{"id":8967,"date":"2017-08-12T10:30:44","date_gmt":"2017-08-12T03:30:44","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=8967"},"modified":"2017-08-12T10:18:49","modified_gmt":"2017-08-12T03:18:49","slug":"mengintip-eredivisie-2017-2018","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/12\/mengintip-eredivisie-2017-2018\/","title":{"rendered":"Mengintip Eredivisie 2017\/2018: Kado Ajax untuk Appie dan Transisi Feyenoord"},"content":{"rendered":"<p>Gong Eredivisie musim 2017\/2018 telah resmi dikumandangkan! Liga sepak bola kasta tertinggi di Belanda ini siap kembali memberikan tontonan berkualitas dan persaingan sengit di setiap sudut tabel klasemen. Meski kerap ditempatkan sebagai liga terbesar keenam atau batas dari sebutan lima liga elite Eropa di bawah Liga Primer Inggris, Serie A, La Liga, Ligue 1, dan 1.Bundesliga, Eredivisie juga punya pamor tersendiri.<\/p>\n<p>Kemenangan tiga gol tanpa balas FC Utrecht di kandang ADO Den Haag, Jumat (11\/8) malam tadi waktu lokal, menandakan dimulainya Eredivisie 2017\/2018. Musim ini dipastikan bakal berlangsung menarik setelah Feyenoord Rotterdam keluar sebagai juara edisi sebelumnya atau tim ketiga yang jadi jawara liga dalam empat musim terakhir. <em>De Grote Drie<\/em> atau sebutan untuk tiga kekuatan besar, yakni Feyenoord, AFC Ajax, dan PSV Eindhoven, diyakini bakal bersaing ketat di papan atas klasemen.<\/p>\n<p>Bukan tanpa sebab mengingat tak hanya tradisi besar yang terus menaungi, dukungan finansial juga jadi salah satu alasan kuat Eredivisie 2017\/2018 bakal kembali jadi milik <em>De Grote Drie. <\/em>Lebih dari itu, tercatat cuma tiga kali liga yang baru saja memperkenalkan logo baru tersebut, tak dimenangkan baik Feyenoord, Ajax, maupun PSV, sejak 1965 silam. Ketiga tim tersebut juga merupakan penghuni tetap dimulai dari berdirinya liga pada 1956 alias tak pernah terdegradasi.<\/p>\n<p>Sejauh ini, Ajax jadi pengoleksi titel terbanyak dengan 33 kali juara, diikuti PSV lewat 23 trofi dan Feyenoord yang merengkuh titel ke-15 musim lalu. Namun, siapa satu dari tiga tim tersebut yang bakal keluar sebagai juara pada akhir kompetisi, 6 Mei 2018 nanti? Menilik pada apa yang sudah dilakukan sepanjang pramusim, trofi Eredivisie diprediksi bakal mengarah ke utara, bukan selatan.<\/p>\n<h3><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"http:\/\/media.gettyimages.com\/photos\/deyovaisio-zeefuik-of-ajax-damil-dankerlui-of-ajax-david-neres-of-picture-id823140016?k=6&amp;m=823140016&amp;s=594x594&amp;w=0&amp;h=szBshd5U0N_RV0THy9BsrPsL6m0LspgWANdaRdIVxT0=\" width=\"594\" height=\"396\" \/><\/h3>\n<h3><strong>Titel ke-34 untuk Appie<\/strong><\/h3>\n<p>Kegagalan menyesakkan dari Feyenoord musim lalu tentu masih diingat suporter Ajax. Harapan yang sudah tipis, sempat hadir kembali jelang akhir musim. Namun, kekalahan di kandang PSV pada <em>speelronde<\/em> ke-32 membuyarkan asa klub asal kota Amsterdam itu. Untuk kali ketiga, Ajax gagal jadi juara. Belajar dari pengalaman, kali ini Ajax diprediksi bakal mendapatkan hasil berbeda.<\/p>\n<p>De Godenzonen difavoritkan untuk kembali menjadi juara pada edisi kali ini. Selain ambisi serta perubahan besar yang digaungkan manajemen tim, ada sebuah misi mulia yang diemban Kasper Dolberg dan kawan-kawan pada Eredivisie 2017\/2018 ini. Menyambut musim baru, Ajax yang ditinggal pelatih Peter Bosz ke Borussia Dortmund, menunjuk eks juru taktik Jong Ajax, Marcel Keizer, untuk menangani tim.<\/p>\n<p>Sederet perubahan dilakukan dengan mendatangkan kembali eks penyerang tajam Ajax, Klaas-Jan Huntelaar, guna menjaga keseimbangan tim yang diisi banyak pemain belia. Sayangnya, persiapan pramusim Ajax sempat dihantam dengan kabar buruk dari pemain mudanya, <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/10\/lekas-sembuh-abdelhak-nouri\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Abdelhak Nouri<\/a>, yang tiba-tiba kolaps pada laga uji coba melawan Werder Bremen di Austria, awal Juli 2017 lalu.