{"id":9092,"date":"2017-08-14T11:00:09","date_gmt":"2017-08-14T04:00:09","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=9092"},"modified":"2017-08-16T11:13:56","modified_gmt":"2017-08-16T04:13:56","slug":"bali-united-pantas-dipuja","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/14\/bali-united-pantas-dipuja\/","title":{"rendered":"Empat Alasan Mengapa Bali United Pantas Dipuja"},"content":{"rendered":"<p>Kita tidak dapat menyangkalnya, kesebelasan berjuluk Serdadu Tridatu ini menjadi salah satu topik perbincangan terhangat di jagat sepak bola nasional dalam sepekan terakhir. Setelah <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/13\/stefano-lilipaly-dan-ambisi-bali-united\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">mendatangkan Stefano Lilipaly<\/a> beberapa hari yang lalu, Fadil Sausu dan kawan-kawan kembali membuat kejutan dengan menggilas pemimpin klasemen sementara, Madura United, dengan skor mencolok, 5-2.<\/p>\n<p>Kita juga tidak dapat menyanggahnya, bahwa kesebelasan yang bermarkas di Stadion Kapten I Wayan Dipta ini merupakan salah satu tim yang tampil menghibur di pagelaran Go-Jek Traveloka Liga 1. Setelah lima gol yang diceploskan ke gawang Hery Prasetyo, Bali United tak hanya menyalip Madura United di klasemen sementara, tapi juga mengambil alih predikat sebagai tim terproduktif sejauh ini.<\/p>\n<p>Meski bukan klub tradisional yang berkiprah sejak era Perserikatan atau Galatama, itu bukan halangan bagi Bali United untuk membangkitkan denyut nadi sepak bola Pulau Dewata. Setidaknya ada empat alasan mengapa klub ini sangat layak untuk dicintai dan mungkin akan sangat sulit dibenci oleh mereka yang pernah dikalahkan.<\/p>\n<figure style=\"width: 1080px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium\" src=\"https:\/\/scontent-sin6-1.cdninstagram.com\/t51.2885-15\/e35\/20766940_257441144775653_2273186886803521536_n.jpg\" width=\"1080\" height=\"720\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Kredit: Bali United<\/figcaption><\/figure>\n<h3><strong>Kuda hitam yang jinak<\/strong><\/h3>\n<p>Saat melihat Bali United bermain, kamu akan menyaksikan sebuah kesebelasan yang jarang ditemukan di liga Indonesia. Tim ini tidak bertabur bintang, beberapa pemainnya adalah hasil \u201cpemberian\u201d klub lain, seperti Muhammad Taufiq, Dias Angga Putra dan Marcos Flores yang diboyong dari Persib. Sang kiper, I Made Wardhana, bahkan menjabat sebagai deputi Kurnia Meiga saat membela Arema Cronus.<\/p>\n<p>Dari 28 pemain yang dimiliki tim utama Bali United, mungkin hanya Irfan Bachdim, Stefano Lilipaly dan Yabes Roni yang status kebintangannya sudah diakui secara nasional, serta Sylvano Comvalius yang mulai tenar sejak masuk ke jalur cepat perburuan top skor.<\/p>\n<p>Dari 28 pemain tersebut, juga tidak ada satu pun yang berpredikat pemain bengal. Ini merupakan fenomena unik karena mayoritas klub di Indonesia memiliki pemain yang gemar berkonfrontasi dengan lawan atau pemain yang terkenal dengan kelicikannya untuk mengelabuhi wasit.<\/p>\n<p>Irfan Bachdim memang sempat mendapat kartu merah di laga kontra Barito Putera, tapi itu pun ia terima dengan lapang dada. Tak ada protes berlebihan pada sang pengadil lapangan, tak ada tindakan saling dorong antarpemain dan insiden tersebut tidak berbuntut panjang. Bahkan, kesebelasan berbaju merah ini sanggup mencetak dua gol tambahan untuk menggenapi kemenangan 5-0 atas tamunya itu.<\/p>\n<p>Dari segi kedisplinan, Bali United adalah tim ketiga dengan jumlah kartu terminim. Hingga pekan ke-19, kesebelasan yang didirikan pada 2014 ini baru mengoleksi 36 kartu kuning dan 1 kartu merah. Mereka hanya kalah tertib dari Perseru Serui dan Semen Padang yang baru mengumpulkan 33 kartu kuning dan satu kartu merah.<\/p>\n<p>Jumlah kartu yang didapat Bali United bahkan hampir separuh dari yang diperoleh PS TNI, yakni 64 kartu kuning plus 4 kartu merah, alias yang terbanyak di Go-Jek Traveloka Liga 1 hingga pekan ke-19.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<figure style=\"width: 1080px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium\" src=\"https:\/\/scontent-sin6-1.cdninstagram.com\/t51.2885-15\/e35\/20479071_124966048122251_7738768903970488320_n.jpg\" width=\"1080\" height=\"1080\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Kredit: Bali United<\/figcaption><\/figure>\n<h3><strong>Obyek wisata baru<\/strong><\/h3>\n<p>Dua raihan positif itu (jumlah gol dan jumlah kartu), juga turut memengaruhi antusiasme penonton di Stadion Kapten I Wayan Dipta yang hampir selalu penuh tiap pekannya. Uniknya, meski datang untuk menonton sepak bola, beberapa Semeton Dewata tetap memakai aksesoris adat mereka, seperti ikat kepala yang bernama Udeng Bali.