{"id":9376,"date":"2017-08-19T10:00:47","date_gmt":"2017-08-19T03:00:47","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=9376"},"modified":"2017-08-19T00:59:53","modified_gmt":"2017-08-18T17:59:53","slug":"virus-di-tubuh-barcelona-yang-bernama-josep-bartomeu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/19\/virus-di-tubuh-barcelona-yang-bernama-josep-bartomeu\/","title":{"rendered":"Virus di Tubuh Barcelona yang Bernama Josep Bartomeu"},"content":{"rendered":"<p><a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/tag\/barcelona\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Barcelona<\/a> saat ini bisa dikatakan sedang berada di kondisi yang tidak sehat, sedang sakit. Salah satu pemain Barcelona yang paling berpengaruh, Gerard Pique, bahkan mengatakan bahwa selama sembilan tahun ia berkarier sebagai pemain senior di Barcelona, baru kali ini timnya terlihat inferior dari <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/tag\/real-madrid\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Real Madrid<\/a>.<\/p>\n<p>Bagaimana tidak, Barcelona baru saja kalah berturut-turut di dua laga <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/23\/el-classico-terbaik-sepanjang-sejarah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">El Clasico<\/a> setelah sekian lama. Jarak antara Madrid dengan Barcelona memang semakin jauh. Bukan berarti peningkatan Madrid begitu signifikan, namun memang kemunduran Barcelona begitu cepat dan tidak terduga. Sebagaimana seseorang yang sedang terkena penyakit, pasti ada satu virus atau bakteri yang menyerangnya dan virus yang kali ini menyerang Barcelona adalah Presiden mereka sendiri, Josep Maria Bartomeu.<\/p>\n<p>Kekacauan yang diakibatkan Bartomeu sudah begitu parah. Kekacauan Bartomeu yang pertama adalah kebijakan transfernya yang tidak masuk akal. Sejak tahun 2014, tahun ketika Bartomeu mendapuk posisinya sebagai Presiden Barcelona, hampir tidak ada satupun transfer Barcelona yang berhasil.<\/p>\n<p>Dapat dikatakan hanya Luis Suarez, Samuel Umtiti, dan <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/30\/calon-kiper-legendaris-jerman-ter-stegen\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Marc-Andre ter Stegen<\/a> yang menjadi pembelian yang baik dari sekian banyak nama-nama yang didatangkan Bartomeu. Sisanya, dapat dikatakan sebagai pembelian konyol yang tidak diperhitungkan dengan matang, seperti contohnya Arda Turan, Andre Gomes, Paco Alcacer, hingga <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/20\/lucas-digne-yang-butuh-waktu\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Lucas Digne<\/a>.<\/p>\n<p><strong><a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/18\/pertukaran-stereotip-barcelona-dan-real-madrid\/\">Baca juga: Pertukaran Stereotip Barcelona dan Real Madrid<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Parahnya lagi, Bartomeu malah membuang produk-produk asli akademi Barcelona yang termahsyur itu, La Masia. Nama-nama seperti Sandro Ramirez, Marc Bartra, dan Martin Montoya, dilepas dengan mudah. Kalau mau dihitung-hitung, ketiga pemain itu bisa dengan mudah untuk masuk ke tim utama Barcelona saat ini, namun kebijakan transfer Barcelona di bawah Bartomeu memang aneh, jadi kemungkinan itu hanyalah angan belaka.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 14pt\"><strong>Virus ala Bartomeu di tubuh Blaugrana<\/strong><\/span><\/p>\n<p>Di bawah kepemimpinan Bartomeu, Barcelona dituduh telah meninggalkan filosofinya selama ini. Akar-akar Barcelona yang telah diwariskan oleh mendiang Johan Cruyff mulai ditinggalkan. Kini, Barcelona bermain seolah-olah tanpa filosofi. Ini disebabkan oleh blunder sang presiden dalam penunjukkan pelatih.<\/p>\n<p>Bersama <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/03\/03\/memang-saatnya-luis-enrique-beristirahat\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Luis Enrique<\/a> di musim pertamanya, Barcelona memang sempat mendapatkan <em>treble<\/em>, namun kesuksesan Enrique banyak dibilang karena pengaruh <em>tridente <\/em>Barcelona di lini depan yang saat ini sudah ditinggal salah satu anggotanya. Sesudah itu, Barcelona hanya mampu menembus Liga Champions sampai babak perempat-final, sementara rival abadinya mampu menjuarai trofi paling bergengsi di Eropa itu berturut-turut.