{"id":9537,"date":"2017-08-22T08:30:50","date_gmt":"2017-08-22T01:30:50","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=9537"},"modified":"2017-08-21T23:04:02","modified_gmt":"2017-08-21T16:04:02","slug":"perseteruan-diego-costa-dan-antonio-conte-bagaimana-akhirnya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/22\/perseteruan-diego-costa-dan-antonio-conte-bagaimana-akhirnya\/","title":{"rendered":"Perseteruan Diego Costa dan Antonio Conte: Bagaimana Akhirnya?"},"content":{"rendered":"<p>Dalam mengarungi kehidupan, tidak ada yang 100 persen mulus. Di keluarga, misalnya. Sekalipun hubungan tampak harmonis, tetapi pasti kita pernah mengalami salah paham. Baik dengan pasangan, dengan orang tua, anak, maupun dengan saudara yang lain. Dalam pekerjaan dan pergaulan, bukan berarti tidak pernah ada ketegangan, bukan? Namun, yang penting bagaimana kita mengatasi konflik itu dengan bijak dan hubungan kembali baik.<\/p>\n<p>Nah, begitu pula dalam sepak bola. Kita kerap dengar sesama pemain mengalami salah paham. Atau bisa juga pelatih dengan pemain. Hal biasa\u00a0 dalam hidup. Tetapi, bagaimana jika perseteruan dan ketidakcocokan tersebut berbuntut panjang dan menjadi konflik yang memanas?<\/p>\n<p>Jelang musim 2016\/2017 berakhir dan musim 2017\/2018 mulai, konflik pemain-pelatih yang cukup menyita perhatian adalah yang terjadi di <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/tag\/chelsea\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Chelsea<\/a>. Siapa lagi kalau bukan Diego Costa dan sang pelatih <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/15\/antonio-conte-dan-gairah-kemenangan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Antonio Conte<\/a>.<\/p>\n<p>Ada baiknya kita kilas balik mengetahui akar masalah kedua sosok penting di The Blues ini.<\/p>\n<p><strong>Berawal dari c<\/strong><strong>e<\/strong><strong>dera<\/strong><\/p>\n<p>Awal Januari lalu, Costa sempat heboh dikabarkan akan merumput di Liga Super Cina. Dan sebenarnya ini dipicu oleh konflik dengan sang pelatih. Lalu bagaimana kronologi awalnya terjadi perseteruan ini?<\/p>\n<p>Heboh ketegangan hubungan pemain dan pelatih papan atas ini berawal dari cederanya mantan penggawa Atletico Madrid tersebut. Costa mengalami cedera hamstring yang berdampak pula pada punggungnya. Dia meminta izin untuk absen latihan sementara waktu.<\/p>\n<p>Nah, \u00a0saat staf pelatih kemudian mengecek kondisinya, dikabarkan kondisi Costa sudah tidak ada masalah. Namun, tetap saja pemain yang bergabung di Chelsea tahun 2014 lalu masih merasakan sakit dan belum bisa berlatih. Hal ini yang memicu emosi Conte. Lalu pelatih asal Italia ini keceplosan mengeluarkan kata-kata yang terkesan mengusir Costa ke Cina.<\/p>\n<p>Kemudian, kita tahu sempat muncul kabar Costa sudah teken kontrak dengan salah satu klub Negeri Tirai Bambu dengan nilai transfer yang fantastis. Terlebih, sang agen sudah bertemu dengan perwakilan klub <a href=\"http:\/\/pojoksatu.id\/bola\/bola-internasional\/2017\/01\/14\/kronologis-pertengkaran-diego-costa-dan-antonio-conte\/2\/\">Tianjin Quanjian pertengahan Januari tahun ini.<\/a> Disebut-sebut, klub ini siap memboyong pemain berusia 28 tahun ini dengan biaya transfer 80 juta paun.<\/p>\n<p>Selain itu, kabar kepindahannya juga semakin kencang saat Costa tidak dibawa Conte saat melakoni laga tandang melawan Leicester City di King Power Stadium. Tanpa Costa, The Blues memang 3-0. Conte meredam situasi dengan mengatakan bahwa Costa absen karena belum sepenuhnya fit.<\/p>\n<p>Beberapa hari kemudian, pihak Tianjin mengumumkan bahwa mereka berubah pikiran mengenai transfer. Namun, spekulasi belum selesai. Nama Costa dikaitkan dengan klub yang membesarkan namanya di Spanyol, Atletico Madrid.<\/p>\n<p>Di tengah segala konflik dan cedera, Costa masih mampu berkontribusi untuk timnya. Chelsea menjadi juara Liga Primer musim 2016\/2017 dan pemain dengan karakter kepala batu ini menjadi pemain The Blues ketiga yang mencetak 20 gol dalam dua musim.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 14pt\"><strong>Tetapi semua belum selesai&#8230;dan masih ada kelanjutannya..<\/strong><\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_871\" aria-describedby=\"caption-attachment-871\" style=\"width: 678px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-871 size-mh-magazine-content\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/01\/Diego-Costa-678x381.jpg\" alt=\"Diego Costa\" width=\"678\" height=\"381\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-871\" class=\"wp-caption-text\">Diego Costa<\/figcaption><\/figure>\n<p>Chelsea juara dan Costa tampil cukup gemilang. Masalah selesai? Oh, belum! Justru semakin memanas. Wah, kenapa ya?