{"id":9872,"date":"2017-08-28T09:30:18","date_gmt":"2017-08-28T02:30:18","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=9872"},"modified":"2017-08-28T08:54:34","modified_gmt":"2017-08-28T01:54:34","slug":"kekalahan-indonesia-atas-malaysia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/28\/kekalahan-indonesia-atas-malaysia\/","title":{"rendered":"Sederet Kekalahan Timnas Sepak Bola Indonesia dari Malaysia"},"content":{"rendered":"<p>Indonesia kalah! Pahit, memang. Tetapi itulah yang terjadi. Timnas Indonesia U-22 harus mengakui keunggulan tim tuan rumah Malaysia setelah di partai semifinal SEA Games 2017, Evan Dimas dan kawan-kawan menyerah 0-1 lewat gol di tiga menit terakhir babak kedua. Thanabalan mencetak gol dari bola mati yang mengakhiri mimpi Garuda Muda mencapai final pesta olah raga Asia Tenggara ini.<\/p>\n<p>Tampil rapi menguasai pertandingan dan merepotkan tim tuan rumah, Yabes Roni dan kolega sayangnya tidak berhasil memaksimalkan peluang yang ada. Pertahanan Indonesia yang terbilang sangat baik di fase grup (hanya kebobolan sekali atas Thailand), akhirnya harus tersingkir lewat gol bola mati.<\/p>\n<p>Indonesia masih berpeluang meraih gelar hiburan,yaitu medali perunggu. Itu jika tim asuhan Luis Milla berhasil mengalahkan Myanmar di laga perebutan tempat ketiga yang diadakan Selasa (29\/8) esok.<\/p>\n<p>Pertemuan Indonesia dan Malaysia, terutama di cabang sepak bola, memang selalu menarik diikuti. Ini bukan semata-mata soal sepak bola, tetapi soal kebanggaan. Bahkan tercetus pernyataan kalah dengan tim lain tak mengapa namun jangan sampai kalah dengan Malaysia.<\/p>\n<p>Di era 1990-an, Indonesia termasuk lawan yang cukup disegani. Tujuh kali menang dan tujuh kali kalah melawan tetangga serumpun. Bahkan tim Merah-Putih pernah mengalahkan Malaysia dengan skor yang lumayan mencolok.\u00a0 Contohnya, saat mengalahkan Malaysia 4-0 pada 1997 dan 6-0 dua tahun kemudian.<\/p>\n<p>Namun, di era tahun 2000an, Indonesia justru agak sulit menang atas negeri tetangganya itu. Kemenangan Indonesia yang cukup dikenang adalah saat SEA Games 2013 di Myanmar. Saat itu Indonesia yang tak terlalu diunggulkan, menang melawan Malaysia lewat adu penalti di semifinal. Aksi heroik kiper Kurnia Meiga di adu tos-tosan ini tentu masih melekat dalam ingatan para pencinta sepak bola nasional.<\/p>\n<p>Berikut ini beberapa kekalahan Indonesia atas Malaysia di era milenium:<\/p>\n<h3><strong>Malaysia 2-<\/strong><strong>1 <\/strong><strong>Indonesia<\/strong> <strong>(SEA G<\/strong><strong>ames<\/strong><strong> 2001, Malaysia)<\/strong><\/h3>\n<p>Di SEA Games ini, aturan penggunaan pemain U-23 untuk cabang sepak bola mulai berlaku. Dan di ajang inilah muncul bintang baru Indonesia yang menjadi legenda: Bambang Pamungkas. Pemain yang kerap disapa Bepe ini tampil gemilang sepanjang turnamen. Mencetak empat gol saat lawan Brunei Darussalam membuat namanya mulai dikenal. Indonesia kalah dari Malaysia, namun masih lolos sebagai <em>runner<\/em><em>&#8211;<\/em><em>up<\/em> grup. Indonesia mencapai empat besar dan gagal meraih perunggu setelah kalah dari Myanmar di perebutan tempat ketiga.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/i1.wp.com\/farm6.static.flickr.com\/5161\/5303277739_c17c43aeff_z.jpg\" width=\"610\" height=\"415\" \/><\/p>\n<h3><strong>Malaysia 3-<\/strong><strong>0 <\/strong><strong>Indonesia<\/strong> <strong>(<\/strong><strong>Piala <\/strong><strong>AFF 2010)<\/strong><\/h3>\n<p>AFF 2010 adalah kejuaraan yang tak terlupakan. Karena disini kemudian kita melihat kebangkitan timnas dan ingat bukan betapa antusiasnya orang-orang menonton aksi Cristian Gonzales, Bepe, Okto Maniani, Firman\u00a0 Utina, dan pemain naturalisasi baru saat itu, Irfan Bachdim? Nah, di final Indonesia bertemu Malaysia di laga pertama di Stadion Bukit Jalil. Keperkasaan Bepe dan kawan-kawan saat mengalahkan Malaysia 5-1 di Stadion Utama Gelora Bung Karno justru tak terlihat di Kuala Lumpur.<\/p>\n<p>Di laga kedua di Jakarta, Indonesia mampu menang 2-1. Namun semua tidak berarti apa-apa karena Malaysia unggul gol agregat 4-2. Pupus sudah mimpi Indonesia mengangkat trofi AFF.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"http:\/\/www.newmandala.org\/wp-content\/uploads\/2014\/04\/Malaysia-SEA-Games-Champion-2011.jpg\" width=\"600\" height=\"377\" \/><\/p>\n<h3><strong>Malaysia<\/strong><strong> 1 <\/strong><strong>(5)-<\/strong><strong>(4)1 <\/strong><strong>Indonesia<\/strong><strong> via <\/strong><strong>adu penalti (SEA G<\/strong><strong>ames<\/strong><strong> 2011)<\/strong><\/h3>\n<p>Ah, tidak ada yang tidak ingat laga menegangkan ini! Aksi Patrick Wanggai dan Titus Bonai selama turnamen benar-benar memukau penonton. Sekalipun sempat kalah di fase grup melawan Malaysia, setidaknya taji duo Papua tersebut masih menawan.