<\/p>\n<p>Usai kemunduran Enrique, Bartomeu merekrut nama <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/18\/berbagai-momen-terbaik-dan-terburuk-dalam-karir-ernesto-valverde\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Ernesto Valverde<\/a>, nama yang kurang popular bagi <em>cules <\/em>di seluruh dunia. Profil Valverde dianggap kurang memenuhi standar Barcelona dan gaya main Valverde juga dianggap tidak sesuai dengan filosofi tim Catalan ini. Alih-alih membuktikan anggapan itu salah, Valverde justru \u201cmendukung\u201d anggapan itu.<\/p>\n<p>Barcelona asuhannya langsung takluk secara berturut-turut dari Real Madrid. Kekalahan dari Madrid tentu adalah hal yang tabu bagi Barcelona, apalagi terjadi secara berturut-turut. Kejadian ini bisa saja terhindar, apabila Bartomeu merekrut pelatih yang kiranya lebih sesuai dengan profil Barcelona.<\/p>\n<p>Yang teranyar tentu saja kasus <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/06\/yang-tak-terbeli-dengan-uang-neymar\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Neymar<\/a> dan <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/17\/paulinho-perubahan-skema-barcelona\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Paulinho<\/a>. Setidaknya, Bartomeu tentu mampu mencegah kepindahan Neymar dari awal apabila ia sadar akan situasi kontrak Neymar sedari awal. PSG mampu memanfaatkan celah itu dan Barcelona harus ditinggal oleh salah satu pemain intinya, yang juga salah satu pesepak bola terbaik di dunia saat ini.<\/p>\n<p>Apabila Bartomeu dan bawahannya menyadari lebih cepat situasi Neymar, bukan tidak mungkin Neymar akan bertahan di Nou Camp untuk ke depannya. Yang lebih parahnya, sesudah mendapatkan dana segar hasil penjualan Neymar, yang Bartomeu dan kawan-kawan lakukan pertama kalinya adalah membeli Paulinho, gelandang berusia 29 tahun, dengan harga 40 juta euro.<\/p>\n<p>Ya, Paulinho yang sama dengan eks pemain dari Tottenham Hotspur yang dijual dengan harga 14 juta euro ke klub Cina, Guangzhou Evergrande. Ibaratnya, Bartomeu tidak berusaha untuk memperbaiki namanya setelah menjual Neymar, namun malah semakin memperburuk dengan membeli Paulinho.<\/p>\n<p>Ada rumor yang beredar, bahwa pembelian Paulinho hanya didasari oleh kepentingan bisnis belaka, namun rumor itu langsung dibantah melalui pernyataan resmi, sebuah usaha yang terkesan <em>lebay<\/em>. Memang, mungkin terlalu cepat untuk menilai Paulinho, tetapi tentu Barcelona mampu membelanjakan uangnya dengan lebih bijak. Bartomeu tentu memiliki andil dari dua kejadian terbaru ini yang membuat nilai Barcelona semakin turun di mata dunia.<\/p>\n<p>Saat ini, di media sosial seperti Twitter, mulai beredar kampanye untuk menurunkan presiden Barcelona dari posisinya. Kampanye ini ditandai dengan tagar <a href=\"https:\/\/twitter.com\/hashtag\/bartomeudimiteya\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><em>#BartomeuDimiteYa<\/em><\/a> atau yang kurang lebih berarti \u201cMundur Sekarang, Bartomeu!\u201d. Alih-alih menuruti desakan tersebut, sang presiden justru dibela oleh anak buahnya dan mengatakan bahwa kampanye itu datang bukan dari kalangan <em>cules<\/em>.<\/p>\n<p>Ada baiknya kampanye itu digalakan dengan lebih gencar lagi, sebab, Bartomeu tidak bisa dibiarkan lebih lama lagi untuk merusak Barcelona. Bartomeu telah mengubah Barcelona begitu jauh walaupun baru menjabat selama empat tahun, dari tim yang punya ciri khas dan filosofi sendiri, menjadi mesin pencetak uang. Sudah saatnya bagi <em>cules <\/em>seluruh dunia untuk bersatu dan memerangi virus yang merusak Barcelona, sebelum virus itu menjadi makin ganas dan mematikan.