{"id":9847,"date":"2017-08-27T14:00:39","date_gmt":"2017-08-27T07:00:39","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=9847"},"modified":"2017-08-27T14:41:09","modified_gmt":"2017-08-27T07:41:09","slug":"malam-yang-pelik-dan-getir-di-shah-alam","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/27\/malam-yang-pelik-dan-getir-di-shah-alam\/","title":{"rendered":"Malam yang Pelik dan Getir di Shah Alam"},"content":{"rendered":"<p>Hampir tidak ada perasaan ragu dalam benak saya ketika melihat susunan sebelas pemain inti timnas Indonesia kemarin malam (26\/8) di laga melawan Malaysia. Langkah kaki-kaki pemain pun terlihat mantap saat pertama menjejakkan kaki di stadion ketika melakukan pemanasan jelang pertandingan. Dengan hampir 60 ribu suporter tuan rumah memadati Shah Alam, mereka tampak santai dan tak terpengaruh.<\/p>\n<p>Evan Dimas, sang kapten malam itu, tampak santai dan tanpa beban. Hanif Sjahbandi dan Septian David Maulana beberapa kali mengumbar senyum tipis saat tengah melakukan pemanasan. Skema serangan sayap yang selama ini dipakai sebagai modal utama serangan Garuda Muda, juga dilatih dengan baik selama pemanasan. Berturut-turut, Yabes Roni dan Febri Hariyadi berlatih mengirim umpan lambung ke kotak penalti untuk dieksekusi sang juru gedor utama malam itu, Ezra Walian.<\/p>\n<p>Mereka melakukan sesi pemanasan dengan mantap, menjejakkan kaki di stadion di bawah puluhan ribu sorot mata lawan tanpa perasaan takut. Indonesia Raya berkumandang dengan gagah sebelum laga. Tak kurang dari 10 ribu suporter Garuda Muda memadati Shah Alam, memerahkan sedikit dari puluhan tribun lain yang kompak berwarna kuning dan hitam, warna kebesaran Harimau Malaya malam itu.<\/p>\n<p>Perlahan, keyakinan untuk membungkus kemenangan menyeruak dalam pikiran saya. Memang tidak ada yang perlu ditakuti dari Malaysia dan itu terbukti secara jelas di babak pertama. Pola permainan mereka diantisipasi dengan mudah oleh lini belakang skuat asuhan Luis Milla bahkan tanpa kehadiran Hansamu Yama Pranata sekalipun. Praktis, di 45 menit pertama, anak asuh Ong Kim Swee tak tampak seperti tim yang menyapu bersih empat kemenangan di fase grup.<\/p>\n<figure style=\"width: 917px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium\" src=\"https:\/\/pbs.twimg.com\/media\/DIK3NMJVoAAHffX.jpg\" width=\"917\" height=\"516\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Kredit: Detik<\/figcaption><\/figure>\n<h3><strong>Evan Dimas, pengontrol dan penguasa lini tengah<\/strong><\/h3>\n<p>Tidak perlu sangsi bila Evan Dimas Darmono adalah salah satu gelandang terbaik Indonesia saat ini. Ia punya <em>pressing-resistance <\/em>sangat baik untuk ukuran pemain Asia Tenggara. Seleksi umpannya selalu bagus dan ia punya visi bermain yang luar biasa. Babak pertama di semifinal kemarin, Evan menunjukkan itu semua.<\/p>\n<p>Gelandang-gelandang Malaysia seperti mengejar hantu di lini tengah Garuda Muda. Hanif memberi proteksi yang baik bagi Evan, dan sesekali melakukan operan-operan pendek yang sederhana dan membantu bocah kelahiran Surabaya itu merusak skema <em>pressing <\/em>Malaysia di lini tengah. Babak pertama yang menyenangkan untuk ditonton dan menebalkan keyakinan bahwa malam ini akan menjadi malam bagi kami, suporter Merah-Putih.<\/p>\n<p>Evan kembali tak tersentuh bahkan di babak kedua. Walau Malaysia menaikkan intensitas tekanan sejak dari lini depan mereka, pemain milik Bhayangkara FC ini tetap bersinar terang. Beberapa kali ia maju melesat ke depan lini pertahanan Harimau Malaya, mengirim bola-bola manis untuk Ezra dan kedua sisi sayap dengan akurasi yang menawan.<\/p>\n<p>Evan bersinar terang malam itu. Ban kapten yang melingkar di lengannya dan penampilan sempurnanya malam itu tampak menjustifikasi apa yang ia katakan selepas laga melawan Kamboja, \u201cMelawan Malaysia bukan soal main bola, tapi harga diri bangsa.