{"id":9169,"date":"2017-08-15T13:15:10","date_gmt":"2017-08-15T06:15:10","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=9169"},"modified":"2017-08-15T20:22:21","modified_gmt":"2017-08-15T13:22:21","slug":"misteri-transfer-paulinho","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/15\/misteri-transfer-paulinho\/","title":{"rendered":"Misteri Transfer Paulinho dan Variasi Lini Tengah Barcelona"},"content":{"rendered":"<p>Real Madrid, membeli <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/03\/cerita-singkat-dani-ceballos\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Dani Ceballos<\/a>, gelandang 20 tahun, dengan uang 17 juta euro. Borussia Dortmund, memboyong Mahmoud Dahoud, gelandang 21 tahun, dengan mahar 12 juta euro. Barcelona, yang tengah krisis gelandang, mendatangkan Paulinho, usia 29 tahun, dengan dana 40 juta euro. Mengapa harus Paulinho?<\/p>\n<p>Boleh bertaruh, bukan hanya Cules (pendukung Barcelona), pendukung kesebelasan yang lain pun pasti akan melontarkan pertanyaan yang sama. Mengapa Barcelona \u201charus\u201d mendatangkan Paulinho?<\/p>\n<p>Pertanyaan ini mungkin akan sangat sulit dijawab. Alasannya, pertama, Paulinho dijual Tottenham Hotspur. Dari satu fakta ini saja sudah menegaskan kualitas Paulinho. Ia dilepas Tottenham Hotspur, ke Liga Cina. Ya, Tottenham Hotspur. Alasan kedua adalah dana transfer yang cukup besar, yang sebetulnya bisa digunakan untuk memboyong gelandang lain.<\/p>\n<p>Barcelona memerlukan 40 juta euro untuk mendapatkan tanda tangan Paulinho. Meski terlihat \u201cbiasa saja\u201d di tengah bursa transfer musim panas kali ini, nilai 40 juta euro masih bertaji untuk mendatangkan satu gelandang kelas elite. Yang paling mudah tentu seperti ditunjukkan contoh di paragraf pertama.<\/p>\n<p>Dahoud, adalah salah satu gelandang muda paling potensial di Jerman saat ini. Harganya? Hanya 12 juta euro. Ceballos, hanya 17 juta euro, sesuai patokan penjualan di dalam kontraknya. Memang, sejak awal, Ceballos memang lebih suka hijrah ke Madrid.<\/p>\n<p>Namun yang pasti, Dahoud dan Ceballos adalah penegasan bahwa jika \u201cmau mencari\u201d, Barcelona bisa dapat gelandang yang \u201clebih dibutuhkan\u201d ketimbang Paulinho.<\/p>\n<p>Atau jika mau jauh lebih murah, mengapa Barcelona tak memastikan saja bahwa musim depan, Sergi Samper akan mendapatkan jatah bermain lebih banyak. Pemain muda asli La Masia ini punya segala dasar dan kualitas untuk masuk tim utama. Mengapa Barcelona tak mau memaksimalkan Sergi Samper? Tak ada keuntungan bisnis?<\/p>\n<p>Jika mau sedikit lebih mahal, El Barca bisa mencoba memboyong Jean-Michael Seri dari OGC Nice. Gelandang 25 tahun ini mendapat pujian setinggi langit dari Xavi Hernandez. Betul, Xavi menyebut Seri punya DNA Barcelona. Kurang syarat apa lagi bagi Barcelona untuk mengejar Seri? Harga? Barcelona tak akan membutuhkan dana hingga 40 juta euro untuk Seri.<\/p>\n<p>Lantas, mengapa manajemen Barcelona tetap keras kepala mendatangkan Paulinho? Bukankah buruan utama mereka adalah <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/17\/saga-barcelona-dan-marco-verratti\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Marco Verratti<\/a>?<\/p>\n<p>Akui saja, usaha Barcelona mendatangkan gelandang baru dalam dua musim terakhir merupakan usaha mencari pengganti Xavi. Dan Verratti, adalah figur <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/19\/marco-verratti-pewaris-xavi-hernandez\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">pemain yang paling ideal<\/a>. Paris Saint-Germain (PSG) sendiri memang tak mau melepas Verratti dan banderol 100 juta euro-nya menjadi masalah. Tapi, kembali lagi, bukankah ada Seri yang bisa menjadi alternatif?<\/p>\n<p>Bahkan, <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/02\/jean-michael-seri-xavi-dari-riviera\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">kualitas Seri sudah diakui Xavi<\/a>. Kurang apa lagi, Barcelona? Sebuah misteri yang menakutkan.<\/p>\n<p>Menakutkan karena, misalnya kabar ini benar, latar belakang transfer <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/24\/rumor-paulinho-ke-barcelona\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Paulinho bukan hanya perkara sepak bola<\/a>. Maksudnya, berhubungan dengan kebutuhan tim. Namun, ada selentingan kabar bahwa dibalik aksi ekonomi Barcelona dan Guangzhou Evergrande, terdapat latar belakang politik dan bisnis yang jauh dari urusan menyepak si kulit bulat.