{"id":9428,"date":"2017-08-20T09:30:04","date_gmt":"2017-08-20T02:30:04","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=9428"},"modified":"2017-08-20T07:29:50","modified_gmt":"2017-08-20T00:29:50","slug":"stoke-city-yang-menjadi-magnet","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/20\/stoke-city-yang-menjadi-magnet\/","title":{"rendered":"Stoke City yang Menjadi Magnet bagi Eks Wonderkid Klub Besar"},"content":{"rendered":"<p>Frasa <em>\u201cbut can they do it in a rainy night in Stoke?\u201d<\/em> menjadi frasa yang tepat untuk menggambarkan Stoke City. Frasa ini dipopulerkan oleh duo pundit terkenal, Richard Keys dan Andy Gray di tahun 2010, yang kala itu sedang membahas bagaimana pemain sekelas Lionel Messi akan kesulitan untuk bermain melawan Stoke di kandangnya.<\/p>\n<p>Namun, frasa ini tentu dapat diterapkan ke pemain-pemain Stoke sendiri. Tentu tidak semua pemain, melainkan mereka-mereka yang sebelumnya menghabiskan masa mudanya di klub-klub besar Eropa. Klub-klub besar Eropa tentu bermain dengan cara yang jauh berbeda dengan gaya main Stoke yang sangat mengandalkan fisik alih-alih teknik.<\/p>\n<p>Bagi para eks <em>wonderkids<\/em> ini, tentunya tak pernah terpikirkan bahwa mereka akan berlabuh ke klub seperti Stoke City. Begitu pun dengan suporter Stoke City, adalah sebuah ketidakbiasaan melihat pemain-pemain dengan teknik tinggi bermain di klub mereka. Lalu, bagaimana dengan nasib eks-eks <em>wonderkids <\/em>ini? Tentu ada yang bernasib baik, namun tak sedikit juga yang gagal bersama Stoke City.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"http:\/\/media.gettyimages.com\/photos\/andy-king-of-leicester-city-and-bojan-krkic-of-stoke-city-battle-for-picture-id630138568?k=6&amp;m=630138568&amp;s=594x594&amp;w=0&amp;h=TajcJfJvYhpZriF1TLDjjKEqkvg32KZXzvnJPezsVlw=\" width=\"594\" height=\"400\" \/><\/p>\n<h3><strong>Bojan Krkic<\/strong><\/h3>\n<p>Bojan adalah salah satu dari sekian eks Barcelona yang bermain di Stoke City. Pemain yang dulu digadang-gadang sebagai ujung tombak masa depan Barcelona, tampak tidak berhasil memenuhi harapan yang dibebankan padanya dulu.<\/p>\n<p>Setelah sempat bermain di Italia bersama AS Roma dan AC Milan, dan Belanda bersama Ajax, Bojan akhirnya berlabuh ke Stoke City di tahun 2015. Performa Bojan bersama Stoke mencapai puncaknya di musim keduanya bersama Stoke, di tahun 2016, ketika ia mampu mencetak tujuh gol dan menciptakan satu asis di liga.<\/p>\n<p>Di musim berikutnya, Bojan sempat dipinjamkan ke Jerman, ke klub Mainz 05, setelah gagal mendapatkan menit bermain selama awal paruh musim 2016\/2017. Bojan hanya bertahan selama setengah musim di Mainz 05, dan kini kembali membela Stoke City. Rapor Bojan sebagai eks <em>wonderkid<\/em> yang bermain di Stoke City terhitung biasa saja, tidak buruk, namun tidak istimewa. Bagi pemain yang ditanggal 28 bulan ini akan berusia 27 tahun ini, sepertinya harus menerima kenyataan bahwa ia sudah tidak bisa lagi memenuhi ekspektasi yang diberikan padanya saat masih bermain bagi Barcelona.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"http:\/\/media.gettyimages.com\/photos\/marc-muniesa-of-stoke-city-celebrates-scoring-his-sides-second-goal-picture-id627375732?k=6&amp;m=627375732&amp;s=594x594&amp;w=0&amp;h=OIP_emNfwkfuB7OpFStTtldlWNmHT2nThl_2wVeRGaY=\" width=\"594\" height=\"396\" \/><\/p>\n<h3><strong>Marc Muniesa <\/strong><\/h3>\n<p>Bek yang mumpuni bermain sebagai bek tengah dan bek kiri ini juga senasib dengan Bojan, walaupun ekspektasinya tidak sebesar yang diterima Bojan. Menempuh pendidikan di La Masia, Muniesa tidak pernah sekalipun menjadi <em>starter <\/em>di tim utama Barcelona. Di tahun 2013, pemain berusia 25 tahun ini akhirnya pindah ke Stoke City karena tak kunjung mendapat kesempatan di tim utama.<\/p>\n<p>Sayang, Muniesa, yang memang kemampuan fisiknya kurang mumpuni, tidak juga menjadi pemain utama di Stoke City. Kini, Muniesa kembali ke Spanyol dan bergabung bersama tim debutan La Liga, Girona. Bagi Muniesa, kepindahannya ke Stoke City bisa menjadi bagian yang dengan mudah dilupakan di hidupnya.<br \/>\n<!