\u201d<\/p>\n<p>Ya, Evan menunjukkan itu dan membuktikan omongannya. Lewat kemampuan sensasionalnya, ia menunjukkan kepada Malaysia bahwa di sepak bola, Indonesia tak pernah kalah secara level permainan dengan sang tetangga berisik yang menyebalkan. Tapi, bermain bagus sepanjang laga, tak selamanya memberi hasil positif, dan tiga menit jelang peluit akhir, Malaysia menunjukkan hal itu\u2026\u2026..<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<figure id=\"attachment_9824\" aria-describedby=\"caption-attachment-9824\" style=\"width: 1024px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-9824 size-large\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/DIKgnVDU0AELzwv-1024x624.jpg\" alt=\"Indonesia\" width=\"1024\" height=\"624\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-9824\" class=\"wp-caption-text\">Kredit: KL2017<\/figcaption><\/figure>\n<h3><strong>Satu sundulan sederhana yang mematikan kepak sayap Garuda<\/strong><\/h3>\n<p>Saya tercekat ketika sundulan akurat Thanabalan Nadarajah, pemain yang sudah berkali-kali kami tegaskan sebagai salah satu pemain berbahaya milik Malaysia, meluncur secara mulus dan sederhana sekali ke gawang Satria Tama, yang praktis sepanjang laga tak perlu banyak jatuh bangun menyelamatkan gawangnya.<\/p>\n<p>Satu sundulan pelan namun tepat yang tak hanya membungkam mulut kami di stadion, tapi juga membuat Shah Alam bergemuruh oleh gegap gempita suporter tuan rumah. Saya lihat Putu Gede Juni Antara langsung terbaring lemas di dekat gawang Indonesia. Ia pemain pertama yang tampak terpukul dengan gol tersebut. Evan segera bergegas melakukan tugasnya sebagai kapten, menaikkan moral dan semangat timnya, tapi kamu tahu, sisa waktu 2 menit dan 5 menit tambahan waktu tak pernah cukup malam itu.<\/p>\n<p>Bukan malam yang sendu untuk dikenang, tapi, malam yang pelik. Malam yang aneh dan tak biasa. Tidak seperti ketika melawan Thailand dan Vietnam di fase grup di mana Indonesia tak terlalu diunggulkan dan \u2018sukses\u2019 meraih hasil imbang, malam kemarin terasa jauh lebih pelik. Untuk pertama kalinya datang sebagai non-unggulan, saya merasa yakin sekali Indonesia mampu menang atas Malaysia.<\/p>\n<p>Ini tak seperti malam menyedihkan di Rajamangala akhir tahun lalu ketika Thailand membalikkan agregat skor dan menundukkan tim Garuda dua gol tanpa balas. Di Thailand waktu itu, kita bermain sangat buruk sejak menit pertama. Tapi di Shah Alam, Indonesia bermain baik, jauh lebih baik ketika bermain selama fase grup SEA Games 2017.<\/p>\n<p>Saya rasa itulah kenapa kekalahan ini terasa tak kalah getir ketika kalah di final Piala AFF 2016 lalu. Terasa getir karena sedikit lagi, kita punya peluang menjungkalkan Malaysia di kandang sendiri dan lolos ke final dengan kebanggaan yang tinggi. Terasa getir karena setelah 87 menit bermain bagus dan lumayan stabil, kita kembali menelan pil pahit karena satu gol sederhana dari skema sepak pojok.<\/p>\n<p>Malam yang pelik dan getir di Shah Alam. Ketika peluit akhir berbunyi, saya melihat lima pemain timnas langsung terbaring lemas. Evan Dimas sempat bertahan untuk berdiri beberapa detik, berupaya menunjukkan ketegarannya, tapi ia tak kuasa terduduk lemas ketika tahu tak ada menit tersisa untuk memperjuangkan tiket ke final. Saya kembali tercekat kedua kali malam itu usai peluit akhir. Kalah di Shah Alam di tengah kegembiraan ribuan suporter tuan rumah bukan pengalaman yang bisa kamu lupakan dalam dua atau tiga hari ke depan.<\/p>\n<p>Satu kekalahan yang akan membekas cukup lama di memori kelam saya. Satu kekalahan dan satu malam yang pelik, justru di stadion dan kota yang saya sukai selama di Malaysia, Shah Alam.