\/game-of-thrones\/character\/s7\/cersei-lannister-1024.jpg\" width=\"1024\" height=\"576\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Kredit: HBO<\/figcaption><\/figure>\n<h3><strong>Penyerang sayap kanan: Cersei Lannister<\/strong><\/h3>\n<p><em>Fierce and dangerous<\/em>. Boleh jadi itu dua kata yang tepat untuk menggambarkan seorang Cersei Lannister. Ia kejam dan bisa melakukan hal-hal yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya. Ia sangat cocok menjadi penyerang yang membahayakan pertahanan lawan. Bahkan sepertinya ia sangat bagus untuk melakukan \u201cpenyelesaian akhir\u201d. Anda ingat bagaimana ia meledakkan sekaligus membakar habis Great Sept of Baelor?<\/p>\n<figure style=\"width: 1280px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium\" src=\"http:\/\/i.lv3.hbo.com\/assets\/images\/series\/game-of-thrones\/character\/s7\/jon-snow-1280.jpg\" width=\"1280\" height=\"720\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Kredit: HBO<\/figcaption><\/figure>\n<h3><strong>Penyerang tengah: Jon Snow<\/strong><\/h3>\n<p>Kisah hidup Jon Snow adalah favorit di berbagai kalangan. Cerita tentang bagaimana seorang yang awalnya bukan siapa-siapa ternyata memiliki takdir besar untuk melakukan hal yang besar. Banyak pertarungan dan mengalami fenomena-fenomena yang luar biasa membuat Jon selalu menjadi lebih hebat lagi dari sebelumnya. Kisah Jon Snow ini memang agak mirip dengan kisah Cinderella milik Jamie Vardy. Ia akan menjadi ujung tombak tim untuk mengalahkan lawan.<\/p>\n<figure style=\"width: 1024px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium\" src=\"http:\/\/ll-c.ooyala.com\/e1\/0zbzl1YjE6aGieXwWfDiAGcsck10zWb9\/promo323723448\" width=\"1024\" height=\"576\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Kredit: GoT Wiki<\/figcaption><\/figure>\n<h3><strong>Penyerang sayap kiri: Daenerys Targaryen<\/strong><\/h3>\n<p>Pergerakan Jon Snow di sektor serangan akan ditopang oleh Daenerys Targaryen. <em>Mother of Dragons<\/em> ini memang luar biasa. Meskipun sejauh ini belum diketahui kemampuan bertarungnya, tetapi Daenerys adalah sosok hebat yang dikagumi oleh para pengikutnya. Belum lagi berbicara soal naga yang dimilikinya.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<figure style=\"width: 1920px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium\" src=\"https:\/\/typeset-beta.imgix.net\/2016\/4\/4\/tyrion-lannister-1920-8a5b9538-e833-41d0-b420-21ef072e7b1a.jpg\" width=\"1920\" height=\"1080\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Kredit: Romper<\/figcaption><\/figure>\n<h3><strong>Pelatih: Tyrion Lannister<\/strong><\/h3>\n<p>Cerdik bukan main dan pintar menempatkan diri dalam berbagai situasi. Tyrion Lannister adalah sosok yang sesuai untuk menjadi pelatih kesebelasan sepak bola berdasarkan karakter dari seri <em>Game of Thrones<\/em> ini. Ia juga punya kemampuan berbicara yang bagus. Tentunya hal tersebut adalah elemen yang sangat penting bagi seorang pelatih. Walaupun belakangan, di musim ketujuh ini, Tyrion tidak terlalu realistis lagi dan lebih sentimentil ketimbang biasanya.<\/p>\n<p><strong>\u00a0<img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"http:\/\/cdn.business2community.com\/wp-content\/uploads\/2016\/03\/wenn23642411-2.jpg\" width=\"612\" height=\"380\" \/><\/strong><\/p>\n<h3><strong>Asisten pelatih: Ser Davos Seaworth<\/strong><\/h3>\n<p>Sama seperti Tyrion, Ser Davos juga memiliki kemampuan berbicara yang sangat bagus. Pengalamannya sebagai <em>second command<\/em> sangat baik ketika masih mengikuti Stannis Baratheon atau kini menjadi tangan kanan Jon Snow. Ser Davos adalah sosok yang tepat untuk membantu Tyrion Lannister dalam menjalankan tim.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-9933 size-large\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/4415-1024x1024.jpg\" alt=\"\" width=\"1024\" height=\"1024\" \/><\/p>\n<p><strong>Author: <\/strong><em><strong>Aun Rahman (<a class=\"ProfileHeaderCard-screennameLink u-linkComplex js-nav\" href=\"https:\/\/twitter.com\/aunrrahman\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span class=\"username u-dir\" dir=\"ltr\">@<b class=\"u-linkComplex-target\">aunrrahman<\/b><\/span><\/a>)<\/strong><br \/>\n<\/em><em>Penikmat sepak bola dalam negeri yang (masih) percaya Indonesia mampu tampil di Piala Dunia<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Seri Game of Thrones (GoT) sudah menyelesaikan musim ketujuh mereka. Banyak reaksi berbeda ditunjukan setelah menonton episode terakhir musim ketujuh dari seri yang diangkat dari novel best seller karya George R.R. Martin berjudul \u201cA Song of Ice and Fire\u201d. Sejak tayang perdana pada April 2011 lalu, GoT sudah menyedot banyak sekali penonton, meskipun pada awalnya dianggap tidak terlalu menarik karena tema fantasi abad pertengahan sudah menjadi ciri khas dari film lain yang juga diangkat dari novel, Lord of The Rings. Setelah sebuah kesebelasan dari tim DC dan Marvel, kini kami sedikit kembali berimajinasi. Bagaimana seandainya karakter-karakter di Game of Thrones ini bergabung dalam sebuah kesebelasan sepak bola? Bisa jadi seperti &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/29\/tim-sepak-bola-game-thrones\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Tim Sepak Bola dari Karakter Game of Thrones&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":9934,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[93,90],"tags":[129,1349,122],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Tim Sepak Bola dari Karakter Game of Thrones | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Sejak tayang perdana pada April 2011 lalu, Game of Thrones sudah menyedot banyak sekali penonton, meskipun pada awalnya dianggap tidak terlalu menarik.