{"id":8970,"date":"2017-08-12T11:00:02","date_gmt":"2017-08-12T04:00:02","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=8970"},"modified":"2017-08-12T17:25:56","modified_gmt":"2017-08-12T10:25:56","slug":"ode-bagi-alex-oxlade-chamberlain","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/12\/ode-bagi-alex-oxlade-chamberlain\/","title":{"rendered":"Ode bagi Alex Oxlade-Chamberlain: Jack of All Trades milik Arsenal"},"content":{"rendered":"<p>Eksperimen posisi adalah hal yang lumrah di dunia sepak bola. Contoh kasusnya begini: pemain A pada awalnya berposisi sebagai gelandang tengah, namun ia dicoba oleh sang manajer untuk menempati posisi bek kanan. Tak jarang hasil dari eksperimen tersebut berbuah manis bagi sang pemain dan tentu klubnya masing-masing.<\/p>\n<p>Sudah banyak nama-nama yang sukses berkat hasil eksperimen, setelah sebelumnya biasa-biasa saja menempati posisi aslinya. Lazimnya, setelah eksperimen usai dilakukan, sang pemain akan dipatenkan posisinya di lapangan. Namun, itu tidak terjadi pada Alex Oxlade-Chamberlain.<\/p>\n<p>Sekarang ini, dapatkah pembaca Football Tribe menyebutkan posisi Chamberlain di lapangan? Ya, saya pun akan bingung untuk memilih satu posisi yang pasti bagi Chambo, sapaan akrabnya. Di awal kariernya, mantan pemain Southampton ini berposisi sebagai sayap kanan. Chamberlain pada awalnya memang dianggap sebagai titisan dari Theo Walcott, karena sama-sama memiliki kecepatan yang eksplosif.<\/p>\n<p>Sebagai sayap kanan, bila sedang berada di <em>form <\/em>terbaiknya, Chamberlain bisa sangat berbahaya. Dapat dikatakan Chamberlain memiliki kemampuan dan teknik menendang bola yang cukup baik. Namun, tingkat intelegensia Chambo tidak begitu memuaskan sehingga seringkali keputusan yang ia ambil salah, dan umpan-umpan yang ia lepaskan dari sisi kanan tidak efektif. Walaupun begitu, Chamberlain tetap mampu memanfaatkan atribut terbaiknya, kecepatan, dengan sangat baik.<\/p>\n<p>Seiring waktu, pemain yang kini berusia 23 tahun ini berpindah posisi ke lini tengah. Arsene Wenger seperti ingin menguji kemampuan mengoper dan mengasah pengambilan keputusan Chamberlain. Bermain di tengah pun dilakoni Chamberlain dengan cukup baik. Walaupun operannya memang tidak sebagus, katakanlah Granit Xhaka atau Jack Wilshere, namun Chamberlain mampu melakukan penetrasi-penetrasi berkat kecepatan dan kemampuan dribelnya yang memang mumpuni.<\/p>\n<p>Ia juga tidak ragu untuk menendang dari jarak jauh. Ternyata, bermain di tengah ternyata memang cita-cita Chamberlain, yang mengaku bahwa ia ingin bermain seperti Steven Gerrard. Ketika sepertinya ia akan dipatenkan sebagai pemain tengah, Wenger memiliki rencana lain baginya.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"http:\/\/media.gettyimages.com\/photos\/alex-oxladechamberlain-of-arsenal-during-the-the-fa-community-shield-picture-id826986892?k=6&amp;m=826986892&amp;s=594x594&amp;w=0&amp;h=1Ts8xxjMP3op0MgxGnQuHkfo5l_1bref_QZwww8j-uI=\" width=\"594\" height=\"396\" \/><\/p>\n<h3><strong>Perubahan skema tiga bek Arsenal dan transformasi Chamberlain <\/strong><\/h3>\n<p>Chamberlain sepertinya memang diplot oleh Wenger menjadi pemain yang <em>versatile<\/em>, pemain yang serbabisa. Kini, ia tidak benar-benar memiliki posisi asli di lapangan. Dalam skema baru Arsenal yang memakai tiga bek tengah, Chamberlain diplot sebagai <em>wingback <\/em>kanan. Di posisi itu, Chamberlain, secara tak terduga, mampu bersinar.<\/p>\n<p>Siapa yang menduga bahwa Chambo memiliki kemampuan bertahan yang baik? Ia mampu menekel dengan tepat waktu dan dengan kecepatan yang ia punya, ia mampu untuk menutup lubang di posisinya dengan cepat. Sisi penyerangannya juga ia asah dengan efektif, walaupun lagi-lagi, masalah pengambilan keputusannya kerap kali merugikan timnya.<\/p>\n<p>Namun, Chamberlain mampu melaksanakan tugas barunya dengan baik, bahkan mampu menggeser Hector Bellerin yang berposisi natural di posisi ini. Walaupun begitu, eksperimen Wenger terhadap Chamberlain tak berhenti sampai di sini.<\/p>\n<p>Sejak awal pramusim Arsenal musim ini, Chamberlain beberapa kali dicoba untuk bermain di sisi kiri lapangan. Memang, Chamberlain sebelumnya juga pernah bermain sebagai sayap kiri, sebagai <em>inverted winger<\/em>. Namun, kini ia dicoba untuk menempati posisi <em>wingback <\/em>kiri, posisi yang sebetulnya cukup ekstrem untuk dihuni oleh pemain yang menggunakan kaki kanan sebagai kaki utamanya.<\/p>\n<p>Meskipun begitu, Chamberlain tidak mengecewakan eksperimen pelatihnya. Ia tampil cukup solid, walaupun mungkin sedikit kikuk. Eksperimen ini berujung pada dipasangnya Chamberlain sebagai <em>wingback <\/em>kiri ketika melawan Leicester City di laga awal Liga Inggris yang berakhir dramatis dini hari tadi (12\/8).<\/p>\n<p>Chamberlain mampu tampil dengan baik, bahkan diganjar sebagai pemain terbaik versi <em>WhoScored<\/em>. Kontribusi defensif Chamberlain di laga itu memang mengejutkan. Ia tampil lebih solid dibandingkan Bellerin, yang menempati posisi aslinya, <em>wingback <\/em>kanan, dan mampu meredam pemain sekelas Riyad Mahrez yang menjadi lawannya di sisi kiri pertahanan Arsenal.