<\/p>\n<p><strong>Isidorus Rio Turangga \u2013 Editor Football Tribe Indonesia<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Hampir tidak ada perasaan ragu dalam benak saya ketika melihat susunan sebelas pemain inti timnas Indonesia kemarin malam (26\/8) di laga melawan Malaysia. Langkah kaki-kaki pemain pun terlihat mantap saat pertama menjejakkan kaki di stadion ketika melakukan pemanasan jelang pertandingan. Dengan hampir 60 ribu suporter tuan rumah memadati Shah Alam, mereka tampak santai dan tak terpengaruh. Evan Dimas, sang kapten malam itu, tampak santai dan tanpa beban. Hanif Sjahbandi dan Septian David Maulana beberapa kali mengumbar senyum tipis saat tengah melakukan pemanasan. Skema serangan sayap yang selama ini dipakai sebagai modal utama serangan Garuda Muda, juga dilatih dengan baik selama pemanasan. Berturut-turut, Yabes Roni dan Febri Hariyadi berlatih mengirim umpan &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/27\/malam-yang-pelik-dan-getir-di-shah-alam\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Malam yang Pelik dan Getir di Shah Alam&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":9848,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[89],"tags":[417,129,105,126,424,122],"class_list":["post-9847","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kolom","tag-editorial","tag-featured","tag-indonesia","tag-malaysia","tag-sea-games-2017","tag-slider"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Malam yang Pelik dan Getir di Shah Alam | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Satu kekalahan dan satu malam yang pelik, justru di stadion dan kota yang saya sukai selama di Malaysia dan SEA Games 2017, Shah Alam.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/27\/malam-yang-pelik-dan-getir-di-shah-alam\/\" \/>\n<link rel=\"next\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/27\/malam-yang-pelik-dan-getir-di-shah-alam\/2\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Malam yang Pelik dan Getir di Shah Alam | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Satu kekalahan dan satu malam yang pelik, justru di stadion dan kota yang saya sukai selama di Malaysia dan SEA Games 2017, Shah Alam.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/27\/malam-yang-pelik-dan-getir-di-shah-alam\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-08-27T07:00:39+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2017-08-27T07:41:09+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/DIKvrBeVYAAmU8Q.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"765\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/27\\\/malam-yang-pelik-dan-getir-di-shah-alam\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/27\\\/malam-yang-pelik-dan-getir-di-shah-alam\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"tribeindonesia\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"headline\":\"Malam yang Pelik dan Getir di Shah Alam\",\"datePublished\":\"2017-08-27T07:00:39+00:00\",\"dateModified\":\"2017-08-27T07:41:09+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/27\\\/malam-yang-pelik-dan-getir-di-shah-alam\\\/\"},\"wordCount\":927,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/27\\\/malam-yang-pelik-dan-getir-di-shah-alam\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/08\\\/DIKvrBeVYAAmU8Q.jpg\",\"keywords\":[\"Editorial\",\"Featured\",\"Indonesia\",\"Malaysia\",\"Sea Games 2017\",\"Slider\"],\"articleSection\":[\"Kolom\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/27\\\/malam-yang-pelik-dan-getir-di-shah-alam\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/27\\\/malam-yang-pelik-dan-getir-di-shah-alam\\\/\",\"name\":\"Malam yang Pelik dan Getir di Shah Alam | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/27\\\/malam-yang-pelik-dan-getir-di-shah-alam\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/27\\\/malam-yang-pelik-dan-getir-di-shah-alam\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/08\\\/DIKvrBeVYAAmU8Q.jpg\",\"datePublished\":\"2017-08-27T07:00:39+00:00\",\"dateModified\":\"2017-08-27T07:41:09+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Satu kekalahan dan satu malam yang pelik, justru di stadion dan kota yang saya sukai selama di Malaysia dan SEA Games 2017, Shah Alam.