<\/p>\n<p>Meriahnya dukungan para Semeton Dewata juga menyimpan pemandangan unik. Pertandingan Bali United menjelma sebagai \u201cwisata alternatif\u201d bagi para turis asing di Pulau Dewata. Jika kamu sering berkunjung ke Stadion Kapten I Wayan Dipta atau minimal menyaksikannya di layar kaca, kamu pasti terbiasa dengan pemandangan para <em>bule <\/em>yang berpakaian santai ikut berbaur dengan suporter Bali United.<\/p>\n<p>Kita tidak tahu tujuan sebenarnya para <em>bule <\/em>itu apa. Sekedar mendatangi keramaian atau memang menyukai sepak bola, atau mungkin hanya untuk mengabadikan momen tersebut ke media sosial. Namun, kehadiran <em>bule <\/em>di sebuah stadion di Indonesia telah mengindikasikan dua hal: keamanan dan kenyamanan. Dua hal yang biasanya menjadi pertimbangan utama orang-orang di Eropa atau Amerika saat berlibur ke Indonesia<\/p>\n<p>Stadion Kapten I Wayan Dipta kini tak hanya berperan sebagai tempat digelarnya pertandingan sepak bola, tapi juga berfungsi <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/06\/upaya-bali-united-menjadi-klub-mapan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">sebagai objek wisata<\/a>. Manajemen Bali United pun mencium potensi bisnis ini dengan memperluas area toko <em>merchandise<\/em> dan merenovasi tampilannya menjadi lebih modern.<\/p>\n<p>Langkah yang dilakukan Bali United ini bisa dibilang sudah menyerupai sistem klub-klub papan atas Eropa yang memanfaatkan <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/11\/bali-united-store-lebih-dari-toko\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><em>merchandise <\/em>resmi<\/a> untuk membantu menggerakkan roda perekonomian klub.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<figure style=\"width: 1080px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium\" src=\"https:\/\/scontent-sin6-1.cdninstagram.com\/t51.2885-15\/e35\/20583180_255064801674049_1862499992246157312_n.jpg\" width=\"1080\" height=\"1080\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Konten unik yang disajikan oleh media sosial Bali United<\/figcaption><\/figure>\n<h3><strong>Cerdas menggaet peminat<\/strong><\/h3>\n<p>Imbas dari ramainya penonton yang memadati stadion adalah pengunjung yang membludak di media sosial. Para pemirsa atau penonton yang mengikuti kiprah Serdadu Tridatu pasti penasaran dengan kabar terkini Bali United dan ini dimanfaatkan dengan sangat baik oleh tim media sosial Bali United.<\/p>\n<p>Jika kamu mengunjungi semua media sosial yang dimiliki Bali United, mulai dari situsweb, Instagram, hingga Twitter, kamu akan menemukan inovasi yang baru di sepak bola Indonesia. Layaknya tim-tim besar Eropa, Bali United mengemas media sosial mereka dengan sangat eksklusif untuk menunjukkan citra sebagai klub yang dikelola dengan sangat profesional.<\/p>\n<p>Manuver yang dilakukan Bali United ini tergolong cerdas. Sadar kalau mereka bukan tim <em>lawas <\/em>dengan tradisi panjang, segmentasi pengunjung media sosial yang mereka tembak adalah kalangan pelajar dan mahasiswa, yang selalu menginginkan hal baru.<\/p>\n<p>Berbeda dengan sebagian orang tua yang bersifat kolot dan enggan menerima perubahan, mayoritas kawula muda merupakan orang-orang yang selalu haus akan inovasi dan apa yang dilakukan Bali United di dunia maya, menurut saya adalah yang terbaik dari 17 kontestan lainnya.<\/p>\n<p>Melimpahnya pengunjung atau <em>followers <\/em>di media sosial ini kemudian berdampak pada banyaknya sponsor yang masuk. Di <em>jersey <\/em>Bali United musim ini, tercatat ada 13 sponsor yang menghiasi baju tempur mereka, mulai dari sponsor kompetisi, perbankan, makanan, hingga produk bir lokal.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<figure style=\"width: 1080px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium\" src=\"https:\/\/scontent-sin6-1.cdninstagram.com\/t51.2885-15\/e35\/19931739_722346501283337_986491655030833152_n.jpg\" width=\"1080\" height=\"720\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Kredit: Bali United<\/figcaption><\/figure>\n<h3><strong>Diasuh oleh legenda timnas<\/strong><\/h3>\n<p>Terakhir, alasan mengapa Bali United adalah klub yang pantas dicintai adalah keberadaan <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/30\/kisah-widodo-cahyono-putro\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Widodo Cahyono Putro<\/a> di kursi kepelatihan. Pria yang akrab disapa Cak Wid ini merupakan legenda timnas Indonesia di era 1990-an dengan aksinya yang ikonik ketika mencetak gol salto di Piala Asia 1996 saat melawan Kuwait.<\/p>\n<p>Sebagai pelatih, Cak Wid terkenal sebagai pribadi yang tidak banyak meminta pada manajemen. Ia juga tidak mudah <em>bete <\/em>saat keputusan wasit merugikan timnya. Sifat kalem Cak Wid ini membuatnya sangat berkarisma ketika berdiri di pinggir lapangan mendampingi timnya bermain.