<\/p>\n<p>Di final, Indonesia bertemu lagi dengan tetangga serumpun. Sayangnya, kesaktian duo Papua tak muncul. Laga berakhir 1-1 dari waktu normal hingga perpanjangan waktu. Terpaksa hasil ditentukan lewat adu penalti. Harapan penonton jelas peristiwa 1991 akan terulang lagi. Itu adalah saat Indonesia mengalahkan Thailand di final SEA Games Manila lewat adu penalti. Namun, 14 tahun kemudian kisah manis itu justru tak terulang. Lepaslah medali emas dan Indonesia harus puas dengan perak.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<figure style=\"width: 620px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium\" src=\"https:\/\/cdn.tmpo.co\/data\/2012\/12\/01\/id_153980\/153980_620.jpg\" width=\"620\" height=\"355\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Kredit: Tempo<\/figcaption><\/figure>\n<h3><strong>Malaysia 2-<\/strong><strong>0 <\/strong><strong>Indonesia (<\/strong><strong>Piala <\/strong><strong>AFF 2012)<\/strong><\/h3>\n<p>Indonesia saat itu tengah dilanda konflik dualisme PSSI. Ini berdampak bagi persiapan timnas keseluruhan. Tidak tampilnya semua pemain terbaik membuat Indonesia harus gagal ke semifinal.<\/p>\n<p>Mengalahkan Singapura lewat tendangan bebas Andik Vermansyah sempat nyaris memudahkan langkah skuat Merah-Putih yang dilatih Nil Maizar ini. Sayangnya, di laga akhir, Indonesia menyerah 2-0 atas Malaysia. Di pertandingan awal pun, Indonesia nyaris kalah atas Laos (akhirnya laga berakhir 2-2). Dengan ini, Indonesia berada di posisi tiga grup dan gagal ke empat besar. Sekalipun Singapura sempat kalah di fase grup, nyatanya mereka bangkit dan mampu juara AFF untuk keempat kalinya.<\/p>\n<p><strong>Author: <em>Yasmeen Rasidi (<a class=\"ProfileHeaderCard-screennameLink u-linkComplex js-nav\" href=\"https:\/\/twitter.com\/melatee2512\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span class=\"username u-dir\" dir=\"ltr\">@<b class=\"u-linkComplex-target\">melatee2512<\/b><\/span><\/a>)<\/em><\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Indonesia kalah! Pahit, memang. Tetapi itulah yang terjadi. Timnas Indonesia U-22 harus mengakui keunggulan tim tuan rumah Malaysia setelah di partai semifinal SEA Games 2017, Evan Dimas dan kawan-kawan menyerah 0-1 lewat gol di tiga menit terakhir babak kedua. Thanabalan mencetak gol dari bola mati yang mengakhiri mimpi Garuda Muda mencapai final pesta olah raga Asia Tenggara ini. Tampil rapi menguasai pertandingan dan merepotkan tim tuan rumah, Yabes Roni dan kolega sayangnya tidak berhasil memaksimalkan peluang yang ada. Pertahanan Indonesia yang terbilang sangat baik di fase grup (hanya kebobolan sekali atas Thailand), akhirnya harus tersingkir lewat gol bola mati. Indonesia masih berpeluang meraih gelar hiburan,yaitu medali perunggu. Itu jika tim &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/28\/kekalahan-indonesia-atas-malaysia\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Sederet Kekalahan Timnas Sepak Bola Indonesia dari Malaysia&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":9873,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[88,86],"tags":[129,105,126],"class_list":["post-9872","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bola","category-nasional","tag-featured","tag-indonesia","tag-malaysia"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Sederet Kekalahan Timnas Sepak Bola Indonesia dari Malaysia | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Masuk ke era tahun 2000an, timnas Indonesia justru agak sulit menang atas negeri tetangganya sendiri, yakni tim nasional sepak bola Malaysia.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/28\/kekalahan-indonesia-atas-malaysia\/\" \/>\n<link rel=\"next\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/28\/kekalahan-indonesia-atas-malaysia\/2\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Sederet Kekalahan Timnas Sepak Bola Indonesia dari Malaysia | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Masuk ke era tahun 2000an, timnas Indonesia justru agak sulit menang atas negeri tetangganya sendiri, yakni tim nasional sepak bola Malaysia.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/28\/kekalahan-indonesia-atas-malaysia\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-08-28T02:30:18+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/153964_620.