<\/p>\n<p><strong>Author:\u00a0<\/strong><em><strong>Ganesha Arif Lesmana (<a class=\"ProfileHeaderCard-screennameLink u-linkComplex js-nav\" href=\"https:\/\/twitter.com\/ganesharif\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span class=\"username u-dir\" dir=\"ltr\">@<b class=\"u-linkComplex-target\">ganesharif<\/b><\/span><\/a>)<\/strong><br \/>\n<\/em><em>Penggemar sepak bola dan basket<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Barcelona saat ini bisa dikatakan sedang berada di kondisi yang tidak sehat, sedang sakit. Salah satu pemain Barcelona yang paling berpengaruh, Gerard Pique, bahkan mengatakan bahwa selama sembilan tahun ia berkarier sebagai pemain senior di Barcelona, baru kali ini timnya terlihat inferior dari Real Madrid. Bagaimana tidak, Barcelona baru saja kalah berturut-turut di dua laga El Clasico setelah sekian lama. Jarak antara Madrid dengan Barcelona memang semakin jauh. Bukan berarti peningkatan Madrid begitu signifikan, namun memang kemunduran Barcelona begitu cepat dan tidak terduga. Sebagaimana seseorang yang sedang terkena penyakit, pasti ada satu virus atau bakteri yang menyerangnya dan virus yang kali ini menyerang Barcelona adalah Presiden mereka sendiri, Josep Maria &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/19\/virus-di-tubuh-barcelona-yang-bernama-josep-bartomeu\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Virus di Tubuh Barcelona yang Bernama Josep Bartomeu&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":9377,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[69,77],"tags":[180,1694,129,178,179],"class_list":["post-9376","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-eropa","category-spanyol","tag-barcelona","tag-bartomeu","tag-featured","tag-la-liga","tag-real-madrid"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Virus di Tubuh Barcelona yang Bernama Josep Bartomeu | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Kebijakan transfer yang tidak masuk akal dan dibuangnya bakat-bakat penting dari La Masia cukup untuk menggambarkan kebijakan buruk Bartomeu.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/19\/virus-di-tubuh-barcelona-yang-bernama-josep-bartomeu\/\" \/>\n<link rel=\"next\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/19\/virus-di-tubuh-barcelona-yang-bernama-josep-bartomeu\/2\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Virus di Tubuh Barcelona yang Bernama Josep Bartomeu | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Kebijakan transfer yang tidak masuk akal dan dibuangnya bakat-bakat penting dari La Masia cukup untuk menggambarkan kebijakan buruk Bartomeu.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/19\/virus-di-tubuh-barcelona-yang-bernama-josep-bartomeu\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-08-19T03:00:47+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/833676490.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"594\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"396\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/19\\\/virus-di-tubuh-barcelona-yang-bernama-josep-bartomeu\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/19\\\/virus-di-tubuh-barcelona-yang-bernama-josep-bartomeu\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"tribeindonesia\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"headline\":\"Virus di Tubuh Barcelona yang Bernama Josep Bartomeu\",\"datePublished\":\"2017-08-19T03:00:47+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/19\\\/virus-di-tubuh-barcelona-yang-bernama-josep-bartomeu\\\/\"},\"wordCount\":774,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/19\\\/virus-di-tubuh-barcelona-yang-bernama-josep-bartomeu\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/08\\\/833676490.jpg\",\"keywords\":[\"Barcelona\",\"Bartomeu\",\"Featured\",\"La Liga\",\"Real Madrid\"],\"articleSection\":[\"Eropa\",\"Spanyol\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/19\\\/virus-di-tubuh-barcelona-yang-bernama-josep-bartomeu\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/19\\\/virus-di-tubuh-barcelona-yang-bernama-josep-bartomeu\\\/\",\"name\":\"Virus di Tubuh Barcelona yang Bernama Josep Bartomeu | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/19\\\/virus-di-tubuh-barcelona-yang-bernama-josep-bartomeu\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/19\\\/virus-di-tubuh-barcelona-yang-bernama-josep-bartomeu\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/08\\\/833676490.jpg\",\"datePublished\":\"2017-08-19T03:00:47+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Kebijakan transfer yang tidak masuk akal dan dibuangnya bakat-bakat penting dari La Masia cukup untuk menggambarkan kebijakan buruk Bartomeu.