--nextpage--><\/p>\n<h3><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"http:\/\/media.gettyimages.com\/photos\/ibrahim-afellay-of-stoke-looks-on-during-the-premier-league-match-picture-id647993516?k=6&amp;m=647993516&amp;s=594x594&amp;w=0&amp;h=Ik9GQ1BGWu9d7iKSneAUz65IMZ_mk9uRbgcfAzuP1tE=\" width=\"594\" height=\"396\" \/><\/h3>\n<h3><strong>Ibrahim Afellay<\/strong><\/h3>\n<p>Afellay adalah salah satu pemain yang nasibnya kurang beruntung karena cedera. Mengawali karier di PSV Eindhoven, Afellay termasuk ke dalam kategori pemain yang memiliki masa depan yang cerah. Di tahun 2010, Afellay akhirnya direkrut oleh, siapa lagi kalau bukan Barcelona. Di Barcelona, kariernya terhambat selain karena cedera, juga karena persaingan yang sangat ketat di lini tengah Barcelona.<\/p>\n<p>Akhirnya, ia dipinjamkan ke Schalke, untuk mendapatkan menit bermain. Bersama Schalke, Afellay sempat menemukan kembali performanya, namun kembali cedera menghambat perkembangannya. Ia pun kembali dipinjamkan ke Olympiakos di musim 2014\/2015. Barcelona pun tidak memperpanjang kontraknya dan ia direkrut secara cuma-cuma oleh Stoke City. Di musim pertamanya bersama Stoke City, tepatnya musim 2015\/2016, Afellay tampil cukup banyak di liga dan performanya juga terhitung lumayan.<\/p>\n<p>Namun di musim kedua, Afellay makin tidak mendapatkan tempat karena kalah bersaing dengan Marko Arnautovic dan juga cederanya yang kambuhan. Berusia 31 tahun, kini Afellay semakin terpinggirkan di Stoke City dan kepindahannya hanya tinggal menunggu waktu. Walaupun begitu, setidaknya teknik Afellay yang memukau sempat menghiasi Stadion Brittania yang dingin.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"http:\/\/media.gettyimages.com\/photos\/xherdan-shaqiri-of-stoke-city-looks-on-during-the-premier-league-picture-id835618742?k=6&amp;m=835618742&amp;s=594x594&amp;w=0&amp;h=TvsDNTx7a6NVurqHooOOAQeId-2d709-YAfIetutQmo=\" width=\"594\" height=\"409\" \/><\/p>\n<h3><strong>Xherdan Shaqiri<\/strong><\/h3>\n<p>Shaqiri memiliki karier yang cukup aneh dan sempat menjadi <em>meme<\/em> yang cukup populer di dunia maya. Shaqiri dianggap memiliki karier yang terbalik dari kata ideal. Menempuh pendidikan di tanah kelahirannya bersama FC Basel, Shaqiri langsung direkrut oleh raksasa Jerman, Bayern M\u00fcnchen di tahun 2012.<\/p>\n<p>Bersama Bayern, Shaqiri hanya mampu menjadi pelapis dari Arjen Robben, dan tidak dapat menggeser Robben yang memang sedang prima-primanya. Di musim 2014\/2015, Shaqiri akhirnya dilego ke Internazionale Milano. Performa Shaqiri di klub Italia tersebut sebetulnya terhitung lumayan, namun ia hanya bertahan selama satu musim saja.<\/p>\n<p>Di tahun 2015, Shaqiri secara mengejutkan memutuskan untuk pindah ke Stoke City, setelah sebelumnya dirumorkan bahwa beberapa klub besar seperti Liverpool mengincarnya. Namun, keputusannya untuk pindah ke Stoke City sepertinya tepat. Tanpa diduga, permainan Shaqiri cocok dengan Stoke City dan ia menjadi pemain andalan Stoke City hingga kini.<br \/>\n<!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"http:\/\/media.gettyimages.com\/photos\/jese-of-stoke-city-is-challenged-by-alex-oxladechamberlain-during-the-picture-id835624056?k=6&amp;m=835624056&amp;s=594x594&amp;w=0&amp;h=Bm5qPUk6Av2Aoj-FGc4evsrWHJ6yGXs4KWfjVWXyz6U=\" width=\"594\" height=\"398\" \/><\/p>\n<h3><strong>Jese Rodriguez<\/strong><\/h3>\n<p>Jese adalah akuisisi teranyar yang dilakukan Stoke City dan sama seperti sebelum-sebelumnya, tak ada yang menduga bahwa Jese akan berlabuh di Stoke. Pemain yang fasih bermain sebagai penyerang maupun sayap kiri ini adalah produk dari Real Madrid Casilla.<\/p>\n<p>Sempat menembus tim senior, peran Jese tak lebih dari sekadar pemain cadangan. Namun, Jese dilihat sebagai pemain yang potensial, sehingga di tahun 2016, Jese ditebus dengan mahar 25 juta euro oleh Paris Saint-Germain (PSG). Jese hanya bermain selama setengah musim di PSG karena gagal untuk beradaptasi. Ia dipinjamkan ke Las Palmas di bulan Januari dan tampil dengan cukup baik.<\/p>\n<p>Ia mencatat raihan 13 gol dan 1 asis di La Liga selama 14 kali bermain. PSG sepertinya sudah tidak membutuhkan keberadaan Jese dan kembali melepaskannya dengan status pinjaman ke Stoke City. Tentunya kehadiran Jese menambah kualitas Stoke City dari aspek teknik. Namun, mampukah Jese tampil dengan baik di malam dingin di Stoke?