{"id":9057,"date":"2017-08-13T16:00:56","date_gmt":"2017-08-13T09:00:56","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=9057"},"modified":"2017-08-13T15:05:00","modified_gmt":"2017-08-13T08:05:00","slug":"mourinho-mini-di-bundesliga","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/13\/mourinho-mini-di-bundesliga\/","title":{"rendered":"Bermain dengan Ambisi Bersama Mourinho Mini di Bundesliga"},"content":{"rendered":"<p>Revolusi sepak bola Jerman memasuki tahap baru. Setelah sukses dengan regenerasi pemain yang berujung pada gelar Piala Dunia 2014, kali ini giliran sosok yang bertanggung jawab dalam tim. Ya, pelatih mau tak mau terkena dampak peremajaan sepak bola di negara tersebut. Hebatnya Jerman kembali mulai berhasil menelurkan nama-nama pelatih yang tak hanya belia, tapi juga punya kualitas mumpuni.<\/p>\n<p>Kini liga kasta tertinggi di Jerman, Bundesliga 1, memiliki jumlah pelatih termuda paling banyak. Bayangkan jika manajer AFC Bournemouth dan yang termuda di Liga Primer Inggris, Eddie Howe dengan 37 tahun, bakal hanya menempati urutan ketujuh di Bundesliga.<\/p>\n<p>Dia bakal kalah dalam hal usia dengan nama-nama semisal Manuel Baum dari Augsburg, Alexander Nouri (Werder Bremen), Hannes Wolf (Stuttgart), Sandro Schwarz (Mainz), Domenico Tedesco (Schalke 04), dan paling muda, <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/08\/terobosan-terbaru-julian-nagelsmann\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Julian Nagelsmann<\/a> (Hoffenheim). Khususnya Nagelsmann, dia sukses menunjukkan bahwa pada usia 30 tahun saat ini, bisa melewati pencapaian pelatih-pelatih yang lebih senior darinya.<\/p>\n<p>Pada kesempatan pertamanya jadi pelatih tim utama semusim penuh, 2016\/2017 lalu, Nagelsmann sukses membawa Hoffenheim menempati peringkat keempat Bundesliga dan berujung tiket ke Liga Champions Eropa musim ini. Jelang laga <em>play-off<\/em> Liga Champions tengah pekan ini, sulit rasanya meremehkan Hoffenheim meski lawan yang akan dihadapi kaliber Liverpool. Bukan cuma kualitas yang hingga kini dipertontonkan, Die Kraichgauer disulap Nagelsmann jadi ladang eksperimen yang sejauh ini sukses.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"http:\/\/media.gettyimages.com\/photos\/head-coach-julian-nagelsmann-of-hoffenheim-looks-on-prior-to-the-picture-id682610816?k=6&amp;m=682610816&amp;s=594x594&amp;w=0&amp;h=Uucx2pfO26DbXSJBonmyayyzgIIdMPQpxPpVdgYd5tQ=\" width=\"594\" height=\"396\" \/><\/p>\n<h3><strong>Inovasi berbanding demokrasi<\/strong><\/h3>\n<p>Apa yang dilakukan Nagelsmann di Hoffenheim memang sungguh revolusioner. Musim 2017\/2018 ini saja sudah dimulai dengan menunjukkan inovasi baru di markas latihan klub, Sinsheim Strasse, dengan menempatkan layar raksasa berukuran 6&#215;3 meter yang diberi nama <em>Videowall<\/em>. Lewat teknologi tersebut, Nagelsmann dan staf pelatih bisa leluasa memberikan pengarahan pada pemain saat itu juga, tak perlu menunggu untuk pindah ke dalam ruangan.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.facebook.com\/achtzehn99\/videos\/1932615970097690\/\">https:\/\/www.facebook.com\/achtzehn99\/videos\/1932615970097690\/<\/a><\/p>\n<p>Lewat sebuah teknologi mutakhir, wajar bagi suporter Hoffenheim untuk punya ekspektasi lebih pada musim ini. Namun jika mendengar pernyataan Nagelsmann beberapa hari terakhir, asa berlebih tampaknya harus buru-buru disimpan. Dengan dalih demokratis, sang pelatih muda memilih untuk tak terlalu banyak terlibat dalam ambisi tim musim ini. Nagelsmann bahkan menyerahkan semuanya ke para pemain!<\/p>\n<p>Mengapa demikian? Apakah karena usia yang masih belia untuk ukuran pelatih dan akhirnya merasa canggung dengan pemain yang umurnya lebih tua? Atau memilih untuk bermain-main dengan ambisi tim dan ekspektasi fans? Jawabannya Nagelsmann memilih untuk memberikan tanggung jawab lebih kepada pemain, sebagai penentu arah mau dibawa kemana Hoffenheim musim ini. Kebijakan ini dimulai dengan penentuan kapten dan wakil tim, serta dewan pemain yang lagi-lagi, dipilih langsung oleh Kerem Demirbay dan kawan-kawan.