<\/p>\n<p>Walaupun pada akhirnya ia digeser kembali ke sisi kanan saat Arsenal tertinggal, Chamberlain tidak kaget dan tetap tampil dengan stabil. Tak jarang juga ia melakukan dribel menusuk yang merepotkan bek sayap Leicester. Ia juga rajin untuk melepas tembakan-tembakan jarak jauh yang beberapa kali memaksa Kasper Schmeichel untuk melakukan penyelamatan. Bagaimana mungkin ia mampu melakukan begitu banyak hal, mulai dari bertahan, penetrasi ke <em>flank <\/em>lawan, melepas umpan silang, dan menendang dari jarak jauh dalam satu <em>game<\/em>?<\/p>\n<p>Chamberlain sepertinya kini mematenkan predikatnya sebagai pemain serbabisa. Kemampuan-kemampuannya yang mencakup banyak hal, adalah buah dari kerja kerasnya dan tak pernahnya ia mengeluh walaupun posisinya terus menerus diubah oleh Wenger. Hasilnya, ia mampu melakukan mulai dari bertahan, hingga melakukan penyelesaian di satu laga.<\/p>\n<p>Memang, semua kemampuannya tidak terhitung spesial, namun memang begitu bukan karier Chamberlain selama ini? Tidak ada yang spesial-spesial betul darinya, namun ia mampu melakukan semua hal dengan mumpuni. Tidak ada satu posisi yang tetap baginya, karena ia mampu menempati begitu banyak posisi dengan baik. Alex Oxlade-Chamberlain adalah <em>jack of all trades <\/em>bagi Arsenal dan Arsene Wenger.<\/p>\n<p><strong>Author: <\/strong><em><strong>Ganesha Arif Lesmana (<a class=\"ProfileHeaderCard-screennameLink u-linkComplex js-nav\" href=\"https:\/\/twitter.com\/ganesharif\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span class=\"username u-dir\" dir=\"ltr\">@<b class=\"u-linkComplex-target\">ganesharif<\/b><\/span><\/a>)<\/strong><br \/>\n<\/em><em>Penggemar sepak bola dan basket<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Eksperimen posisi adalah hal yang lumrah di dunia sepak bola. Contoh kasusnya begini: pemain A pada awalnya berposisi sebagai gelandang tengah, namun ia dicoba oleh sang manajer untuk menempati posisi bek kanan. Tak jarang hasil dari eksperimen tersebut berbuah manis bagi sang pemain dan tentu klubnya masing-masing. Sudah banyak nama-nama yang sukses berkat hasil eksperimen, setelah sebelumnya biasa-biasa saja menempati posisi aslinya. Lazimnya, setelah eksperimen usai dilakukan, sang pemain akan dipatenkan posisinya di lapangan. Namun, itu tidak terjadi pada Alex Oxlade-Chamberlain. Sekarang ini, dapatkah pembaca Football Tribe menyebutkan posisi Chamberlain di lapangan? Ya, saya pun akan bingung untuk memilih satu posisi yang pasti bagi Chambo, sapaan akrabnya. Di awal kariernya, &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/12\/ode-bagi-alex-oxlade-chamberlain\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Ode bagi Alex Oxlade-Chamberlain: Jack of All Trades milik Arsenal&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":8971,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[69,74],"tags":[1659,120,381,129],"class_list":["post-8970","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-eropa","category-inggris","tag-alex-oxlade-chamberlain","tag-arsenal","tag-arsene-wenger","tag-featured"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.1 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Ode bagi Alex Oxlade-Chamberlain: Jack of All Trades milik Arsenal | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Alex Oxlade-Chamberlain sepertinya memang diplot oleh Arsene Wenger menjadi pemain yang versatile, pemain yang serbabisa.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/12\/ode-bagi-alex-oxlade-chamberlain\/\" \/>\n<link rel=\"next\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/12\/ode-bagi-alex-oxlade-chamberlain\/2\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Ode bagi Alex Oxlade-Chamberlain: Jack of All Trades milik Arsenal | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Alex Oxlade-Chamberlain sepertinya memang diplot oleh Arsene Wenger menjadi pemain yang versatile, pemain yang serbabisa.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/12\/ode-bagi-alex-oxlade-chamberlain\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-08-12T04:00:02+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2017-08-12T10:25:56+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/830551076.