{"id":9860,"date":"2017-08-28T07:30:07","date_gmt":"2017-08-28T00:30:07","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=9860"},"modified":"2017-08-28T07:22:30","modified_gmt":"2017-08-28T00:22:30","slug":"garuda-muda-masih-harus-belajar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/28\/garuda-muda-masih-harus-belajar\/","title":{"rendered":"Garuda Muda Masih Harus Belajar Terbang Tinggi"},"content":{"rendered":"<p>Kenangan manis SEA Games yang terukir pada 4 Desember 1991 ketika timnas Indonesia mengalahkan Thailand lewat tendangan adu penalti barangkali menjadi kenangan yang paling dirindukan. Saya bisa merasakannya, meski di tahun itu saya belum ada di dunia. Saya rindu timnas juara.<\/p>\n<p>Kemenangan atas Thailand di Stadion Rizal Memorial, Manila, Filipina 26 tahun silam adalah kebanggaan tersendiri bagi Indonesia. Bagaimana tidak, saat itu Thailand lebih diunggulkan karena menyandang status semifinalis Asian Games satu tahun sebelumnya. Untuk bertemu di final dengan Indonesia saja, Thailand mempermalukan Filipina dengan skor telak, 6-2. Sedangkan Indonesia melaju ke final setelah menang 4-2 atas Singapura.<\/p>\n<p>Ketika berjumpa di partai final, Indonesia yang saat itu diarsiteki Anatoli Polosin berhasil menahan Thailand selama 120 menit tanpa gol. Sehingga, tendangan adu penalti pun menjadi penyelesaian akhir. Dalam adu penalti itu, Indonesia sempat tertinggal 2-0 sebelum akhirnya Edy Harto berhasil menahan sepakan dua eksekutor Thailand. Sampai pada eksekutor kelima, kedudukan menjadi seimbang dengan angka 3-3.<\/p>\n<p>Sistem <em>sudden death<\/em> yang diterapkan dalam adu penalti pun membuat situasi menjadi tegang. Beruntung, pada eksekusi penalti yang keenam, Edy Harto kembali berhasil mengamankan gawangnya. Kemudian, Sudirman maju sebagai eksekutor keenam dari Indonesia. Tendangannya berhasil merobek gawang Thailand dan medali emas SEA Games pun jatuh dalam genggaman skuat Garuda.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<figure style=\"width: 1000px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium\" src=\"http:\/\/pssi.org\/assets\/images\/5995bf008566d_ori.jpg\" width=\"1000\" height=\"666\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Kredit: PSSI<\/figcaption><\/figure>\n<h3><strong>Tahun terus berganti, medali emas belum mampir lagi<\/strong><\/h3>\n<p>Dua puluh enam tahun berlalu begitu saja. Setelah kemenangan itu, Indonesia belum mampu lagi menyabet gelar juara. Sungguh, ini adalah masa puasa gelar yang tak singkat.<\/p>\n<p>Di SEA Games 2017 ini, Indonesia hampir kembali bertemu Thailand di partai puncak. Thailand sudah menanti setelah berhasil mengalahkan Myanmar di babak semifinal yang digelar di Stadion Majlis Perbandaran Selayang pada Sabtu (26\/8) petang. Di laga itu, Thailand menang tipis dengan skor 1-0 setelah Chenrop Samphaodi mencetak gol di menit ke-95.<\/p>\n<p>Sayang, langkah Indonesia untuk menyusul Thailand dihentikan Malaysia. Evan Dimas dan kawan-kawan harus mengakui\u00a0 keunggulan Malaysia. Duel dalam babak semifinal yang digelar di Stadion Shah Alam pada Sabtu (26\/8) malam itu berakhir dengan skor 1-0.<\/p>\n<p>Sebenarnya, permainan timnas Indonesia tidak begitu buruk. Skuat Garuda tampak berani meladeni Malaysia yang tampil percaya diri sebagai tuan rumah. Lagipula, dalam hal dukungan Indonesia juga tidak kalah. Ada banyak suporter Indonesia yang memerahkan tribun Stadion Shah Alam di laga penuh gengsi dan emosi itu.<\/p>\n<p>Di babak pertama, kedua tim sama-sama memiliki peluang untuk mencetak gol. Namun, kedudukan 0-0 tetap bertahan hingga turun minum. Pasalnya, ancaman-ancaman dari Malaysia terhadap gawang Indonesia berhasil ditepis Satria Tama. Kiper yang baru berusia 20 tahun ini berulang kali melakukan penyelamatan gemilang.<\/p>\n<p>Imbang di babak kedua membuat nafsu menyerang dari skuat Garuda Muda tetap terjaga. Bahkan, pada menit ke-60 Indonesia memiliki dua peluang cantik yang berpotensi menjadi gol. Kedua peluang cantik itu berasal dari Evan Dimas dan Ezra Walian. Sayang, tidak ada gol yang tercipta dari keduanya.<\/p>\n<p>Di menit ke-87, Indonesia justru kebobolan. Umpan sepak pojok yang apik dari Malaysia berhasil dimanfaatkan Thanabalan Nadarajah dengan sundulan. Gawang Satria Tama pun akhirnya dipaksa jebol.