<\/p>\n<p><strong>Author: <\/strong><em><strong>Ganesha Arif Lesmana (<a class=\"ProfileHeaderCard-screennameLink u-linkComplex js-nav\" href=\"https:\/\/twitter.com\/ganesharif\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span class=\"username u-dir\" dir=\"ltr\">@<b class=\"u-linkComplex-target\">ganesharif<\/b><\/span><\/a>)<\/strong><br \/>\n<\/em><em>Penggemar sepak bola dan basket<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Frasa \u201cbut can they do it in a rainy night in Stoke?\u201d menjadi frasa yang tepat untuk menggambarkan Stoke City. Frasa ini dipopulerkan oleh duo pundit terkenal, Richard Keys dan Andy Gray di tahun 2010, yang kala itu sedang membahas bagaimana pemain sekelas Lionel Messi akan kesulitan untuk bermain melawan Stoke di kandangnya. Namun, frasa ini tentu dapat diterapkan ke pemain-pemain Stoke sendiri. Tentu tidak semua pemain, melainkan mereka-mereka yang sebelumnya menghabiskan masa mudanya di klub-klub besar Eropa. Klub-klub besar Eropa tentu bermain dengan cara yang jauh berbeda dengan gaya main Stoke yang sangat mengandalkan fisik alih-alih teknik. Bagi para eks wonderkids ini, tentunya tak pernah terpikirkan bahwa mereka akan &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/20\/stoke-city-yang-menjadi-magnet\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Stoke City yang Menjadi Magnet bagi Eks Wonderkid Klub Besar&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":9429,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[69,74],"tags":[286,129,463,966],"class_list":["post-9428","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-eropa","category-inggris","tag-english-premier-league","tag-featured","tag-stoke-city","tag-wonderkid"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.1 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Stoke City yang Menjadi Magnet bagi Eks Wonderkid Klub Besar | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Bagi para eks wonderkids ini, tentunya tak pernah terpikirkan bahwa mereka akan berlabuh ke klub seperti Stoke City dalam karier mereka.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/20\/stoke-city-yang-menjadi-magnet\/\" \/>\n<link rel=\"next\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/20\/stoke-city-yang-menjadi-magnet\/2\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Stoke City yang Menjadi Magnet bagi Eks Wonderkid Klub Besar | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Bagi para eks wonderkids ini, tentunya tak pernah terpikirkan bahwa mereka akan berlabuh ke klub seperti Stoke City dalam karier mereka.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/20\/stoke-city-yang-menjadi-magnet\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-08-20T02:30:04+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/592273434.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"594\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"392\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/20\\\/stoke-city-yang-menjadi-magnet\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/20\\\/stoke-city-yang-menjadi-magnet\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"tribeindonesia\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"headline\":\"Stoke City yang Menjadi Magnet bagi Eks Wonderkid Klub Besar\",\"datePublished\":\"2017-08-20T02:30:04+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/20\\\/stoke-city-yang-menjadi-magnet\\\/\"},\"wordCount\":890,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/20\\\/stoke-city-yang-menjadi-magnet\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/08\\\/592273434.jpg\",\"keywords\":[\"English Premier League\",\"Featured\",\"Stoke City\",\"Wonderkid\"],\"articleSection\":[\"Eropa\",\"Inggris\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/20\\\/stoke-city-yang-menjadi-magnet\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/20\\\/stoke-city-yang-menjadi-magnet\\\/\",\"name\":\"Stoke City yang Menjadi Magnet bagi Eks Wonderkid Klub Besar | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/20\\\/stoke-city-yang-menjadi-magnet\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/20\\\/stoke-city-yang-menjadi-magnet\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/08\\\/592273434.jpg\",\"datePublished\":\"2017-08-20T02:30:04+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Bagi para eks wonderkids ini, tentunya tak pernah terpikirkan bahwa mereka akan berlabuh ke klub seperti Stoke City dalam karier mereka.