<\/p>\n<p>Conte mengatakan bahwa Costa tidak ada dalam rencana klub musim 2017\/2018. Lebih sadis lagi, pelatih yang sukses saat menukangi Juventus juga menyingkirkan Costa lewat pesan singkat pada bulan Juni lalu.<\/p>\n<p>Hal ini memicu tudingan agen sang pemain bahwa Conte memaksa Costa untuk segera hengkang. Costa sendiri juga protes menuduh sang pelatih mencapnya sebagai kriminal.<\/p>\n<p>Dalam sebuah wawancara, Costa mengakui dirinya bahagia di Stamford Bridge. Namun, saat sang pelatih <a href=\"http:\/\/www.espnfc.com\/chelsea\/story\/3179378\/diego-costa-blasts-antonio-conte-and-chelsea-im-not-a-criminal\">tidak menginginkan si pemain, jadi ya otomatis si pemain yang harus pergi<\/a>. Lalu Costa menjelaskan saat ada isu bahwa dirinya akan hengkang ke Cina, dia tengah mempersiapkan kontrak baru bersama The Blues. Namun, kita tahu bagaimana kelanjutannya. Dan jelas Costa beranggapan Conte adalah dalang dibalik keributan ini.<\/p>\n<p>Banyak yang mengira konflik ini tidak akan selesai kecuali Costa dijual, lalu muncul beberapa spekulasi transfer\u2026\u2026<\/p>\n<p><strong>Ke<\/strong> <strong>mana Diego Costa akan berlabuh?<\/strong><\/p>\n<p>Dengan konflik yang terjadi serta masuknya pemain baru seperti Alvaro Morata (setelah sebelumnya Conte juga mengicar Romelu Lukaku), hal ini memperkuat anggapan bahwa Costa memang tidak diinginkan lagi di <em>starting eleven<\/em> Conte. Mulailah sejumlah isu bermunculan mengenai klub-klub yang akan merekrut sang pemain.<\/p>\n<p>Klub lamanya, Atletico Madrid, yang paling getol ingin memulangkan Costa kembali. Sayangnya, tim asuhan Diego Simeone ini masih terkena larangan transfer. Bisa saja Costa pindah, tetapi baru bisa bermain di awal Januari 2018.<\/p>\n<p>Kabar terakhir menyebutkan <a href=\"https:\/\/www.thesun.co.uk\/sport\/4279115\/chelsea-transfer-news-diego-costa-fee-agreed-atletico-madrid\/\">Chelsea sudah sepakat dengan nilai transfer yang dikehendaki<\/a> Los Rojiblancos. Sebelumnya pihak Atleti beranggapan bahwa banderol yang ditetapkan Chelsea terlalu tinggi. Tetapi, sejauh ini belum ada pengumuman resmi terkait kepindahan Diego Costa.<\/p>\n<p>Bagaimana masa depan Costa selanjutnya?<\/p>\n<p><strong>Author:\u00a0<em>Yasmeen Rasidi (<a href=\"https:\/\/twitter.com\/melatee2512\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">@melatee2511<\/a>)<\/em><\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dalam mengarungi kehidupan, tidak ada yang 100 persen mulus. Di keluarga, misalnya. Sekalipun hubungan tampak harmonis, tetapi pasti kita pernah mengalami salah paham. Baik dengan pasangan, dengan orang tua, anak, maupun dengan saudara yang lain. Dalam pekerjaan dan pergaulan, bukan berarti tidak pernah ada ketegangan, bukan? Namun, yang penting bagaimana kita mengatasi konflik itu dengan bijak dan hubungan kembali baik. Nah, begitu pula dalam sepak bola. Kita kerap dengar sesama pemain mengalami salah paham. Atau bisa juga pelatih dengan pemain. Hal biasa\u00a0 dalam hidup. Tetapi, bagaimana jika perseteruan dan ketidakcocokan tersebut berbuntut panjang dan menjadi konflik yang memanas? Jelang musim 2016\/2017 berakhir dan musim 2017\/2018 mulai, konflik pemain-pelatih yang cukup &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/22\/perseteruan-diego-costa-dan-antonio-conte-bagaimana-akhirnya\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Perseteruan Diego Costa dan Antonio Conte: Bagaimana Akhirnya?&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":6228,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[69,74],"tags":[134,142,286,129],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Perseteruan Diego Costa dan Antonio Conte: Bagaimana Akhirnya? | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Jelang musim lalu berakhir dan musim ini mulai, konflik yang cukup menyita perhatian adalah Diego Costa dan sang pelatih Antonio Conte.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/22\/perseteruan-diego-costa-dan-antonio-conte-bagaimana-akhirnya\/\" \/>\n<link rel=\"next\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/22\/perseteruan-diego-costa-dan-antonio-conte-bagaimana-akhirnya\/2\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Perseteruan Diego Costa dan Antonio Conte: Bagaimana Akhirnya? | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Jelang musim lalu berakhir dan musim ini mulai, konflik yang cukup menyita perhatian adalah Diego Costa dan sang pelatih Antonio Conte.