<\/p>\n<p>Saat berbincang-bincang dengan Football Tribe Indonesia, Cak Wid juga menyatakan niat tulusnya untuk mengembangkan potensi pemain muda. Ia lebih senang memaksimalkan pemain muda yang tersedia, untuk dicetak menjadi pemain bagus di masa mendatang.<\/p>\n<p>***<\/p>\n<p>Go-Jek Traveloka Liga 1 masih menyisakan 15 pekan lagi. Jalan masih sangat panjang bagi Bali United untuk mengukuhkan diri menjadi yang terbaik di Indonesia. Akan tetapi, jika mereka dapat mengangkat trofi itu di akhir musim, kalian yang telah dikalahkan saya yakin tak akan mudah untuk membencinya tim baru di kancah sepak bola Indonesia ini.<\/p>\n<p><strong>Author: <\/strong><em><strong>Aditya Jaya Iswara (<a class=\"ProfileHeaderCard-screennameLink u-linkComplex js-nav\" href=\"https:\/\/twitter.com\/joyoisworo\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span class=\"username u-dir\" dir=\"ltr\">@<b class=\"u-linkComplex-target\">joyoisworo<\/b><\/span><\/a>)<\/strong><br \/>\n<\/em><em>Milanisti paruh waktu yang berharap Andriy Shevchenko kembali muda dan membawa AC Milan juara Liga Champions Eropa lagi.<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kita tidak dapat menyangkalnya, kesebelasan berjuluk Serdadu Tridatu ini menjadi salah satu topik perbincangan terhangat di jagat sepak bola nasional dalam sepekan terakhir. Setelah mendatangkan Stefano Lilipaly beberapa hari yang lalu, Fadil Sausu dan kawan-kawan kembali membuat kejutan dengan menggilas pemimpin klasemen sementara, Madura United, dengan skor mencolok, 5-2. Kita juga tidak dapat menyanggahnya, bahwa kesebelasan yang bermarkas di Stadion Kapten I Wayan Dipta ini merupakan salah satu tim yang tampil menghibur di pagelaran Go-Jek Traveloka Liga 1. Setelah lima gol yang diceploskan ke gawang Hery Prasetyo, Bali United tak hanya menyalip Madura United di klasemen sementara, tapi juga mengambil alih predikat sebagai tim terproduktif sejauh ini. Meski bukan klub &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/14\/bali-united-pantas-dipuja\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Empat Alasan Mengapa Bali United Pantas Dipuja&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":9093,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[88,86],"tags":[215,129,185,122],"class_list":["post-9092","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bola","category-nasional","tag-bali-united","tag-featured","tag-liga-1","tag-slider"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Empat Alasan Mengapa Bali United Pantas Dipuja | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Meski bukan klub tradisional yang sarat sejarah, itu bukan halangan bagi Bali United untuk membangkitkan denyut nadi sepak bola Pulau Dewata.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/14\/bali-united-pantas-dipuja\/\" \/>\n<link rel=\"next\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/14\/bali-united-pantas-dipuja\/2\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Empat Alasan Mengapa Bali United Pantas Dipuja | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Meski bukan klub tradisional yang sarat sejarah, itu bukan halangan bagi Bali United untuk membangkitkan denyut nadi sepak bola Pulau Dewata.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/14\/bali-united-pantas-dipuja\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-08-14T04:00:09+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2017-08-16T04:13:56+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/20184470_472380286488171_1972407500976160768_n.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1080\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"720\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/14\\\/bali-united-pantas-dipuja\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/14\\\/bali-united-pantas-dipuja\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"tribeindonesia\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"headline\":\"Empat Alasan Mengapa Bali United Pantas Dipuja\",\"datePublished\":\"2017-08-14T04:00:09+00:00\",\"dateModified\":\"2017-08-16T04:13:56+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/14\\\/bali-united-pantas-dipuja\\\/\"},\"wordCount\":1102,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/14\\\/bali-united-pantas-dipuja\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/08\\\/20184470_472380286488171_1972407500976160768_n.jpg\",\"keywords\":[\"Bali United\",\"Featured\",\"Liga 1\",\"Slider\"],\"articleSection\":[\"Bola\",\"Nasional\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/14\\\/bali-united-pantas-dipuja\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/14\\\/bali-united-pantas-dipuja\\\/\",\"name\":\"Empat Alasan Mengapa Bali United Pantas Dipuja | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/14\\\/bali-united-pantas-dipuja\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/14\\\/bali-united-pantas-dipuja\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/08\\\/20184470_472380286488171_1972407500976160768_n.jpg\",\"datePublished\":\"2017-08-14T04:00:09+00:00\",\"dateModified\":\"2017-08-16T04:13:56+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Meski bukan klub tradisional yang sarat sejarah, itu bukan halangan bagi Bali United untuk membangkitkan denyut nadi sepak bola Pulau Dewata.