<\/p>\n<p>Dan kalau kabar ini benar, artinya, pelatih baru Blaugrana, Ernesto Valverde tak lebih dari <em>\u201ckacung\u201d<\/em> saja. Ia tak punya kemandirian dan kebebasan untuk membeli atau menjual pemain. Sebuah tim, yang manajemennya sudah terlalu jauh ikut campur urusan teknis, akan kesulitan bersaing di level elite sepak bola dunia.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"http:\/\/media.gettyimages.com\/photos\/guangzhou-midfielder-paulinho-maciel-on-his-warming-up-session-during-picture-id803698654?k=6&amp;m=803698654&amp;s=594x594&amp;w=0&amp;h=YPBrBnT_vnDmLNP-p4GJIz4Gkm-Tzxv-0jXuNWyYs5w=\" width=\"594\" height=\"395\" \/><\/p>\n<h3><strong>Variasi lini tengah<\/strong><\/h3>\n<p>Baiklah, tak baik memang terus-menerus berburuk sangka terkait bergabungnya Paulinho ke Barcelona. Bisa jadi, Paulinho memang pemain \u201cjoker\u201d yang sangat dibutuhkan Valverde demi kemaslahatan Barcelona di musim 2017\/2018. Lantas, bagaimana kira-kira Barcelona bisa memaksimalkan Paulinho?<\/p>\n<p>Pada dasarnya, Paulinho adalah gelandang bertahan. Idealnya, tugas Paulinho adalah melindungi bek Barcelona, mematahkan progresi serangan lawan, dan memberikan bola kepada pemain yang lebih kreatif. Sederhana saja.<\/p>\n<p>Gelandang bertahan andalan Barcelona, Sergio Busquets, bisa didorong lebih ke depan, ke lapangan tengah untuk lebih dekat dengan Andres Iniesta atau gelandang serang lainnya. Variasi ini bisa dicoba dengan tujuan eksperimen menggunakan kelebihan Busquets untuk menjadi pengganti Xavi.<\/p>\n<p>Dari sisi visi dan lingkar otak, boleh dibilang, Busquets adalah <em>deep-playmaker<\/em> terbaik di dunia. Maka boleh jadi, Valverde menempatkannya lebih ke tengah, tak lagi sebagai gelandang bertahan. Untuk menjaga luasnya area di belakang Busquets, keberadaan Paulinho akan dibutuhkan. Ia bisa menjadi pemecah gelombang serangan balik lawan. Sebuah kalimat yang indah.<\/p>\n<p>Jika memang begitu, artinya Barcelona akan menunjukkan cara bermain yang sedikit berbeda. Mungkin, Barcelona akan semakin banyak menggunakan bek tengah untuk mengawali serangan. Tak lagi mengandalkan Busquets sebagai penyambung dan penjaga penguasaan bola di posisi gelandang bertahan.<\/p>\n<p>Apakah variasi ini akan berhasil? Tentu semua pendukung Barcelona perlu memberi Paulinho dan Valverde sebuah kesempatan. Berprasangka baik memang tak merugikan. Namun jangan lupa, variasi ini mungkin butuh waktu lama untuk diadaptasikan. Mengapa? Karena Barcelona akan bermain di luar pakem \u201csepak bola Johan Cruyff\u201d mereka.<\/p>\n<p>Sebuah misteri dan usaha meraba di dalam gelap. Kembali lagi, mengapa harus Paulinho? Tak habis pikir.<\/p>\n<p><strong>Author: <\/strong><em><strong>Yamadipati Seno (<a class=\"ProfileHeaderCard-screennameLink u-linkComplex js-nav\" href=\"https:\/\/twitter.com\/arsenalskitchen\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span class=\"username u-dir\" dir=\"ltr\">@<b class=\"u-linkComplex-target\">arsenalskitchen<\/b><\/span><\/a>)<\/strong><br \/>\n<\/em><em>Koki Arsenal&#8217;s Kitchen<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Real Madrid, membeli Dani Ceballos, gelandang 20 tahun, dengan uang 17 juta euro. Borussia Dortmund, memboyong Mahmoud Dahoud, gelandang 21 tahun, dengan mahar 12 juta euro. Barcelona, yang tengah krisis gelandang, mendatangkan Paulinho, usia 29 tahun, dengan dana 40 juta euro. Mengapa harus Paulinho? Boleh bertaruh, bukan hanya Cules (pendukung Barcelona), pendukung kesebelasan yang lain pun pasti akan melontarkan pertanyaan yang sama. Mengapa Barcelona \u201charus\u201d mendatangkan Paulinho? Pertanyaan ini mungkin akan sangat sulit dijawab. Alasannya, pertama, Paulinho dijual Tottenham Hotspur. Dari satu fakta ini saja sudah menegaskan kualitas Paulinho. Ia dilepas Tottenham Hotspur, ke Liga Cina. Ya, Tottenham Hotspur. Alasan kedua adalah dana transfer yang cukup besar, yang sebetulnya bisa &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/15\/misteri-transfer-paulinho\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Misteri Transfer Paulinho dan Variasi Lini Tengah Barcelona&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":9204,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[69,77],"tags":[180,129,178,1281,122],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Misteri Transfer Paulinho dan Variasi Lini Tengah Barcelona | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Idealnya, tugas Paulinho adalah melindungi bek Barcelona, mematahkan progresi serangan lawan, dan memberikan bola kepada pemain yang lebih kreatif.