\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/19\\\/virus-di-tubuh-barcelona-yang-bernama-josep-bartomeu\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/19\\\/virus-di-tubuh-barcelona-yang-bernama-josep-bartomeu\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/08\\\/833676490.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/08\\\/833676490.jpg\",\"width\":594,\"height\":396,\"caption\":\"Bartomeu dan rekrutan terbaru Barcelona, Paulinho.\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/author\\\/tribeindonesia\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Virus di Tubuh Barcelona yang Bernama Josep Bartomeu | Football Tribe Indonesia","description":"Kebijakan transfer yang tidak masuk akal dan dibuangnya bakat-bakat penting dari La Masia cukup untuk menggambarkan kebijakan buruk Bartomeu.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/19\/virus-di-tubuh-barcelona-yang-bernama-josep-bartomeu\/","next":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/19\/virus-di-tubuh-barcelona-yang-bernama-josep-bartomeu\/2\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Virus di Tubuh Barcelona yang Bernama Josep Bartomeu | Football Tribe Indonesia","og_description":"Kebijakan transfer yang tidak masuk akal dan dibuangnya bakat-bakat penting dari La Masia cukup untuk menggambarkan kebijakan buruk Bartomeu.","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/19\/virus-di-tubuh-barcelona-yang-bernama-josep-bartomeu\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2017-08-19T03:00:47+00:00","og_image":[{"width":594,"height":396,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/833676490.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/19\/virus-di-tubuh-barcelona-yang-bernama-josep-bartomeu\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/19\/virus-di-tubuh-barcelona-yang-bernama-josep-bartomeu\/"},"author":{"name":"tribeindonesia","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"headline":"Virus di Tubuh Barcelona yang Bernama Josep Bartomeu","datePublished":"2017-08-19T03:00:47+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/19\/virus-di-tubuh-barcelona-yang-bernama-josep-bartomeu\/"},"wordCount":774,"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/19\/virus-di-tubuh-barcelona-yang-bernama-josep-bartomeu\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/833676490.jpg","keywords":["Barcelona","Bartomeu","Featured","La Liga","Real Madrid"],"articleSection":["Eropa","Spanyol"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/19\/virus-di-tubuh-barcelona-yang-bernama-josep-bartomeu\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/19\/virus-di-tubuh-barcelona-yang-bernama-josep-bartomeu\/","name":"Virus di Tubuh Barcelona yang Bernama Josep Bartomeu | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/19\/virus-di-tubuh-barcelona-yang-bernama-josep-bartomeu\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/19\/virus-di-tubuh-barcelona-yang-bernama-josep-bartomeu\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/833676490.jpg","datePublished":"2017-08-19T03:00:47+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Kebijakan transfer yang tidak masuk akal dan dibuangnya bakat-bakat penting dari La Masia cukup untuk menggambarkan kebijakan buruk Bartomeu.","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/19\/virus-di-tubuh-barcelona-yang-bernama-josep-bartomeu\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/19\/virus-di-tubuh-barcelona-yang-bernama-josep-bartomeu\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/833676490.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/833676490.jpg","width":594,"height":396,"caption":"Bartomeu dan rekrutan terbaru Barcelona, Paulinho."},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9376","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9376"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9376\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9377"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9376"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9376"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9376"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}