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"620\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"355\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/28\\\/kekalahan-indonesia-atas-malaysia\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/28\\\/kekalahan-indonesia-atas-malaysia\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"tribeindonesia\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"headline\":\"Sederet Kekalahan Timnas Sepak Bola Indonesia dari Malaysia\",\"datePublished\":\"2017-08-28T02:30:18+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/28\\\/kekalahan-indonesia-atas-malaysia\\\/\"},\"wordCount\":688,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/28\\\/kekalahan-indonesia-atas-malaysia\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/08\\\/153964_620.jpg\",\"keywords\":[\"Featured\",\"Indonesia\",\"Malaysia\"],\"articleSection\":[\"Bola\",\"Nasional\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/28\\\/kekalahan-indonesia-atas-malaysia\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/28\\\/kekalahan-indonesia-atas-malaysia\\\/\",\"name\":\"Sederet Kekalahan Timnas Sepak Bola Indonesia dari Malaysia | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/28\\\/kekalahan-indonesia-atas-malaysia\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/28\\\/kekalahan-indonesia-atas-malaysia\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/08\\\/153964_620.jpg\",\"datePublished\":\"2017-08-28T02:30:18+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Masuk ke era tahun 2000an, timnas Indonesia justru agak sulit menang atas negeri tetangganya sendiri, yakni tim nasional sepak bola Malaysia.\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/28\\\/kekalahan-indonesia-atas-malaysia\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/28\\\/kekalahan-indonesia-atas-malaysia\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/08\\\/153964_620.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/08\\\/153964_620.jpg\",\"width\":620,\"height\":355,\"caption\":\"timnas\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/author\\\/tribeindonesia\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Sederet Kekalahan Timnas Sepak Bola Indonesia dari Malaysia | Football Tribe Indonesia","description":"Masuk ke era tahun 2000an, timnas Indonesia justru agak sulit menang atas negeri tetangganya sendiri, yakni tim nasional sepak bola Malaysia.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/28\/kekalahan-indonesia-atas-malaysia\/","next":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/28\/kekalahan-indonesia-atas-malaysia\/2\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Sederet Kekalahan Timnas Sepak Bola Indonesia dari Malaysia | Football Tribe Indonesia","og_description":"Masuk ke era tahun 2000an, timnas Indonesia justru agak sulit menang atas negeri tetangganya sendiri, yakni tim nasional sepak bola Malaysia.","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/28\/kekalahan-indonesia-atas-malaysia\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2017-08-28T02:30:18+00:00","og_image":[{"width":620,"height":355,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/153964_620.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/28\/kekalahan-indonesia-atas-malaysia\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/28\/kekalahan-indonesia-atas-malaysia\/"},"author":{"name":"tribeindonesia","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"headline":"Sederet Kekalahan Timnas Sepak Bola Indonesia dari Malaysia","datePublished":"2017-08-28T02:30:18+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/28\/kekalahan-indonesia-atas-malaysia\/"},"wordCount":688,"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/28\/kekalahan-indonesia-atas-malaysia\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/153964_620.jpg","keywords":["Featured","Indonesia","Malaysia"],"articleSection":["Bola","Nasional"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/28\/kekalahan-indonesia-atas-malaysia\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/28\/kekalahan-indonesia-atas-malaysia\/","name":"Sederet Kekalahan Timnas Sepak Bola Indonesia dari Malaysia | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/28\/kekalahan-indonesia-atas-malaysia\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/28\/kekalahan-indonesia-atas-malaysia\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/153964_620.jpg","datePublished":"2017-08-28T02:30:18+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Masuk ke era tahun 2000an, timnas Indonesia justru agak sulit menang atas negeri tetangganya sendiri, yakni tim nasional sepak bola Malaysia.","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/28\/kekalahan-indonesia-atas-malaysia\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/28\/kekalahan-indonesia-atas-malaysia\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/153964_620.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/153964_620.jpg","width":620,"height":355,"caption":"timnas"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9872","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9872"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9872\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9873"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9872"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9872"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9872"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}