<\/p>\n<p>Pertandingan lantas dihentikan dan pemain yang akrab disapa Appie itu langsung dilarikan ke rumah sakit dengan menggunakan helikopter. Beberapa hari kemudian, Ajax memastikan Nouri mengalami kerusakan otak serius dan permanen. Atas dasar itulah, Huntelaar dan kolega sangat berambisi memberikan kado berupa titel ke-34 untuk Nouri, yang kebetulan sama dengan nomor punggungnya di De Godenzonen. Meski begitu, Ajax memang punya sederet alasan untuk jadi yang terbaik pada Eredivisie musim ini.<\/p>\n<p>Kepergian pemimpin lini tengah, Davy Klaassen plus Jairo Riedewald, bakal ditutupi dengan dua nama belia, Donny van de Beek dan Frenkie de Jong yang sudah mulai dipercaya tampil sejak musim lalu. Nama pertama bahkan telah mencatatkan lebih dari 30 penampilan di Eredivisie 2016\/2017.<\/p>\n<p>Sementara itu posisi Kenny Tete yang hijrah ke Olympique Lyon, akan diisi rekrutan teranyar asal Kolombia, Luis Manuel Orejuela, untuk membentuk kuartet lini belakang bersama bek muda potensial timnas Belanda, Matthijs de Ligt, Davinson S\u00e1nchez, dan Nick Viergever. Di depan, nama Dolberg yang musim lalu mencetak 22 gol di semua kompetisi, bakal terus diandalkan, bersama duet penyerang sayap Amin Younes dan David Neres atau Justin Kluivert.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"http:\/\/media.gettyimages.com\/photos\/eric-botteghin-of-feyenoord-tonny-vilhena-of-feyenoord-susila-cruijff-picture-id827028894?k=6&amp;m=827028894&amp;s=594x594&amp;w=0&amp;h=a-rJChyVZkBb-LZCCX_ONt4UrrtJC7u2OoTwsBYZ9ao=\" width=\"594\" height=\"396\" \/><\/p>\n<h3><strong>Transisi Feyenoord dan langkah kecil PSV<\/strong><\/h3>\n<p>Difavoritkannya Ajax jadi juara tak lepas dari transisi yang tengah dialami Feyenoord. Sukses tampil sebagai jawara Eredivisie 2016\/2017, De Rotterdammers langsung kehilangan banyak pemain andalan. Kapten tim, <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/19\/bercermin-kepada-dirk-kuyt\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Dirk Kuyt<\/a>, memilih untuk pensiun dan jadi direktur klub, sementara duo beknya, Rick Karsdorp dan Terence Kongolo, pindah masing-masing ke AS Roma dan AS Monaco, serta sayap kiri yang merasakan kebangkitan kariernya di De Kuip, Eljero Elia, yang berlabuh di klub Superlig Turki, Basaksehir.<\/p>\n<p>Ketiadaan empat pilar ini membuat pelatih Giovanni van Bronckhorst harus cari pengganti sepadan. Untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Karsdorp dan Kongolo, Feyenoord mendatangkan Ridgeciano Haps dan Jeremiah St. Juste. Jika dua nama tersebut masih asing, mungkin tidak bagi calon suksesor Kuyt dan Elia. Steven Berghuis dipermanenkan statusnya setelah sukses saat dipinjamkan, sementara Jean-Paul Bo\u00ebtius dipulangkan dari FC Basel.<\/p>\n<p>Transisi inilah yang diprediksi bakal membutuhkan waktu dan jika tidak segera diatasi, bisa dimanfaatkan Ajax untuk mengambil alih gelar. Belum lagi Feyenoord mesti menjalani kompetisi tambahan, yakni Liga Champions Eropa dengan tingkat persaingan lebih ketat. Itu ditambah hasil laga pramusim kontra klub dengan level tak jauh berbeda yang buat De Rotterdammers acap kewalahan.<\/p>\n<p>Lihat saja saat dikalahkan SC Freiburg dan menang tipis atas Real Sociedad. Teranyar, pada <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/03\/24\/memori-keabadian-johan-cruyff\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Johan Cruyff<\/a> Schaal 2017 kontra juara KNVB Beker musim lalu, Vitesse Arnhem, Feyenoord dipaksa menjalani laga hingga babak adu penalti, meski akhirnya menang.<\/p>\n<p>Bergeser ke arah tenggara, nasib tak jauh lebih baik juga tengah menaungi PSV. Ditinggal H\u00e9ctor Moreno, Jetro Willems, Andr\u00e9s Guardado, sampai Davy Pr\u00f6pper, klub berjuluk Rood-Witten itu masih kesulitan mencari penggantinya. Bahkan skenario terparah adalah eksodus dari Philips Stadion belumlah usai mengingat banyak klub yang menginginkan jasa Jeroen Zoet, Santiago Arias hingga Luuk de Jong.<\/p>\n<p>Dua nama sejauh ini sukses didatangkan, Hirving Lozano dari Pachuca, dan bek tengah milik AZ Alkmaar, Derrick Luckassen, tapi masih cukup <em>jomplang<\/em> jika dibanding mereka yang angkat koper dari Eindhoven. Kepindahan para penggawa senior juga membuat pelatih Philip Cocu memercayakan ban kapten ke pemain pinjaman dari Chelsea, Marco van Ginkel.