<\/p>\n<p>Kebobolan di menit-menit akhir memang merisaukan. Kendati wasit memberi tambahan waktu lima menit, membalikkan atau sekadar menyamakan kedudukan bukanlah perkara mudah. Hingga wasit meniup peluit panjang, kedudukan 1-0 untuk keunggulan Malaysia pun tidak berubah. Dan meedali emas SEA Games terlepas lagi dari jangkauan skuat Garuda Muda.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<figure style=\"width: 1280px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium\" src=\"http:\/\/pssi.org\/assets\/images\/5993ed4e610d5_ori.jpg\" width=\"1280\" height=\"817\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Kredit: PSSI<\/figcaption><\/figure>\n<h3><strong>Indonesia masih harus belajar<\/strong><\/h3>\n<p>Kekalahan ini tidak saya bayangkan sebelumnya. Sebab, sebelum dan ketika menonton lewat\u00a0 layar kaca, saya optimis Indonesia bisa membungkam Malaysia. Saya optimis Indonesia kembali merebut medali emas yang pernah menjadi miliknya 26 tahun silam. Namun, ketika ekspetasi jauh dari realita, apa boleh buat?<\/p>\n<p>Saya memang menaruh harapan besar di pundak skuat Garuda Muda. Akan tetapi, gol Thanabalan di menit ke-87 meruntuhkan harapan besar itu. Hingga harapan itu pun hancur lebur di menit ke-5 dari tambahan waktu.<\/p>\n<p>Ketika medali emas SEA Games cabang sepak bola lepas lagi, otomatis puasa gelar ini berlanjut. Ah, pahit sekali rasanya. Akan tetapi, inilah sepak bola yang kia miliki. Sepak bola yang miskin prestasi. Dan inilah sepak bola kusut yang selalu saya cintai. Sebab, seperti yang dikatakan Zen RS dalam buku <em>\u201cSimulakra Sepakbola\u201d<\/em>, sepak bola Indonesia adalah kenyataan yang terhampar di depan mata sendiri.<\/p>\n<p>Berangkat dari hal tersebut, tak ada opsi lain selain berlapang dada dan menjadikan semua ini sebagai pelajaran. Dan untuk skuat Garuda Muda, kami mengapresiasi perjuanganmu. Jadi, tetaplah tegakkan kepalamu. Kekalahan bukan berarti kau lemah. Kau tetap Garuda yang kuat. Kau hanya butuh belajar terbang lebih tinggi lagi.<\/p>\n<p><strong>Author: <\/strong><em><strong>Riri Rahayuningsih (<a class=\"ProfileHeaderCard-screennameLink u-linkComplex js-nav\" href=\"https:\/\/twitter.com\/ririrahayu_\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span class=\"username u-dir\" dir=\"ltr\">@<b class=\"u-linkComplex-target\">ririrahayu_<\/b><\/span><\/a>)<\/strong><br \/>\n<\/em><em>Mahasisw<\/em><em>i<\/em><em> komunikasi yang mencintai sepak bola dalam neger<\/em><em>i<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kenangan manis SEA Games yang terukir pada 4 Desember 1991 ketika timnas Indonesia mengalahkan Thailand lewat tendangan adu penalti barangkali menjadi kenangan yang paling dirindukan. Saya bisa merasakannya, meski di tahun itu saya belum ada di dunia. Saya rindu timnas juara. Kemenangan atas Thailand di Stadion Rizal Memorial, Manila, Filipina 26 tahun silam adalah kebanggaan tersendiri bagi Indonesia. Bagaimana tidak, saat itu Thailand lebih diunggulkan karena menyandang status semifinalis Asian Games satu tahun sebelumnya. Untuk bertemu di final dengan Indonesia saja, Thailand mempermalukan Filipina dengan skor telak, 6-2. Sedangkan Indonesia melaju ke final setelah menang 4-2 atas Singapura. Ketika berjumpa di partai final, Indonesia yang saat itu diarsiteki Anatoli Polosin &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/28\/garuda-muda-masih-harus-belajar\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Garuda Muda Masih Harus Belajar Terbang Tinggi&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":9861,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[88,86],"tags":[129,424,299],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Garuda Muda Masih Harus Belajar Terbang Tinggi | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Untuk skuat Garuda Muda, kami mengapresiasi perjuanganmu. Jadi, tetaplah tegakkan kepalamu dan terus terbang lebih tinggi ke angkasa.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/28\/garuda-muda-masih-harus-belajar\/\" \/>\n<link rel=\"next\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/28\/garuda-muda-masih-harus-belajar\/2\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Garuda Muda Masih Harus Belajar Terbang Tinggi | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Untuk skuat Garuda Muda, kami mengapresiasi perjuanganmu. Jadi, tetaplah tegakkan kepalamu dan terus terbang lebih tinggi ke angkasa.