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/29\/tim-sepak-bola-game-thrones\/\" \/>\n<link rel=\"next\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/29\/tim-sepak-bola-game-thrones\/2\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Tim Sepak Bola dari Karakter Game of Thrones | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Sejak tayang perdana pada April 2011 lalu, Game of Thrones sudah menyedot banyak sekali penonton, meskipun pada awalnya dianggap tidak terlalu menarik.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/29\/tim-sepak-bola-game-thrones\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-08-29T05:00:52+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2017-08-29T04:45:57+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/4414.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"674\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/29\/tim-sepak-bola-game-thrones\/\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/29\/tim-sepak-bola-game-thrones\/\",\"name\":\"Tim Sepak Bola dari Karakter Game of Thrones | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/29\/tim-sepak-bola-game-thrones\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/29\/tim-sepak-bola-game-thrones\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/4414.jpg\",\"datePublished\":\"2017-08-29T05:00:52+00:00\",\"dateModified\":\"2017-08-29T04:45:57+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Sejak tayang perdana pada April 2011 lalu, Game of Thrones sudah menyedot banyak sekali penonton, meskipun pada awalnya dianggap tidak terlalu menarik.\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/29\/tim-sepak-bola-game-thrones\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/29\/tim-sepak-bola-game-thrones\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/4414.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/4414.jpg\",\"width\":1200,\"height\":674,\"caption\":\"Game of Thrones\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Tim Sepak Bola dari Karakter Game of Thrones | Football Tribe Indonesia","description":"Sejak tayang perdana pada April 2011 lalu, Game of Thrones sudah menyedot banyak sekali penonton, meskipun pada awalnya dianggap tidak terlalu menarik.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/29\/tim-sepak-bola-game-thrones\/","next":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/29\/tim-sepak-bola-game-thrones\/2\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Tim Sepak Bola dari Karakter Game of Thrones | Football Tribe Indonesia","og_description":"Sejak tayang perdana pada April 2011 lalu, Game of Thrones sudah menyedot banyak sekali penonton, meskipun pada awalnya dianggap tidak terlalu menarik.","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/29\/tim-sepak-bola-game-thrones\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2017-08-29T05:00:52+00:00","article_modified_time":"2017-08-29T04:45:57+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":674,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/4414.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/29\/tim-sepak-bola-game-thrones\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/29\/tim-sepak-bola-game-thrones\/","name":"Tim Sepak Bola dari Karakter Game of Thrones | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/29\/tim-sepak-bola-game-thrones\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/29\/tim-sepak-bola-game-thrones\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/4414.jpg","datePublished":"2017-08-29T05:00:52+00:00","dateModified":"2017-08-29T04:45:57+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Sejak tayang perdana pada April 2011 lalu, Game of Thrones sudah menyedot banyak sekali penonton, meskipun pada awalnya dianggap tidak terlalu menarik.","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/29\/tim-sepak-bola-game-thrones\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/29\/tim-sepak-bola-game-thrones\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/4414.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/4414.jpg","width":1200,"height":674,"caption":"Game of Thrones"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9932"}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9932"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9932\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9934"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9932"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9932"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9932"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}