<\/p>\n<p>Selain van Ginkel, harapan publik Eindhoven kini disematkan pada trio belia potensial Steven Bergwijn, J\u00fcrgen Locadia dan Bart Ramselaar, guna memberikan sedikit keajaiban bagi PSV yang sejak pramusim saja, menuai hasil negatif. Sempat menahan imbang semifinalis Liga Champions musim lalu, AS Monaco, Bergwijn dan kawan-kawan tak berdaya dan tersingkir saat melakoni laga kontra wakil Kroasia, NK Osijek pada ajang <em>play-off<\/em> Liga Europa.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<figure style=\"width: 594px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium\" src=\"http:\/\/media.gettyimages.com\/photos\/gyrano-kerk-celebrates-after-scoring-the-opening-goal-during-the-uefa-picture-id826160390?k=6&amp;m=826160390&amp;s=594x594&amp;w=0&amp;h=nlNwWm10T8FM0gHB-TCSVV-ML62bYdseXFgepVTqFps=\" width=\"594\" height=\"396\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">FC Utrecht siap memberikan kejutan musim ini.<\/figcaption><\/figure>\n<h3><strong>Siapa bakal mencuat dan terdegradasi?<\/strong><\/h3>\n<p>Meski tiga besar diprediksi masih akan diisi Ajax, Feyenoord dan PSV, bukan berarti tim lain tak punya kesempatan. Satu nama yang cukup menarik untuk dikedepankan bakal mencuat pada Eredivisie musim 2017\/2018 ini adalah FC Utrecht. Menarik untuk terus menikmati racikan taktik Erik ten Hag setelah kehilangan sosok juru gedor S\u00e9bastien Haller dan gelandang kreatif, Sofyan Amrabat.<\/p>\n<p>Lewat pembelian efektif, nama eks rekan setim Stefano Lilipaly di SC Cambuur, Sander van de Streek didatangkan, di mana tugas mencetak gol dipercayakan kepada juru gedor baru yang direkrut dari NAC Breda musim panas ini, Cyriel Dessers. Hasilnya langsung terlihat pada <em>speelronde<\/em> pertama di mana Van de Streek mencetak satu gol dan Dessers menyumbangkan <em>brace<\/em>. Jika tak ada halangan, Utrecht diprediksi bakal kembali menyeruak ke papan atas, meski sejujurnya masih sulit merusak dominasi <em>De Grote Drie<\/em>.<\/p>\n<p>Sementara itu di belakangnya diprediksi bercokol nama AZ Alkmaar, Vitesse, Heerenveen, dan FC Twente. Semakin ke bawah, kita akan disuguhkan dengan drama di zona degradasi yang diprediksi juga bakal terus berlangsung sengit. Willem II dan dua tim promosi, VVV-Venlo dan NAC Breda, diramalkan akan bertarung alot demi menghindari zona merah. Willem yang diperkuat dua pinjaman asal VfL Wolfsburg, Ismail Azzaoui, dan gelandang Liverpool, Pedro Chirivella, hingga Dan Crowley asal Arsenal, dijagokan untuk melewati dua pesaingnya tersebut.<\/p>\n<p>Meski pamornya belum setenar Liga Primer atau La Liga, Eredivisie kerap menghadirkan persaingan alot dan bermunculannya banyak talenta muda seantero negeri yang siap diekspor ke klub-klub elite Benua Biru. Sebagai pembuka, malam nanti ada partai PSV kontra AZ, dilanjutkan dengan awal perjuangan Ajax, saat melawat ke markas Heracles Almelo, Minggu dini hari. Juara bertahan, Feyenoord, bakal memulai langkahnya ketika menjamu Twente, Minggu malam.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"http:\/\/media.gettyimages.com\/photos\/davinson-sanchez-of-ajax-davy-klaassen-of-ajax-bertrand-traore-of-picture-id664175262?k=6&amp;m=664175262&amp;s=594x594&amp;w=0&amp;h=oQDA5w4HpsTfLPRhdi5Ms_Cx8K_MQ-zZV9fcHEdZS6c=\" width=\"594\" height=\"396\" \/><\/p>\n<h3><strong>Berikut tanggal laga yang mempertemukan para <em>Die Grote Drie<\/em>:<\/strong><\/h3>\n<p>17 September 2017\u00a0\u00a0 : PSV vs Feyenoord<\/p>\n<p>22 Oktober 2017 \u00a0 \u00a0 \u00a0 : Feyenoord vs Ajax<\/p>\n<p>10 Desember 2017\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 : Ajax vs PSV<\/p>\n<p>21 Januari 2018 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 : Ajax vs Feyenoord<\/p>\n<p>25 Februari 2018 \u00a0 \u00a0 \u00a0 : Feyenoord vs PSV<\/p>\n<p>15 April 2018 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0: PSV vs Ajax<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Author: <\/strong><em><strong>Perdana Nugroho<\/strong><br \/>\n<\/em><em>Penulis bisa ditemui di akun Twitter @harnugroho<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Gong Eredivisie musim 2017\/2018 telah resmi dikumandangkan! Liga sepak bola kasta tertinggi di Belanda ini siap kembali memberikan