<\/p>\n<p>Pemain yang usianya setahun lebih tua dari Nagelsmann dan paling senior dalam tim, Eugen Polanski, terpilih sebagai kapten, menggantikan Sebastian Rudy yang musim lalu kerap jadi pemimpin tim dan per awal 2017\/2018, pindah ke Bayern M\u00fcnchen. Sementara wakil kapten, dipilih Kevin Vogt dan Benjamin H\u00fcbner. Sementara untuk dewan pemain, didapuk tiga nama lainnya, antara lain Oliver Baumann, Sandro Wagner, dan Ermin Bi\u010dak\u010di\u0107.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"http:\/\/media.gettyimages.com\/photos\/head-coach-julian-nagelsmann-of-hoffenheim-gestures-during-the-match-picture-id691475314?k=6&amp;m=691475314&amp;s=594x594&amp;w=0&amp;h=f8lTYDfk8c3KfrvFjudzHg_Canm_q875PHXCoW1CwCo=\" width=\"594\" height=\"396\" \/><\/p>\n<h3><strong>Bersiap sejajar dengan elite<\/strong><\/h3>\n<p>\u201cTahun lalu saya yang menentukan target tim, tapi musim ini saya ingin para pemain yang melakukannya, dimulai dari pemilihan kapten. Jika melihat ada kurang ambisi, saya akan ambil alih, tapi saya tahu bagaimana pemain saya sendiri. Mereka akan merasa terus berambisi,\u201d terang Nagelsmann kepada situs resmi Bundesliga.<\/p>\n<p>Keputusan pelatih kelahiran Landsberg am Lech itu mulai berbuah hasil sepanjang laga pramusim Hoffenheim. Dalam tiga pertandingan melawan Standard Liege, Derby County, dan Bologna, Die Kraichgrauer selalu menang. Teranyar pada fase awal DFB-Pokal, gol tunggal Nadiem Amiri bawa Hoffenheim sukses mengatasi perlawanan Rot-Wei\u00df Erfurt. Kini, kehadiran Liverpool dinantikan di Wirsol Rhein-Neckar-Arena, tengah pekan nanti, dengan sangat antusias.<\/p>\n<p>Meski apapun hasilnya tetap akan tampil di Eropa, Hoffenheim bertekad menunjukkan buah dari kerja kerasnya sejak awal musim, mulai dari sesi latihan hingga kinerja manajemen pada bursa transfer. Die Kraichgrauer memang sempat mendapat sorotan seiring kepergian duo andalan, Rudy dan Niklas S\u00fcle ke Bayern. Namun, itu dijawab dengan perekrutan bek Heracles Almelo, Justin Hoogma, dan gelandang bertahan West Ham United, H\u00e5vard Nordtveit. Perekrutan efektif memang dilakukan Hoffenheim sepanjang musim panas ini, salah satunya dengan sukses mendatangkan Serge Gnabry lewat status pinjaman dari Die Roten.<\/p>\n<p>Satu elemen yang diprediksi masih akan jadi senjata andalan Hoffenheim mengarungi musim 2017\/2018 adalah kolektivitas tim. Hampir tak ada pemain yang ditonjolkan sebagai bintang karena semua merasa sama-sama berperan penting dalam kemajuan tim. Di bawah mistar, Oliver Baumann akan dibantu trio lini belakang, Hoogma, Vogt, dan H\u00fcbner. Musim lalu, tingkat kebobolan Hoffenheim hanya kalah dari Bayern.<\/p>\n<p>Sementara Nordtveit jadi poros untuk menopang empat gelandang. Di setiap sisi, ada Pavel Kader\u00e1bek dan Gnabry, mengapit duo muda nan kreatif, Demirbay dan Amiri. Baik Demirbay maupun Amiri musim lalu jadi kreator total 18 gol Hoffenheim. Keduanya bakal bekerja keras menyuplai umpan untuk duet striker, Andrej Kramari\u0107 dan Sandro Wagner. Nama pertama merupakan top skor musim lalu lewat 18 gol di semua kompetisi, sementara Wagner mengoleksi 12 lesakkan.<\/p>\n<p>Keuntungan Hoffenheim juga bisa dilihat dari kecerdasan taktik yang diusung Nagelsmann. Pelatih yang dijuluki Jose Mourinho mini oleh eks kiper timnas Jerman, Tim Wiese itu memang kerap menampilkan formasi 3-3-2-2, 3-1-4-2, hingga 3-1-6! Fleksibilitas skema permainan ini yang diprediksi bakal jadi keunggulan Hoffenheim dalam merangsek ke jajaran elit sepak bola Jerman hingga Eropa.<\/p>\n<p>Nagelsmann, sang Pelatih Terbaik Bundesliga 2016\/2017 versi <em>Kicker<\/em> mulai menunjukkan, sikap demokratis dan suara pemain diperlukan untuk membangun tim ke arah yang lebih kuat, bukan lantas menyingkirkan peran seorang juru taktik tim. \u201cSaya punya kepercayaan tinggi pada pemain dan keseluruhan tim, jadi sangat senang karena mereka yang akan menentukan target kami musim ini. Semua terserah mereka entah tentang tujuan secara keseluruhan, atau masing-masing kompetisi,\u201d tutup sang pelatih termuda.