{"id":9866,"date":"2017-08-28T08:30:46","date_gmt":"2017-08-28T01:30:46","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=9866"},"modified":"2017-08-28T08:08:18","modified_gmt":"2017-08-28T01:08:18","slug":"menyongsong-myanmar-di-selayang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/28\/menyongsong-myanmar-di-selayang\/","title":{"rendered":"Menyongsong Myanmar di Selayang: Penawar Luka atau Penambah Lara?"},"content":{"rendered":"<p>Kamu tahu apa yang menyedihkan dari menulis <em>preview <\/em>pertandingan ini? <strong>KARENA INDONESIA HANYA BERMAIN DI PEREBUTAN TEMPAT KETIGA!<\/strong><\/p>\n<p>Hanya karena SEA Games, seperti halnya juga Olimpiade, mewajibkan medali perunggu, laga ini harus diadakan. Saya rasa, dibalik berbagai alasan terkait kebanggaan medali perunggu, laga perebutan ketiga seperti yang juga dimainkan di turnamen akbar sekelas Piala Dunia sebaiknya dihapuskan saja. Selain urgensinya sudah tak penting, bagi beberapa tim, laga perebutan ketiga tak ubahnya formalitas belaka. Upaya mengobati luka atau justru menambah lara usai takluk di semifinal.<\/p>\n<p>Dan esok (29\/8), Indonesia akan berhadapan dengan negara yang belakang sering merepotkan mereka sejak tahun 2015 hingga sekarang, Myanmar. Gaya bermain Myanmar yang mengutamakan kecepatan dan ketangguhan fisik seperti Vietnam tentu akan menjadi tantangan tersendiri bagi anak-anak muda Luis Milla ketika mental mereka tengah terpukul usai kalah tipis dari Malaysia.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"http:\/\/media.gettyimages.com\/photos\/satria-tama-of-indonesia-saves-during-the-men-football-semi-final-picture-id839589666?k=6&amp;m=839589666&amp;s=594x594&amp;w=0&amp;h=cvkHtG0uCuO54aUIkFMQ1Rr2M93LX5bdaWaPYZyFmmU=\" width=\"594\" height=\"396\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><strong>Penawar luka<\/strong><\/h3>\n<p>Hal positifnya, di laga ini Indonesia bisa memainkan pemain seperti Ryuji Utomo atau Diky Indrayana dalam rangka memberi mereka menit bermain lebih banyak untuk merasakan seutuhnya menjadi anggota tim. Ryuji memang sempat bermain selama beberapa menit di laga terakhir Grup B melawan Kamboja, tapi mengingat kualitasnya, ia tentu layak dimainkan di laga ini.<\/p>\n<p>Selain itu, Diky, sang kiper ketiga, perlu dimainkan karena dalam perjalanan Indonesia ke semifinal hingga terhempas di laga perebutan ketiga ini, dua kiper, Satria Tama dan Kurniawan Kartika Ajie, masing-masing sudah pernah ditarik keluar dan terpaksa absen karena cedera. Dalam laga formalitas demi medali emas sepuhan ini, Indonesia perlu memainkan pemain-pemain dengan tingkat kebugaran yang baik.<\/p>\n<p>Myanmar sebenarnya bukan tim yang berbahaya. 12 gol yang mereka cetak selama berlaga di Grup A juga bukan indikator bahwa negara ini adalah ancaman berbahaya. Tanpa berupaya mengecilkan potensi ancaman negara ini, tapi bila Malaysia saja kesulitan meladeni permainan taktis anak asuh Luis Milla, saya rasa menonton bagaimana frustasinya anak-anak Myanmar dalam menghadapi Thailand dapat memberi modal berharga bahwa Garuda Muda layak diunggulkan.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<figure style=\"width: 738px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium\" src=\"http:\/\/a.espncdn.com\/combiner\/i\/?img=\/photo\/2014\/1015\/fc_myanmar_kl_1296x729.jpg&amp;w=738&amp;site=espnfc\" width=\"738\" height=\"415\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Kredit: ESPN<\/figcaption><\/figure>\n<h3><strong>Penambah lara<\/strong><\/h3>\n<p>Tapi ingat, masih ada nama Si Thu Aung dan Aung Thu di lini serang Myanmar yang berpotensi membuat memori kelam SEA Games 2015 kembali menguap bagi Garuda Muda. Kala itu, kita dihajar habis Thailand dengan angka mencolok 5-0 di semifinal dan berulang dengan angka yang sama, 5-0, di laga perebutan tempat ketiga melawan Vietnam. Si Thu Aung juga tercatat sebagai pemain yang punya memori manis ke gawang Indonesia karena pernah mencetak dua gol ke gawang Indonesia di laga perdana fase grup SEA Games 2015.<\/p>\n<p>Bakal bermainnya Aung Thu juga bisa menjadi ancaman karena bersama Thanabalan Nadarajah, penyerang muda Myanmar ini masih memiliki peluang menjadi pemuncak daftar top skor SEA Games 2017. Walau tak berhasil membawa negaranya meraih medali emas, capaian perunggu dan gelar pribadi sebagai top skor tentu tak akan diabaikan begitu saja oleh calon penerus dongeng ketajaman Soe Myat Min ini.<\/p>\n<p>Bila tak hati-hati dan bermain dengan fokus yang baik, alih-alih mendapatkan obat penawar luka berupa medali perunggu, Indonesia justru akan mendapat luka yang sama menyakitkannya seperti di SEA Games dua tahun lalu.<\/p>\n<p><strong>Author: <\/strong><em><strong>Isidorus Rio Turangga (@temannyagreg)<\/strong><br \/>\n<\/em><em>Tukang masak dan bisa sedikit baca tulis<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kamu tahu apa yang menyedihkan dari menulis preview pertandingan ini? KARENA INDONESIA HANYA BERMAIN DI PEREBUTAN TEMPAT KETIGA! Hanya karena SEA Games, seperti halnya juga Olimpiade, mewajibkan medali perunggu, laga ini harus diadakan. Saya rasa, dibalik berbagai alasan terkait kebanggaan medali perunggu, laga perebutan ketiga seperti yang juga dimainkan di turnamen akbar sekelas Piala Dunia sebaiknya dihapuskan saja. Selain urgensinya sudah tak penting, bagi beberapa tim, laga perebutan ketiga tak ubahnya formalitas belaka. Upaya mengobati luka atau justru menambah lara usai takluk di semifinal. Dan esok (29\/8), Indonesia akan berhadapan dengan negara yang belakang sering merepotkan mereka sejak tahun 2015 hingga sekarang, Myanmar. Gaya bermain Myanmar yang mengutamakan kecepatan dan &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/28\/menyongsong-myanmar-di-selayang\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Menyongsong Myanmar di Selayang: Penawar Luka atau Penambah Lara?