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/15\/misteri-transfer-paulinho\/\" \/>\n<link rel=\"next\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/15\/misteri-transfer-paulinho\/2\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Misteri Transfer Paulinho dan Variasi Lini Tengah Barcelona | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Idealnya, tugas Paulinho adalah melindungi bek Barcelona, mematahkan progresi serangan lawan, dan memberikan bola kepada pemain yang lebih kreatif.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/15\/misteri-transfer-paulinho\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-08-15T06:15:10+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2017-08-15T13:22:21+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/113396.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"674\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/15\/misteri-transfer-paulinho\/\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/15\/misteri-transfer-paulinho\/\",\"name\":\"Misteri Transfer Paulinho dan Variasi Lini Tengah Barcelona | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/15\/misteri-transfer-paulinho\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/15\/misteri-transfer-paulinho\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/113396.jpg\",\"datePublished\":\"2017-08-15T06:15:10+00:00\",\"dateModified\":\"2017-08-15T13:22:21+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Idealnya, tugas Paulinho adalah melindungi bek Barcelona, mematahkan progresi serangan lawan, dan memberikan bola kepada pemain yang lebih kreatif.\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/15\/misteri-transfer-paulinho\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/15\/misteri-transfer-paulinho\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/113396.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/113396.jpg\",\"width\":1200,\"height\":674,\"caption\":\"Paulinho\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Misteri Transfer Paulinho dan Variasi Lini Tengah Barcelona | Football Tribe Indonesia","description":"Idealnya, tugas Paulinho adalah melindungi bek Barcelona, mematahkan progresi serangan lawan, dan memberikan bola kepada pemain yang lebih kreatif.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/15\/misteri-transfer-paulinho\/","next":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/15\/misteri-transfer-paulinho\/2\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Misteri Transfer Paulinho dan Variasi Lini Tengah Barcelona | Football Tribe Indonesia","og_description":"Idealnya, tugas Paulinho adalah melindungi bek Barcelona, mematahkan progresi serangan lawan, dan memberikan bola kepada pemain yang lebih kreatif.","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/15\/misteri-transfer-paulinho\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2017-08-15T06:15:10+00:00","article_modified_time":"2017-08-15T13:22:21+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":674,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/113396.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/15\/misteri-transfer-paulinho\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/15\/misteri-transfer-paulinho\/","name":"Misteri Transfer Paulinho dan Variasi Lini Tengah Barcelona | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/15\/misteri-transfer-paulinho\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/15\/misteri-transfer-paulinho\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/113396.jpg","datePublished":"2017-08-15T06:15:10+00:00","dateModified":"2017-08-15T13:22:21+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Idealnya, tugas Paulinho adalah melindungi bek Barcelona, mematahkan progresi serangan lawan, dan memberikan bola kepada pemain yang lebih kreatif.","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/15\/misteri-transfer-paulinho\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/15\/misteri-transfer-paulinho\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/113396.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/113396.jpg","width":1200,"height":674,"caption":"Paulinho"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9169"}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9169"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9169\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9204"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9169"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9169"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9169"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}