<\/p>\n<p><strong>Author: Perdana Nugroho (<span class=\"username u-dir\" dir=\"ltr\"><a class=\"ProfileHeaderCard-screennameLink u-linkComplex js-nav\" href=\"https:\/\/twitter.com\/harnugroho\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">@<b class=\"u-linkComplex-target\">harnugroho<\/b><\/a>)<\/span><\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Revolusi sepak bola Jerman memasuki tahap baru. Setelah sukses dengan regenerasi pemain yang berujung pada gelar Piala Dunia 2014, kali ini giliran sosok yang bertanggung jawab dalam tim. Ya, pelatih mau tak mau terkena dampak peremajaan sepak bola di negara tersebut. Hebatnya Jerman kembali mulai berhasil menelurkan nama-nama pelatih yang tak hanya belia, tapi juga punya kualitas mumpuni. Kini liga kasta tertinggi di Jerman, Bundesliga 1, memiliki jumlah pelatih termuda paling banyak. Bayangkan jika manajer AFC Bournemouth dan yang termuda di Liga Primer Inggris, Eddie Howe dengan 37 tahun, bakal hanya menempati urutan ketujuh di Bundesliga. Dia bakal kalah dalam hal usia dengan nama-nama semisal Manuel Baum dari Augsburg, Alexander &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/13\/mourinho-mini-di-bundesliga\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Bermain dengan Ambisi Bersama Mourinho Mini di Bundesliga&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":9058,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[69,73],"tags":[143,129,422,1340,122],"class_list":["post-9057","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-eropa","category-jerman","tag-bundesliga","tag-featured","tag-hoffenheim","tag-julian-nagelsmann","tag-slider"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.1 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Bermain dengan Ambisi Bersama Mourinho Mini di Bundesliga | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Pada kesempatan pertamanya jadi pelatih tim utama, Nagelsmann sukses membawa Hoffenheim menempati peringkat keempat Bundesliga.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/13\/mourinho-mini-di-bundesliga\/\" \/>\n<link rel=\"next\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/13\/mourinho-mini-di-bundesliga\/2\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Bermain dengan Ambisi Bersama Mourinho Mini di Bundesliga | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pada kesempatan pertamanya jadi pelatih tim utama, Nagelsmann sukses membawa Hoffenheim menempati peringkat keempat Bundesliga.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/13\/mourinho-mini-di-bundesliga\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-08-13T09:00:56+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/666138024.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"594\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"408\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/13\\\/mourinho-mini-di-bundesliga\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/13\\\/mourinho-mini-di-bundesliga\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"tribeindonesia\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"headline\":\"Bermain dengan Ambisi Bersama Mourinho Mini di Bundesliga\",\"datePublished\":\"2017-08-13T09:00:56+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/13\\\/mourinho-mini-di-bundesliga\\\/\"},\"wordCount\":920,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/13\\\/mourinho-mini-di-bundesliga\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/08\\\/666138024.jpg\",\"keywords\":[\"Bundesliga\",\"Featured\",\"Hoffenheim\",\"Julian Nagelsmann\",\"Slider\"],\"articleSection\":[\"Eropa\",\"Jerman\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/13\\\/mourinho-mini-di-bundesliga\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/13\\\/mourinho-mini-di-bundesliga\\\/\",\"name\":\"Bermain dengan Ambisi Bersama Mourinho Mini di Bundesliga | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/13\\\/mourinho-mini-di-bundesliga\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/13\\\/mourinho-mini-di-bundesliga\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/08\\\/666138024.jpg\",\"datePublished\":\"2017-08-13T09:00:56+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Pada kesempatan pertamanya jadi pelatih tim utama, Nagelsmann sukses membawa Hoffenheim menempati peringkat keempat Bundesliga.