tontonan berkualitas dan persaingan sengit di setiap sudut tabel klasemen. Meski kerap ditempatkan sebagai liga terbesar keenam atau batas dari sebutan lima liga elite Eropa di bawah Liga Primer Inggris, Serie A, La Liga, Ligue 1, dan 1.Bundesliga, Eredivisie juga punya pamor tersendiri. Kemenangan tiga gol tanpa balas FC Utrecht di kandang ADO Den Haag, Jumat (11\/8) malam tadi waktu lokal, menandakan dimulainya Eredivisie 2017\/2018. Musim ini dipastikan bakal berlangsung menarik setelah Feyenoord Rotterdam keluar sebagai juara edisi sebelumnya atau tim ketiga yang jadi jawara liga dalam empat musim terakhir. De Grote &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/12\/mengintip-eredivisie-2017-2018\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Mengintip Eredivisie 2017\/2018: Kado Ajax untuk Appie dan Transisi Feyenoord&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":8968,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[69,78],"tags":[361,248,129,1658,712,122],"class_list":["post-8967","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-eropa","category-lannya","tag-ajax-amsterdam","tag-eredivisie","tag-featured","tag-feyenoord-rotterdam","tag-psv-eindhoven","tag-slider"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Mengintip Eredivisie 2017\/2018: Kado Ajax untuk Appie dan Transisi Feyenoord | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Liga sepak bola kasta tertinggi di Belanda, Eredivisie siap kembali memberikan tontonan berkualitas dan persaingan sengit di setiap sudut tabel klasemen.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/12\/mengintip-eredivisie-2017-2018\/\" \/>\n<link rel=\"next\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/12\/mengintip-eredivisie-2017-2018\/2\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mengintip Eredivisie 2017\/2018: Kado Ajax untuk Appie dan Transisi Feyenoord | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Liga sepak bola kasta tertinggi di Belanda, Eredivisie siap kembali memberikan tontonan berkualitas dan persaingan sengit di setiap sudut tabel klasemen.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/12\/mengintip-eredivisie-2017-2018\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-08-12T03:30:44+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/eredivisie-Season-preview-1200x674px.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"674\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/12\\\/mengintip-eredivisie-2017-2018\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/12\\\/mengintip-eredivisie-2017-2018\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"tribeindonesia\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"headline\":\"Mengintip Eredivisie 2017\\\/2018: Kado Ajax untuk Appie dan Transisi Feyenoord\",\"datePublished\":\"2017-08-12T03:30:44+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/12\\\/mengintip-eredivisie-2017-2018\\\/\"},\"wordCount\":1328,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/12\\\/mengintip-eredivisie-2017-2018\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/08\\\/eredivisie-Season-preview-1200x674px.jpg\",\"keywords\":[\"Ajax Amsterdam\",\"Eredivisie\",\"Featured\",\"Feyenoord Rotterdam\",\"PSV Eindhoven\",\"Slider\"],\"articleSection\":[\"Eropa\",\"Lainnya\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/12\\\/mengintip-eredivisie-2017-2018\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/12\\\/mengintip-eredivisie-2017-2018\\\/\",\"name\":\"Mengintip Eredivisie 2017\\\/2018: Kado Ajax untuk Appie dan Transisi Feyenoord | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/12\\\/mengintip-eredivisie-2017-2018\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/12\\\/mengintip-eredivisie-2017-2018\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/08\\\/eredivisie-Season-preview-1200x674px.jpg\",\"datePublished\":\"2017-08-12T03:30:44+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Liga sepak bola kasta tertinggi di Belanda, Eredivisie siap kembali memberikan tontonan berkualitas dan persaingan sengit di setiap sudut tabel klasemen.