\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/27\\\/malam-yang-pelik-dan-getir-di-shah-alam\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/27\\\/malam-yang-pelik-dan-getir-di-shah-alam\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/08\\\/DIKvrBeVYAAmU8Q.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/08\\\/DIKvrBeVYAAmU8Q.jpg\",\"width\":1200,\"height\":765,\"caption\":\"Kredit: PSSI\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/author\\\/tribeindonesia\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Malam yang Pelik dan Getir di Shah Alam | Football Tribe Indonesia","description":"Satu kekalahan dan satu malam yang pelik, justru di stadion dan kota yang saya sukai selama di Malaysia dan SEA Games 2017, Shah Alam.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/27\/malam-yang-pelik-dan-getir-di-shah-alam\/","next":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/27\/malam-yang-pelik-dan-getir-di-shah-alam\/2\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Malam yang Pelik dan Getir di Shah Alam | Football Tribe Indonesia","og_description":"Satu kekalahan dan satu malam yang pelik, justru di stadion dan kota yang saya sukai selama di Malaysia dan SEA Games 2017, Shah Alam.","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/27\/malam-yang-pelik-dan-getir-di-shah-alam\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2017-08-27T07:00:39+00:00","article_modified_time":"2017-08-27T07:41:09+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":765,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/DIKvrBeVYAAmU8Q.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/27\/malam-yang-pelik-dan-getir-di-shah-alam\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/27\/malam-yang-pelik-dan-getir-di-shah-alam\/"},"author":{"name":"tribeindonesia","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"headline":"Malam yang Pelik dan Getir di Shah Alam","datePublished":"2017-08-27T07:00:39+00:00","dateModified":"2017-08-27T07:41:09+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/27\/malam-yang-pelik-dan-getir-di-shah-alam\/"},"wordCount":927,"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/27\/malam-yang-pelik-dan-getir-di-shah-alam\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/DIKvrBeVYAAmU8Q.jpg","keywords":["Editorial","Featured","Indonesia","Malaysia","Sea Games 2017","Slider"],"articleSection":["Kolom"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/27\/malam-yang-pelik-dan-getir-di-shah-alam\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/27\/malam-yang-pelik-dan-getir-di-shah-alam\/","name":"Malam yang Pelik dan Getir di Shah Alam | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/27\/malam-yang-pelik-dan-getir-di-shah-alam\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/27\/malam-yang-pelik-dan-getir-di-shah-alam\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/DIKvrBeVYAAmU8Q.jpg","datePublished":"2017-08-27T07:00:39+00:00","dateModified":"2017-08-27T07:41:09+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Satu kekalahan dan satu malam yang pelik, justru di stadion dan kota yang saya sukai selama di Malaysia dan SEA Games 2017, Shah Alam.","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/27\/malam-yang-pelik-dan-getir-di-shah-alam\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/27\/malam-yang-pelik-dan-getir-di-shah-alam\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/DIKvrBeVYAAmU8Q.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/DIKvrBeVYAAmU8Q.jpg","width":1200,"height":765,"caption":"Kredit: PSSI"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9847","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9847"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9847\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9848"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9847"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9847"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9847"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}