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"594\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"375\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/12\\\/ode-bagi-alex-oxlade-chamberlain\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/12\\\/ode-bagi-alex-oxlade-chamberlain\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"tribeindonesia\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"headline\":\"Ode bagi Alex Oxlade-Chamberlain: Jack of All Trades milik Arsenal\",\"datePublished\":\"2017-08-12T04:00:02+00:00\",\"dateModified\":\"2017-08-12T10:25:56+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/12\\\/ode-bagi-alex-oxlade-chamberlain\\\/\"},\"wordCount\":755,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/12\\\/ode-bagi-alex-oxlade-chamberlain\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/08\\\/830551076.jpg\",\"keywords\":[\"Alex Oxlade-Chamberlain\",\"Arsenal\",\"Arsene Wenger\",\"Featured\"],\"articleSection\":[\"Eropa\",\"Inggris\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/12\\\/ode-bagi-alex-oxlade-chamberlain\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/12\\\/ode-bagi-alex-oxlade-chamberlain\\\/\",\"name\":\"Ode bagi Alex Oxlade-Chamberlain: Jack of All Trades milik Arsenal | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/12\\\/ode-bagi-alex-oxlade-chamberlain\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/12\\\/ode-bagi-alex-oxlade-chamberlain\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/08\\\/830551076.jpg\",\"datePublished\":\"2017-08-12T04:00:02+00:00\",\"dateModified\":\"2017-08-12T10:25:56+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Alex Oxlade-Chamberlain sepertinya memang diplot oleh Arsene Wenger menjadi pemain yang versatile, pemain yang serbabisa.\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/12\\\/ode-bagi-alex-oxlade-chamberlain\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/12\\\/ode-bagi-alex-oxlade-chamberlain\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/08\\\/830551076.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/08\\\/830551076.jpg\",\"width\":594,\"height\":375,\"caption\":\"Alex Oxlade-Chamberlain\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/author\\\/tribeindonesia\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Ode bagi Alex Oxlade-Chamberlain: Jack of All Trades milik Arsenal | Football Tribe Indonesia","description":"Alex Oxlade-Chamberlain sepertinya memang diplot oleh Arsene Wenger menjadi pemain yang versatile, pemain yang serbabisa.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/12\/ode-bagi-alex-oxlade-chamberlain\/","next":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/12\/ode-bagi-alex-oxlade-chamberlain\/2\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Ode bagi Alex Oxlade-Chamberlain: Jack of All Trades milik Arsenal | Football Tribe Indonesia","og_description":"Alex Oxlade-Chamberlain sepertinya memang diplot oleh Arsene Wenger menjadi pemain yang versatile, pemain yang serbabisa.","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/12\/ode-bagi-alex-oxlade-chamberlain\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2017-08-12T04:00:02+00:00","article_modified_time":"2017-08-12T10:25:56+00:00","og_image":[{"width":594,"height":375,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/830551076.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/12\/ode-bagi-alex-oxlade-chamberlain\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/12\/ode-bagi-alex-oxlade-chamberlain\/"},"author":{"name":"tribeindonesia","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"headline":"Ode bagi Alex Oxlade-Chamberlain: Jack of All Trades milik Arsenal","datePublished":"2017-08-12T04:00:02+00:00","dateModified":"2017-08-12T10:25:56+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/12\/ode-bagi-alex-oxlade-chamberlain\/"},"wordCount":755,"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/12\/ode-bagi-alex-oxlade-chamberlain\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/830551076.jpg","keywords":["Alex Oxlade-Chamberlain","Arsenal","Arsene Wenger","Featured"],"articleSection":["Eropa","Inggris"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/12\/ode-bagi-alex-oxlade-chamberlain\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/12\/ode-bagi-alex-oxlade-chamberlain\/","name":"Ode bagi Alex Oxlade-Chamberlain: Jack of All Trades milik Arsenal | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/12\/ode-bagi-alex-oxlade-chamberlain\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/12\/ode-bagi-alex-oxlade-chamberlain\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/830551076.jpg","datePublished":"2017-08-12T04:00:02+00:00","dateModified":"2017-08-12T10:25:56+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Alex Oxlade-Chamberlain sepertinya memang diplot oleh Arsene Wenger menjadi pemain yang versatile, pemain yang serbabisa.","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/12\/ode-bagi-alex-oxlade-chamberlain\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/12\/ode-bagi-alex-oxlade-chamberlain\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/830551076.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/830551076.jpg","width":594,"height":375,"caption":"Alex Oxlade-Chamberlain"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8970","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8970"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8970\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8971"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8970"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8970"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8970"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}