&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":9867,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[88,86],"tags":[129,105,680,424,122],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Menyongsong Myanmar di Selayang: Penawar Luka atau Penambah Lara? | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Besok (29\/8), Indonesia akan berhadapan dengan negara yang belakang sering merepotkan mereka sejak tahun 2015 hingga sekarang, Myanmar.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/28\/menyongsong-myanmar-di-selayang\/\" \/>\n<link rel=\"next\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/28\/menyongsong-myanmar-di-selayang\/2\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Menyongsong Myanmar di Selayang: Penawar Luka atau Penambah Lara? | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Besok (29\/8), Indonesia akan berhadapan dengan negara yang belakang sering merepotkan mereka sejak tahun 2015 hingga sekarang, Myanmar.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/28\/menyongsong-myanmar-di-selayang\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-08-28T01:30:46+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2017-08-28T01:08:18+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/839589684-1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"594\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"396\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/28\/menyongsong-myanmar-di-selayang\/\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/28\/menyongsong-myanmar-di-selayang\/\",\"name\":\"Menyongsong Myanmar di Selayang: Penawar Luka atau Penambah Lara? | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/28\/menyongsong-myanmar-di-selayang\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/28\/menyongsong-myanmar-di-selayang\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/839589684-1.jpg\",\"datePublished\":\"2017-08-28T01:30:46+00:00\",\"dateModified\":\"2017-08-28T01:08:18+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Besok (29\/8), Indonesia akan berhadapan dengan negara yang belakang sering merepotkan mereka sejak tahun 2015 hingga sekarang, Myanmar.\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/28\/menyongsong-myanmar-di-selayang\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/28\/menyongsong-myanmar-di-selayang\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/839589684-1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/839589684-1.jpg\",\"width\":594,\"height\":396,\"caption\":\"Myanmar\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Menyongsong Myanmar di Selayang: Penawar Luka atau Penambah Lara? | Football Tribe Indonesia","description":"Besok (29\/8), Indonesia akan berhadapan dengan negara yang belakang sering merepotkan mereka sejak tahun 2015 hingga sekarang, Myanmar.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/28\/menyongsong-myanmar-di-selayang\/","next":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/28\/menyongsong-myanmar-di-selayang\/2\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Menyongsong Myanmar di Selayang: Penawar Luka atau Penambah Lara? | Football Tribe Indonesia","og_description":"Besok (29\/8), Indonesia akan berhadapan dengan negara yang belakang sering merepotkan mereka sejak tahun 2015 hingga sekarang, Myanmar.","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/28\/menyongsong-myanmar-di-selayang\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2017-08-28T01:30:46+00:00","article_modified_time":"2017-08-28T01:08:18+00:00","og_image":[{"width":594,"height":396,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/839589684-1.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/28\/menyongsong-myanmar-di-selayang\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/28\/menyongsong-myanmar-di-selayang\/","name":"Menyongsong Myanmar di Selayang: Penawar Luka atau Penambah Lara? | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/28\/menyongsong-myanmar-di-selayang\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/28\/menyongsong-myanmar-di-selayang\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/839589684-1.jpg","datePublished":"2017-08-28T01:30:46+00:00","dateModified":"2017-08-28T01:08:18+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Besok (29\/8), Indonesia akan berhadapan dengan negara yang belakang sering merepotkan mereka sejak tahun 2015 hingga sekarang, Myanmar.","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/28\/menyongsong-myanmar-di-selayang\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/28\/menyongsong-myanmar-di-selayang\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/839589684-1.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/839589684-1.jpg","width":594,"height":396,"caption":"Myanmar"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9866"}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9866"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9866\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9867"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9866"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9866"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9866"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}