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/28\/garuda-muda-masih-harus-belajar\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-08-28T00:30:07+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2017-08-28T00:22:30+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/5993ed4de7cfb_ori.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1280\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"940\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/28\/garuda-muda-masih-harus-belajar\/\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/28\/garuda-muda-masih-harus-belajar\/\",\"name\":\"Garuda Muda Masih Harus Belajar Terbang Tinggi | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/28\/garuda-muda-masih-harus-belajar\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/28\/garuda-muda-masih-harus-belajar\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/5993ed4de7cfb_ori.jpg\",\"datePublished\":\"2017-08-28T00:30:07+00:00\",\"dateModified\":\"2017-08-28T00:22:30+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Untuk skuat Garuda Muda, kami mengapresiasi perjuanganmu. Jadi, tetaplah tegakkan kepalamu dan terus terbang lebih tinggi ke angkasa.\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/28\/garuda-muda-masih-harus-belajar\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/28\/garuda-muda-masih-harus-belajar\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/5993ed4de7cfb_ori.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/5993ed4de7cfb_ori.jpg\",\"width\":1280,\"height\":940,\"caption\":\"Kredit: PSSI\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Garuda Muda Masih Harus Belajar Terbang Tinggi | Football Tribe Indonesia","description":"Untuk skuat Garuda Muda, kami mengapresiasi perjuanganmu. Jadi, tetaplah tegakkan kepalamu dan terus terbang lebih tinggi ke angkasa.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/28\/garuda-muda-masih-harus-belajar\/","next":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/28\/garuda-muda-masih-harus-belajar\/2\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Garuda Muda Masih Harus Belajar Terbang Tinggi | Football Tribe Indonesia","og_description":"Untuk skuat Garuda Muda, kami mengapresiasi perjuanganmu. Jadi, tetaplah tegakkan kepalamu dan terus terbang lebih tinggi ke angkasa.","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/28\/garuda-muda-masih-harus-belajar\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2017-08-28T00:30:07+00:00","article_modified_time":"2017-08-28T00:22:30+00:00","og_image":[{"width":1280,"height":940,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/5993ed4de7cfb_ori.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/28\/garuda-muda-masih-harus-belajar\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/28\/garuda-muda-masih-harus-belajar\/","name":"Garuda Muda Masih Harus Belajar Terbang Tinggi | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/28\/garuda-muda-masih-harus-belajar\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/28\/garuda-muda-masih-harus-belajar\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/5993ed4de7cfb_ori.jpg","datePublished":"2017-08-28T00:30:07+00:00","dateModified":"2017-08-28T00:22:30+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Untuk skuat Garuda Muda, kami mengapresiasi perjuanganmu. Jadi, tetaplah tegakkan kepalamu dan terus terbang lebih tinggi ke angkasa.","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/28\/garuda-muda-masih-harus-belajar\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/28\/garuda-muda-masih-harus-belajar\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/5993ed4de7cfb_ori.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/5993ed4de7cfb_ori.jpg","width":1280,"height":940,"caption":"Kredit: PSSI"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9860"}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9860"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9860\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9861"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9860"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9860"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9860"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}