\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/14\\\/bali-united-pantas-dipuja\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/14\\\/bali-united-pantas-dipuja\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/08\\\/20184470_472380286488171_1972407500976160768_n.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/08\\\/20184470_472380286488171_1972407500976160768_n.jpg\",\"width\":1080,\"height\":720,\"caption\":\"Kredit: Bali United\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/author\\\/tribeindonesia\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Empat Alasan Mengapa Bali United Pantas Dipuja | Football Tribe Indonesia","description":"Meski bukan klub tradisional yang sarat sejarah, itu bukan halangan bagi Bali United untuk membangkitkan denyut nadi sepak bola Pulau Dewata.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/14\/bali-united-pantas-dipuja\/","next":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/14\/bali-united-pantas-dipuja\/2\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Empat Alasan Mengapa Bali United Pantas Dipuja | Football Tribe Indonesia","og_description":"Meski bukan klub tradisional yang sarat sejarah, itu bukan halangan bagi Bali United untuk membangkitkan denyut nadi sepak bola Pulau Dewata.","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/14\/bali-united-pantas-dipuja\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2017-08-14T04:00:09+00:00","article_modified_time":"2017-08-16T04:13:56+00:00","og_image":[{"width":1080,"height":720,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/20184470_472380286488171_1972407500976160768_n.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/14\/bali-united-pantas-dipuja\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/14\/bali-united-pantas-dipuja\/"},"author":{"name":"tribeindonesia","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"headline":"Empat Alasan Mengapa Bali United Pantas Dipuja","datePublished":"2017-08-14T04:00:09+00:00","dateModified":"2017-08-16T04:13:56+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/14\/bali-united-pantas-dipuja\/"},"wordCount":1102,"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/14\/bali-united-pantas-dipuja\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/20184470_472380286488171_1972407500976160768_n.jpg","keywords":["Bali United","Featured","Liga 1","Slider"],"articleSection":["Bola","Nasional"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/14\/bali-united-pantas-dipuja\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/14\/bali-united-pantas-dipuja\/","name":"Empat Alasan Mengapa Bali United Pantas Dipuja | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/14\/bali-united-pantas-dipuja\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/14\/bali-united-pantas-dipuja\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/20184470_472380286488171_1972407500976160768_n.jpg","datePublished":"2017-08-14T04:00:09+00:00","dateModified":"2017-08-16T04:13:56+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Meski bukan klub tradisional yang sarat sejarah, itu bukan halangan bagi Bali United untuk membangkitkan denyut nadi sepak bola Pulau Dewata.","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/14\/bali-united-pantas-dipuja\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/14\/bali-united-pantas-dipuja\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/20184470_472380286488171_1972407500976160768_n.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/20184470_472380286488171_1972407500976160768_n.jpg","width":1080,"height":720,"caption":"Kredit: Bali United"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9092","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9092"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9092\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9093"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9092"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9092"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9092"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}