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/22\/perseteruan-diego-costa-dan-antonio-conte-bagaimana-akhirnya\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-08-22T01:30:50+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2017-08-21T16:04:02+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/06\/Diego-Costa.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"594\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"396\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/22\/perseteruan-diego-costa-dan-antonio-conte-bagaimana-akhirnya\/\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/22\/perseteruan-diego-costa-dan-antonio-conte-bagaimana-akhirnya\/\",\"name\":\"Perseteruan Diego Costa dan Antonio Conte: Bagaimana Akhirnya? | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/22\/perseteruan-diego-costa-dan-antonio-conte-bagaimana-akhirnya\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/22\/perseteruan-diego-costa-dan-antonio-conte-bagaimana-akhirnya\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/06\/Diego-Costa.jpg\",\"datePublished\":\"2017-08-22T01:30:50+00:00\",\"dateModified\":\"2017-08-21T16:04:02+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Jelang musim lalu berakhir dan musim ini mulai, konflik yang cukup menyita perhatian adalah Diego Costa dan sang pelatih Antonio Conte.\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/22\/perseteruan-diego-costa-dan-antonio-conte-bagaimana-akhirnya\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/22\/perseteruan-diego-costa-dan-antonio-conte-bagaimana-akhirnya\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/06\/Diego-Costa.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/06\/Diego-Costa.jpg\",\"width\":594,\"height\":396,\"caption\":\"Diego Costa\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Perseteruan Diego Costa dan Antonio Conte: Bagaimana Akhirnya? | Football Tribe Indonesia","description":"Jelang musim lalu berakhir dan musim ini mulai, konflik yang cukup menyita perhatian adalah Diego Costa dan sang pelatih Antonio Conte.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/22\/perseteruan-diego-costa-dan-antonio-conte-bagaimana-akhirnya\/","next":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/22\/perseteruan-diego-costa-dan-antonio-conte-bagaimana-akhirnya\/2\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Perseteruan Diego Costa dan Antonio Conte: Bagaimana Akhirnya? | Football Tribe Indonesia","og_description":"Jelang musim lalu berakhir dan musim ini mulai, konflik yang cukup menyita perhatian adalah Diego Costa dan sang pelatih Antonio Conte.","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/22\/perseteruan-diego-costa-dan-antonio-conte-bagaimana-akhirnya\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2017-08-22T01:30:50+00:00","article_modified_time":"2017-08-21T16:04:02+00:00","og_image":[{"width":594,"height":396,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/06\/Diego-Costa.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/22\/perseteruan-diego-costa-dan-antonio-conte-bagaimana-akhirnya\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/22\/perseteruan-diego-costa-dan-antonio-conte-bagaimana-akhirnya\/","name":"Perseteruan Diego Costa dan Antonio Conte: Bagaimana Akhirnya? | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/22\/perseteruan-diego-costa-dan-antonio-conte-bagaimana-akhirnya\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/22\/perseteruan-diego-costa-dan-antonio-conte-bagaimana-akhirnya\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/06\/Diego-Costa.jpg","datePublished":"2017-08-22T01:30:50+00:00","dateModified":"2017-08-21T16:04:02+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Jelang musim lalu berakhir dan musim ini mulai, konflik yang cukup menyita perhatian adalah Diego Costa dan sang pelatih Antonio Conte.","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/22\/perseteruan-diego-costa-dan-antonio-conte-bagaimana-akhirnya\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/22\/perseteruan-diego-costa-dan-antonio-conte-bagaimana-akhirnya\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/06\/Diego-Costa.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/06\/Diego-Costa.jpg","width":594,"height":396,"caption":"Diego Costa"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9537"}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9537"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9537\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6228"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9537"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9537"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9537"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}