\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/20\\\/stoke-city-yang-menjadi-magnet\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/20\\\/stoke-city-yang-menjadi-magnet\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/08\\\/592273434.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/08\\\/592273434.jpg\",\"width\":594,\"height\":392},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/author\\\/tribeindonesia\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Stoke City yang Menjadi Magnet bagi Eks Wonderkid Klub Besar | Football Tribe Indonesia","description":"Bagi para eks wonderkids ini, tentunya tak pernah terpikirkan bahwa mereka akan berlabuh ke klub seperti Stoke City dalam karier mereka.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/20\/stoke-city-yang-menjadi-magnet\/","next":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/20\/stoke-city-yang-menjadi-magnet\/2\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Stoke City yang Menjadi Magnet bagi Eks Wonderkid Klub Besar | Football Tribe Indonesia","og_description":"Bagi para eks wonderkids ini, tentunya tak pernah terpikirkan bahwa mereka akan berlabuh ke klub seperti Stoke City dalam karier mereka.","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/20\/stoke-city-yang-menjadi-magnet\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2017-08-20T02:30:04+00:00","og_image":[{"width":594,"height":392,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/592273434.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/20\/stoke-city-yang-menjadi-magnet\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/20\/stoke-city-yang-menjadi-magnet\/"},"author":{"name":"tribeindonesia","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"headline":"Stoke City yang Menjadi Magnet bagi Eks Wonderkid Klub Besar","datePublished":"2017-08-20T02:30:04+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/20\/stoke-city-yang-menjadi-magnet\/"},"wordCount":890,"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/20\/stoke-city-yang-menjadi-magnet\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/592273434.jpg","keywords":["English Premier League","Featured","Stoke City","Wonderkid"],"articleSection":["Eropa","Inggris"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/20\/stoke-city-yang-menjadi-magnet\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/20\/stoke-city-yang-menjadi-magnet\/","name":"Stoke City yang Menjadi Magnet bagi Eks Wonderkid Klub Besar | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/20\/stoke-city-yang-menjadi-magnet\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/20\/stoke-city-yang-menjadi-magnet\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/592273434.jpg","datePublished":"2017-08-20T02:30:04+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Bagi para eks wonderkids ini, tentunya tak pernah terpikirkan bahwa mereka akan berlabuh ke klub seperti Stoke City dalam karier mereka.","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/20\/stoke-city-yang-menjadi-magnet\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/20\/stoke-city-yang-menjadi-magnet\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/592273434.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/592273434.jpg","width":594,"height":392},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9428","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9428"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9428\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9429"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9428"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9428"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9428"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}