\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/12\\\/mengintip-eredivisie-2017-2018\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/12\\\/mengintip-eredivisie-2017-2018\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/08\\\/eredivisie-Season-preview-1200x674px.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/08\\\/eredivisie-Season-preview-1200x674px.jpg\",\"width\":1200,\"height\":674,\"caption\":\"Eredivisie\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/author\\\/tribeindonesia\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mengintip Eredivisie 2017\/2018: Kado Ajax untuk Appie dan Transisi Feyenoord | Football Tribe Indonesia","description":"Liga sepak bola kasta tertinggi di Belanda, Eredivisie siap kembali memberikan tontonan berkualitas dan persaingan sengit di setiap sudut tabel klasemen.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/12\/mengintip-eredivisie-2017-2018\/","next":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/12\/mengintip-eredivisie-2017-2018\/2\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Mengintip Eredivisie 2017\/2018: Kado Ajax untuk Appie dan Transisi Feyenoord | Football Tribe Indonesia","og_description":"Liga sepak bola kasta tertinggi di Belanda, Eredivisie siap kembali memberikan tontonan berkualitas dan persaingan sengit di setiap sudut tabel klasemen.","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/12\/mengintip-eredivisie-2017-2018\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2017-08-12T03:30:44+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":674,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/eredivisie-Season-preview-1200x674px.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"7 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/12\/mengintip-eredivisie-2017-2018\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/12\/mengintip-eredivisie-2017-2018\/"},"author":{"name":"tribeindonesia","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"headline":"Mengintip Eredivisie 2017\/2018: Kado Ajax untuk Appie dan Transisi Feyenoord","datePublished":"2017-08-12T03:30:44+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/12\/mengintip-eredivisie-2017-2018\/"},"wordCount":1328,"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/12\/mengintip-eredivisie-2017-2018\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/eredivisie-Season-preview-1200x674px.jpg","keywords":["Ajax Amsterdam","Eredivisie","Featured","Feyenoord Rotterdam","PSV Eindhoven","Slider"],"articleSection":["Eropa","Lainnya"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/12\/mengintip-eredivisie-2017-2018\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/12\/mengintip-eredivisie-2017-2018\/","name":"Mengintip Eredivisie 2017\/2018: Kado Ajax untuk Appie dan Transisi Feyenoord | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/12\/mengintip-eredivisie-2017-2018\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/12\/mengintip-eredivisie-2017-2018\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/eredivisie-Season-preview-1200x674px.jpg","datePublished":"2017-08-12T03:30:44+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Liga sepak bola kasta tertinggi di Belanda, Eredivisie siap kembali memberikan tontonan berkualitas dan persaingan sengit di setiap sudut tabel klasemen.","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/12\/mengintip-eredivisie-2017-2018\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/12\/mengintip-eredivisie-2017-2018\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/eredivisie-Season-preview-1200x674px.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/eredivisie-Season-preview-1200x674px.jpg","width":1200,"height":674,"caption":"Eredivisie"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8967","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8967"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8967\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8968"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8967"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8967"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8967"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}