\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/13\\\/mourinho-mini-di-bundesliga\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/13\\\/mourinho-mini-di-bundesliga\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/08\\\/666138024.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/08\\\/666138024.jpg\",\"width\":594,\"height\":408,\"caption\":\"Julian Nagelsmann Bundesliga\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/author\\\/tribeindonesia\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Bermain dengan Ambisi Bersama Mourinho Mini di Bundesliga | Football Tribe Indonesia","description":"Pada kesempatan pertamanya jadi pelatih tim utama, Nagelsmann sukses membawa Hoffenheim menempati peringkat keempat Bundesliga.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/13\/mourinho-mini-di-bundesliga\/","next":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/13\/mourinho-mini-di-bundesliga\/2\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Bermain dengan Ambisi Bersama Mourinho Mini di Bundesliga | Football Tribe Indonesia","og_description":"Pada kesempatan pertamanya jadi pelatih tim utama, Nagelsmann sukses membawa Hoffenheim menempati peringkat keempat Bundesliga.","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/13\/mourinho-mini-di-bundesliga\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2017-08-13T09:00:56+00:00","og_image":[{"width":594,"height":408,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/666138024.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/13\/mourinho-mini-di-bundesliga\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/13\/mourinho-mini-di-bundesliga\/"},"author":{"name":"tribeindonesia","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"headline":"Bermain dengan Ambisi Bersama Mourinho Mini di Bundesliga","datePublished":"2017-08-13T09:00:56+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/13\/mourinho-mini-di-bundesliga\/"},"wordCount":920,"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/13\/mourinho-mini-di-bundesliga\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/666138024.jpg","keywords":["Bundesliga","Featured","Hoffenheim","Julian Nagelsmann","Slider"],"articleSection":["Eropa","Jerman"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/13\/mourinho-mini-di-bundesliga\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/13\/mourinho-mini-di-bundesliga\/","name":"Bermain dengan Ambisi Bersama Mourinho Mini di Bundesliga | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/13\/mourinho-mini-di-bundesliga\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/13\/mourinho-mini-di-bundesliga\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/666138024.jpg","datePublished":"2017-08-13T09:00:56+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Pada kesempatan pertamanya jadi pelatih tim utama, Nagelsmann sukses membawa Hoffenheim menempati peringkat keempat Bundesliga.","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/13\/mourinho-mini-di-bundesliga\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/13\/mourinho-mini-di-bundesliga\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/666138024.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/666138024.jpg","width":594,"height":408,"caption":"Julian Nagelsmann Bundesliga"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9057","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9057"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9057\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9058"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9057"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9057"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9057"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}